Pencarian

Godfather Terakhir 5

Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo Bagian 5


Tapi itu sekadar untuk penghalang. Orang masih bisa berenang mengitarinya
kalau mau melangkah cukup jauh.
Boz sedang mencari kesempatan untuk melakukan penyerangan berikutnya
terhadap Athena. Hari ini tidak tepat, jadi ia pergi ke pantai, memakai celana
renang di balik ^T-shirt dan celana tenisnya. Di dalam tas pantainya -
sebenarnya tas tenis - ada tabung air keras yang dibungkus handuk-handuk.
Dari tempatnya berbaring, ia bisa memandang ke arah rumah Athena. Tampak
olehnya dua penjaga bersenjata di pantai. Kalau bagian belakang rumah dikawal,
bagian depannya pun pasti dikawal juga. Ia bisa saja menghabisi para penjaga
itu, tapi ia tidak mau dirinya tampak seperti orang gila yang menjagal sejumlah
orang. Hal itu bisa mengacaukan pembalasannya yang masuk akal terhadap
Athena. Boz Skannet melepaskan celana dan T-shirt-nya, lalu berbaring di hamparan
selimut, memandangi pasir dan Samudra Pasifik yang biru. Sinar matahari yang
hangat membuatnya mengantuk. Ia membayangkan Athena.
Dulu, di college, seorang profesor pernah mengutip esai Emerson, "Kecantikan
sudah merupakan alasan sendiri." Benarkah itu ditulis oleh Emerson, dan
benarkah kata "kecantikan" itu" Yang jelas, ia memikirkan Athena.
Sangat jarang bisa menemukan orang yang begitu cantik secara fisik dan begitu
terpuji dalam segi-segi lainnya. Lagi-lagi ia teringat Thena. Itulah
panggilannya semasa gadisnya. Dulu ia begitu mencintai gadis itu, dan serasa terbuai mimpi kebahagiaan karena
Athena pun mencintainya. Ia serasa tak percaya bahwa hidup bisa begitu manis.
Tapi kemudian sedikit demi sedikit semuanya dinodai oleh kebusukan.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Kenapa perempuan itu begitu berani tampil sempurna" Berani menuntut
menginginkan cinta" Berani membuat begitu banyak orang mencintainya" Tidak-
kah ia tahu betapa berbahayanya hal itu"
Dan Boz merasa heran akan dirinya sendiri. Kenapa cintanya berubah menjadi
rasa benci" Sebenarnya sederhana saja. Karena ia tahu, ia tak mungkin bisa
memiliki Athena sampai akhir hayat. Suatu saat nanti ia akan kehilangan
Athena. Suatu hari Athena akan tidur dengan laki-laki lain dan menghilang dari
surga Boz Skannet. Melupakannya selamanya.
Sinar matahari bergerak dari wajahnya dan ia membuka mata. Di atasnya
berdiri seorang pria berpakaian rapi dengan tubuh sangat besar, membawa kursi
lipat. Boz mengenalinya. Pria itu adalah Jim Losey, detektif yang
menginterogasinya setelah ia melemparkan air ke wajah Thena.
Boz menyipitkan mata ke arah Losey. "Kebetulan sekali, kita berdua berenang di
pantai yang sama. Mau apa kau sebenarnya?" katanya.
Losey membuka kursi lipatnya dan duduk di atasnya. "Kursi ini pemberian
mantan istriku. Banyak sekali peselancar yang kuinterogasi dan kutangkap,
sehingga dia memberikan kursi ini supaya aku bisa lebih nyaman." Losey menatap
Skannet dengan ramah. "Aku cuma ingin mengajukan beberapa pertanyaan.
Satu, apa yang kaulakukan dalam jarak begitu dekat dari rumah Miss Aquitane"
Kau melanggar perintah hakim untuk menjaga jarak."
"Aku berada di pantai umum. Ada pagar di antara kami, dan aku mengenakan
pakaian renang. Apa kelihatannya aku akan mengancamnya?" kata Skannet.
Losey tersenyum simpatik. "Hei," katanya, "kalau perempuan itu istriku, aku
juga akan merasa sulit menjauhinya. Bagaimana kalau aku melihat isi tas
pantaimu?" Boz meletakkan tas itu di bawah kepalanya. "Tidak," katanya, "kecuali kalau kau
membawa surat perintah penahanan."
Losey tersenyum ramah. "Jangan paksa aku untuk menangkapmu," katanya.
"Atau sampai aku terpaksa menghajarmu dan mengambil tas itu."
Boz jadi tergelitik mendengarnya. Ia bangkit berdiri, menyodorkan tasnya pada
Losey, tapi lalu menariknya kembali. "Coba ambil," katanya.
Jim Losey terperanjat. Dalam perkiraannya sendiri, tak ada yang lebih tangguh
daripada dirinya. Dalam situasi lain, ia pasti akan mengeluarkan tongkat atau
pistolnya dan menghajar orang ini sampai babak belur. Mungkin pasir yang
diinjaknya ini yang membuatnya ragu, atau mungkin juga sikap Skannet yang
sama sekali tanpa rasa takut.
Boz tersenyum padanya. "Kau harus menembakku," katanya. "Aku lebih kuat
daripada kau. Meski badanmu besar. Dan kalau kau menembakku, kau tidak akan
punya probable cause."
Losey mengagumi kecerdikan laki-laki ini. Kalau terpaksa berkelahi, hasilnya
mungkin meragukan. Dan memang tak ada alasan untuk mencabut senjata.
"Oke," katanya. Ia melipat kembali kursinya dan berjalan menjauh. Lalu ia
membalikkan tubuh lagi dan berkata dengan penuh kekaguman, "Kau memang
tangguh. Kau menang. Tapi jangan memberiku alasan untuk 'menembak. Aku
memang belum mengukur jarakmu dari rumah itu. Mungkin saja kau melanggar
batas yang ditetapkan hakim."
Boz tertawa. "Aku tidak akan mencari gara-gara, tak usah khawatir."
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Ia mengawasi Jim Losey berjalan ke mobilnya dan meluncur pergi. Boz kemudian
memasukkan selimutnya ke dalam tas dan kembali ke mobilnya sendiri. Ia
meletakkan tas itu di dalam bagasi, mencabut kunci mobil dari rencengannya,
dan menyembunyikannya di bawah kursi depan. Setelah itu, ia kembali ke pantai
dan berenang mengitari pagar pembatas.
Bab 5 ATHENA AQUITANE meniti jalan menuju ketenaran melalui kerja keras yang
jarang dihargai oleh publik. Bertahun-tahun ia menempa dirinya: ikut kursus
akting, dansa dan gerak, pelajaran melatih suara, banyak membaca karya sastra
drama, dan berbagai hal lain yang penting untuk menguasai seni akting.
Dan tentu saja ia banyak melakukan peran kecil. Ia berkeliling ke agen-agen,
direktur kasting, produser dan sutradara yang suka merayu, dan para pimpinan
studio yang gemar melakukan pendekatan seksual secara terang-terangan.
Pada tahun pertamanya, ia menghidupi diri dengan tampil di iklan-iklan, dan
menjadi model - mengenakan pakaian minim untuk memasarkan produk sebuah
perusahaan otomotif. Tapi itu hanya untuk tahun pertama. Setelah itu, bakat
aktingnya mulai menunjukkan hasil-Ia punya beberapa kekasih yang
menghujaninya dengan hadiah berupa perhiasan dan uang. Beberapa bahkan
mengajaknya menikah. Tapi affair-affair-nya selalu singkat dan berakhir
dengan baik-baik. Semua pengalaman itu tidak menyakitkan ataupun merendahkan di matanya,
tidak juga ketika seorang pembeli mobil Rolls-Royce mengira ia merupakan
bonus pembelian. Ia menolak orang itu dengan ber-i canda bahwa harganya sama
dengan harga mobil itu. , Ia senang pada laki-laki dan menikmati seks, tapi I
hanya sebagai hadiah dan penghargaan untuk usaha I yang lebih keras. Laki-laki
bukanlah bagian serius i dari dunianya.
Akting adalah dunianya. Pengetahuannya tentang * diri sendiri adalah hal serius,
begitu pula berbagai I bahaya di dunia. Tapi yang paling penting baginya I
adalah akting. Bukan peran-peran kecil dalam film I yang memberikan hasil pas-
pasan untuk membayar I pengeluaran, tapi peran-peran besar dalam drama--
drama besar yang diselenggarakan oleh kelompok-kelompok teater lokal, lalu
drama-drama di Mark Taper Forum yang akhirnya mendongkrak kariernya dan
memberinya peran-peran dalam film-film besar.
Baginya, hidup yang sesungguhnya adalah peran-peran yang dibawakannya. Ia
merasa lebih hidup saat memerankan karakter berbagai tokoh, membawakannya
dalam kehidupan sehari-hari. Affair-affair cintanya hanya sekadar hiburan
baginya, seperti halnya bermain golf dan tenis, atau makan malam bersama
teman-teman; seperti mimpi.
Kehidupan yang sesungguhnya ada di teater yang bagaikan bangunan katedral:
mengenakan rias wajah, menambahkan satu warna lagi pada kostumnya, wa-
jahnya yang mengguratkan berbagai emosi dari baris-baris dialog yang
berkelebat di kepalanya, dan kemudian, saat menatap para penontonnya yang
penuh Sesak, ia pun mengiba-iba demi nasibnya; ia menangis,
jatuh cinta, berseru marah, memohon pengampunan atas dosa-dosanya, dan
kadang-kadang meluap oleh kegembiraan karena telah menemukan kebahagiaan.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Ia haus akan ketenaran dan kesuksesan, untuk menghapuskan masa lalunya,
melenyapkan kenangan-kenangannya tentang Boz Skannet, tentang anak mereka,
tentang bencana akibat kecantikannya; anugerah dari peri pelindung yang culas.
Seperti umumnya seniman, ia ingin dunia mencintainya. Ia tahu dirinya cantik -
bagaimana tidak, kalau seluruh dunia selalu mengatakan demikian - tapi ia juga
sadar akan kecerdasannya. Maka sejak awal ia percaya penuh akan dirinya. Yang
mulanya tak bisa ia percayai adalah ciri-ciri seorang jenius sejati yang ada
dalam dirinya: energi yang besar dan kemampuan berkonsentrasi. Serta rasa
ingin tahu. Cinta sejati Athena adalah dunia akting dan musik. Agar bisa berkonsentrasi
pada dua hal itu, ia menggunakan energinya untuk menjadi ahli dalam berbagai
bidang lainnya. Ia belajar memperbaiki mobil, menjadi ahli masak, dan mahir
dalam berbagai olahraga. Ia mempelajari seni bercinta dari buku-buku dan ke-
hidupan sebenarnya, sebab ia tahu hal ini amat penting dalam profesi yang telah
dipilihnya. Tapi ia punya satu kelemahan. Ia tak sampai hati menyakiti orang lain, dan
karena hal ini tak mungkin dihindari dalam hidup, ia jadi merasa tidak bahagia.
Tapi ia berhasil membuat keputusan-keputusan yang keras, untuk memajukan
posisinya di dunia. Ia menggunakan kekuasaannya sebagai bintang laris; kadang-
kadang ia menunjukkan sikap dingin yang begitu mencolok, seperti
kecantikannya. Banyak pria berkuasa yang memintanya tampil dalam fdm
mereka, atau mengajaknya tidur bersama. Ia bisa mempengaruhi, atau bahkan
menuntut, pemilihan sutradara dan bintang pendamping. Ia bisa melakukan
kesalahan-kesalahan kecil tanpa dihukum, menyimpang dari kebiasaan,
menentang hampir segala hukum moral, tapi siapa yang tahu, seperti apa Athena
yang sebenarnya" Ia sama misteriusnya seperti semua bintang laris lainnya.
Kehidupan pribadinya tak bisa dipisahkan dari peran-perannya di layar lebar.
Dan ia menjadi pujaan dunia. Tapi itu tidak cukup. Ia tahu akan sisi buruk
dirinya. Ada satu orang yang tidak mencintainya, dan itu menyebabkan ia men-
derita. Sudah umum bahwa seorang aktris akan merasa putus asa jika ada satu
saja ulasan negatif tentang dirinya, meski yang seratus lainnya adalah ulasan
yang positif. Setelah lima tahun di Los Angeles, barulah Athena memperoleh peran utama
yang pertama di film, yang memberikan kesuksesan besar baginya.
Seperti halnya aktor-aktor top lain, Steve Stallings punya kekuasaan penuh
untuk menentukan peran utama wanita dalam setiap filmnya. Ia melihat Athena
dalam pertunjukan drama di Mark Taper Forum dan langsung mengetahui
bakatnya. Tapi yang terutama, ia terpesona oleh kecantikan gadis itu, jadi ia
memilih Athena untuk mendampinginya dalam film berikutnya.
Athena merasa sangat heran dan senang. Ia tahu, mi kesempatan besar
untuknya, meski semula ia tidak tahu mengapa dirinya yang dipilih. Melo Stuart-
lah yang memberitahunya. Waktu itu mereka berada di kantor Melo yang didekorasi sangat indah dengan
pernak-pernik Oriental, karpet-karpet berbenang emas, dan perabotan berat
yang tampak nyaman, semuanya disinari cahaya buatan, karena seluruh tirai
ditutup untuk mencegah masuknya matahari. Melo lebih suka minum teh Inggris
di kantornya daripada makan siang di luar. Sambil berbicara, ia makan sandwich
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir yang dipotong kecil-kecil. Ia makan di luar hanya dengan klien-kliennya yang
sangat terkenal. "Kau pantas mendapat kesempatan ini," katanya pada Athena. "Kau aktris hebat,
tapi kau baru beberapa tahun berada di kota ini. Meskipun cerdas, kau boleh
dikatakan masih hijau. Jadi, jangan tersinggung dengan ucapanku ini. Begini
masalahnya." Ia diam sejenak. "Biasanya aku tidak pernah menjelaskan hal
begini, sebab biasanya tidak perlu."
"Tapi aku kan masih hijau sekali," kata Athena sambil tersenyum.
"Sebenarnya tidak persis begitu," kata Melo. "Tapi kau sangat terfokus pada
aktingmu, sehingga kadang-kadang kau seperti tidak sadar akan keruwetan
hubungan dalam industri perfilman ini."
Athena merasa geli. "Nah, coba ceritakan, kenapa aku sampai mendapatkan
peran itu." Melo berkata, "Agen Stallings menghubungiku. Katanya Stallings melihatmu
dalam drama Taper dan terkagum-kagum dengan aktingmu. Dia ingin kau tampil
bersamanya di film. Lalu produsernya meneleponku untuk bernegosiasi, dan kami
membuat kesepakatan. Bayaran langsung, dua ratus ribu dolar, tanpa tambahan
apa-apa, tidak ada ikatan untuk main film lain. Tawaran yang sangat bagus
untukmu." "Terima kasih," kata Athena.
"Mestinya aku tidak perlu lagi mengatakan ini," kata Melo, "tapi Steven punya


Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

kebiasaan jatuh cinta pada bintang-bintang pendampingnya. Perasaannya tulus,
tapi dia kekasih yang sangat menggebu."
Athena menyela ucapannya, "Melo, tak usah diteruskan."
"Rasanya harus," kata Melo.
Ia menatap Athena dengan sayang. Ia, yang biasanya sangat kebal, ternyata
dulu jatuh cinta juga pada Athena. Tapi karena Athena tak pernah bersikap
mengundang, Melo mengerti dan tidak mengungkapkan perasaannya.
Bagaimanapun, Athena adalah investasi berharga yang kelak bisa menghasilkan
jutaan dolar baginya. "Maksudmu, aku harus langsung menyergapnya begitu kami tinggal berdua?"
tanya Athena tak acuh. "Apa bakat besarku saja tidak cukup?"
"Jelas tidak," sahut Melo. "Aktris besar tetap aktris besar, apa pun situasinya.
Tapi kau tahu, bagaimana seorang aktris bisa menjadi bintang besar dalam film"
Mereka harus mendapatkan peran besar pada saat yang tepat. Dan peran besar
ini memang diperuntukkan bagimu. Kau tidak boleh sampai melepaskannya. Apa
susahnya jatuh cinta pada Steven Stallings" Jutaan wanita di seluruh dunia
mencintainya. Kenapa kau tidak" Mestinya kau senang."
"Aku senang," sahut Athena dengan tenang. "Tapi bagaimana kalau aku benar-
benar benci padanya?"
Melo memasukkan sepotong sandwich lagi ke fiiulutnya. "Kenapa mesti
membencinya" Dia benar-benar baik, sumpah. Tapi setidaknya cobalah ber-
manis-manis padanya sampai kau sudah cukup banyak tampil di film itu dan tidak
bisa didepak lagi." "Kalau aktingku sangat bagus, kenapa mereka mesti mendepakku?" tanya
Athena. Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Melo mendesah. "Sejujurnya, Steven tidak akan mau menunggu selama itu. Kalau
dalam tiga hari kau tidak jatuh cinta padanya, kau akan dikeluarkan dari film
itu." "Itu namanya pelecehan seksual," kata Athena sambil tertawa.
"Tidak ada yang namanya pelecehan seksual dalam bisnis perfilman," kata Melo.
"Begitu masuk ke dalamnya, berarti kau sudah siap menjual dirimu, dengan satu
dan lain cara." "Maksudku, bagian yang mengharuskan aku jatuh cinta padanya," kata Atena.
"Apa seks saja tidak cukup untuk Steven?"
"Dia bisa mendapatkan seks sebanyak yang diinginkannya," kata Melo. "Tapi
kalau dia jatuh cinta padamu, dia berharap akan balas dicintai. Sampai syuting
selesai." Melo mendesah. "Setelah itu, episode cinta kalian akan usai, sebab
kalian akan terlalu disibukkan oleh pekerjaan." Ia diam sejenak. "Ini tidak akan
merendahkan harga dirimu," katanya. "Bintang seperti Steven akan
menunjukkan minat padamu. Objek yang diminati, yaitu kau, akan menunjukkan
reaksi menerima atau menolak. Pada hari pertama, Steven akan mengirimimu
bunga. Hari kedua, setelah geladi resik, dia akan mengundangmu makan malam
untuk sama-sama mempelajari skenario. Tidak ada paksaan dalam hal ini. Tapi
kalau kau tidak pergi, tentu saja kau akan dikeluarkan dari film. Dengan
pembayaran .penuh, bisa kuusahakan aintukmu."
"Melo, apa kaupikir aku tidak cukup hebat untuk mendapatkan peran itu tanpa
perlu menjual tubuhku?" tanya Athena, pura-pura mencemooh.
"Tentu saja kau hebat," sahut Melo. "Kau masih muda, baru dua puluh lima
tahun. Kau bisa menunggu selama tiga, empat, atau bahkan lima tahun lagi. Aku
percaya penuh akan bakatmu. Tapi cobalah kesempatan ini. Semua orang
menyukai Steven." Ramalan Melo Stuart ternyata tepat. Athena menerima kiriman bunga pada hari
pertama. Pada hari kedua, mereka melakukan geladi resik bersama seluruh kru.
Film itu adalah komedi dramatis di mana tawa akhirnya menjadi tangis - ini sulit
sekali. Athena terkesan dengan kemahiran Stallings. Ia membaca dialognya
dengan gaya monoton yang santai, namun kalimat-kalimatnya tetap terdengar
hidup, dan dari sekian banyak variasi pengucapan, ia selalu memilih yang paling
tepat. Mereka melatih tiap adegan berulang kali, dengan cara berbeda-beda;
saling memberikan respons dan sahut-menyahut, seperti gerakan para penari.
Akhirnya Stallings berkata, "Bagus, bagus," dan tersenyum pada Athena dengan
sikap hormat yang seratus persen profesional.
Setelah latihan selesai, barulah Steven mengeluarkan pesonanya.
"Kurasa film ini akan bagus karena ada kau," katanya.-"Bagaimana kalau malam
ini kita bertemu dan mempraktekkan beberapa adegan dalam skenario ini?" Ia
diam sejenak, lalu berkata sambil menunjukkan senyum kekanakan yang sangat
memikat, "Kerja sama kita benar-benar bagus."
"Terima kasih," kata Athena. "Kapan dan di mana?"
Steven langsung memasang wajah terkejut. "Oh, tidak," katanya. "Kau yang
memilih." Pada saat itu pula Athena memutuskan untuk menerima perannya dan
memainkannya sebagai seorang profesional sejati. Stallings adalah sang
superstar, sedangkan ia pendatang baru. Semua pilihan berada di tangan
Stallings dan merupakan tugas Athena untuk memilih apa yang diinginkan
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Stallings. Terngiang di telinganya ucapan Melo, "Kau boleh tunggu selama tiga,
empat, atau lima tahun lagi." Ia tak mau menunggu selama itu.
"Kau mau datang ke tempatku?" tanya Athena. "Aku akan membuat hidangan
sederhana, agar kita bisa bekerja sambil makan." Ia diam sebentar, lalu
melanjutkan, "Pukul tujuh bagaimana?"
Sebagai seorang perfeksionis, Athena mempersiapkan segalanya dengan cermat,
secara fisik dan mental. Makan malam harus ringan saja, agar tidak mem-
pengaruhi kerja mereka ataupun hubungan seksual mereka. Ia jarang menyentuh
minuman keras, tapi untuk acara ini ia membeli sebotol anggur putih. Makanan
yang dihidangkannya harus menunjukkan keahliannya memasak, tapi juga harus
bisa disiapkan sambil bekerja.
Sekarang tentang pakaian. Ia mengerti bahwa kencan intim ini diharapkan
terjadi secara kebetulan, tanpa direncanakan. Tapi pakaiannya juga tidak boleh
sampai dianggap sebagai tanda penolakan. Sebagai aktor, Stallings akan mereka-
reka setiap sinyal yang diberikannya. "
Maka Athena mengenakan celana jeans pudar yang menonjolkan pinggulnya,
tanpa ikat pinggang. Di atasnya, ia mengenakan blus sutra putih berjumbai-
jumbai, tanpa belahan rendah, namun membuat payudaranya tampak lebih putih
di baliknya. Ia juga mengenakan subang jepit bundar kecil berwarna hijau, yang
sesuai dengan warna matanya. Tapi ia kurang puas, sebab penampilannya masih
tampak kaku. membuat orang ragu-ragu. Lalu ia mendapat gagasan cemerlang. Ia
mencat kukunya dnegan kuteks merah manyala dan menyambut Stallings dengan
kaki telanjang. Steven Stallings tiba dengan membawa sebotol anggur merah yang bagus; tidak
super, tapi sangat bagus. Ia juga tampil resmi, mengenakan celana korduroi
longgar berwarna cokelat, kemeja denim biru, dan sepatu kets putih; rambut
hitamnya disisir asal-asalan. Ia mengepit bundel skenario dengan kertas-kertas
catatan berwarna kuning mengintip di "sela-selanya. Satu-satunya yang tidak
cocok adalah samar-samar tubuhnya menguarkan aroma cologne.
Mereka makan di meja dapur. Ia memuji masakan Athena - memang sudah
seharusnya. Sambil makan, mereka membuka-buka lembaran skenario, mem-
bandingkan catatan, mengubah dialog agar terdengar lebih lancar.
Sesudah makan, mereka pindah ke ruang duduk dan memainkan adegan-adegan
tertentu yang mereka anggap sulit. Selama itu, mereka sangat menyadari
keberadaan masing-masing, dan ini mempengaruhi unjuk kerja mereka.
Athena melihat bahwa Steven Stallings membawakan perannya dengan
sempurna. Ia seorang profesional dan sikapnya penuh hormat. Hanya dari sorot
matanya ia menunjukkan kekagumannya yang tulus atas kecantikan Athena,
penghargaannya akan bakat Athena sebagai aktris, dan penguasaannya atas
materi yang sedang dibahas. Akhirnya ia bertanya apakah Athena terlalu lelah
untuk memainkan adegan cinta yang sangat penting dalam skenario tersebut.
Pada saat itu, makan malam yang mereka santap tadi sudah dicerna dengan
sempurna, dan mereka juga telah menjadi teman baik, seperfi tokoh dalam
skenario. Maka mereka pun mempraktekkan adegan cinta itu. Steven mencium
bibir Athena dengan lembut, tanpa meraba-raba. Setelah ciuman pertama yang
manis itu, ia menatap dalam-dalam dengan tulus ke mata Athena, dan dengan
suara serak penuh perasaan ia berkata, "Aku ingin melakukannya sejak pertama
melihatmu." Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Athena membalas tatapannya. Lalu ia menunduk, dengan lembut menarik kepala
Stallings dan memberinya ciuman ringan. Ini sinyal penting. Mereka berdua
sama-sama terkejut ketika Stallings menanggapi dengan gairah yang tulus. Ini
berarti aku lebih pintar berakting, pikir Athena. Tapi Stallings juga cukup
cakap. Saat melepaskan pakaian Athena, tangannya membelai dan meraba, dan
Athena memberi respons. Ternyata tidak terlalu sulit, pikir Athena saat
mereka pindah ke kamar tidur. Selain itu, Steven begitu tampan, wajahnya yang
klasik dan diwarnai oleh gairah menunjukkan intensitas yang tak mungkin ditiru
di film; malah dalam film ekspresj mi berkesan mesum. Adegan cinta StaUings
fiim jauh lebih berkesan spiritual.
Sekarang Athena membawakan pera^ sebagai wanita yang diliputi gairah
membara. Akting mereka saling bersambut dan akhirnya menuang menjadi
klimaks bersamaan. Sesudahnya, me*eka berbaring kelelahan dan bertanya-
tanya, bagaimana tampaknya adegan itu dalam film; keduanya merru^^ bahwa
tampilan mereka tidak cukup bagus- t^ak; mengungkapkan si tokoh dengan
semesti^y^ atau men dukung cerita dengan semestinya. Adegan itu kuran<*
menampilkan kelembutan cinta sejati atau bahkan nafsu yang sesungguhnya.
Mesti ada pengambilan ulang.
Steven Stallings jatuh cinta, tapi itu suclah sering terjadi. Athena, meski
merasa bahwa tindakannya bisa dikategorikan pemerkosaan profesional, merasa
senang karena semuanya berjalan d^ngan -pj^k ada pemaksaan, kecuali masalah
keinginan bisa dikatakan bahwa belajar untuk menekan keinginan hati, pada saat
yang tepat, sering kaij perlu untuk bisa bertahan hidup.
Steven merasa senang, sebab sekarang semua berjalan sesuai dengan
keinginannya_ Ia mempunyaj rekan kerja yang baik, hubungan T^eTeka
menyenang. kan, dan ia tidak perlu susah-sus^h mencari partner seks. Selain
itu, jarang sekali ia bekerja bersama wanita yang begitu berbakat dan cantik
seperti Athena, yang juga hebat di tempat tidur. Dan yang jelas, wanita ini pun
tergila-gila padanya, meski nanti ini bisa menjadi masalah.
Kejadian selanjutnya semakin memperkokoh cinta mereka. Keduanya sama-sama
melompat dari tempat tidur dan berkata, "Kita kembali kerja." Mereka
mengambil skenario masing-masing dan menyempurnakan pengucapan dialog
mereka dalam keadaan telanjang.
Tapi ada satu hal yang menurut Athena menggelikan, yaitu ketika Steven
mengenakan celana pendeknya. Warnanya merah muda cerah, dirancang khusus
untuk menonjolkan pantatnya yang bagus, yang membuat para penggemar
wanitanya tergila-gila. Hal aneh lainnya adalah ketika ia dengan bangga
mengatakan bahwa tadi ia menggunakan kondom yang dibuat khusus untuknya,
diproduksi oleh perusahaan tempat ia menanam saham. Sama sekali tidak terasa
bahwa tadi ia memakai kondom. Katanya kondom itu seratus persen anti bocor.
Ia bertanya pada Athena, nama apa yang paling cocok untuk memasarkan
kondom itu: Excalibur atau King Arthur. Ia suka nama King Arthur. Athena
berpikir sejenak. Lalu ia berkata dengan mimik serius, "Mungkin namanya harus yang lebih
mengena?" "Kau benar," kata Stevens. "Biaya produksinya begitu mahal, sampai-sampai
kami harus menjualnya pada laki-laki dan perempuan sekaligus. Label pe-
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir masarannya adalah 'Kondom Para Bintang'. Bagaimana kalau dijadikan merk"
Kondom Bintang." Film dan affair mereka sama-sama meraih sukses besar. Athena telah berhasil
mendaki anak tangga pertama menuju ketenaran. Setiap film yang dibintanginya
selama lima tahun berikutnya semakin mengokohkan sukses tersebut.
Affair mereka, seperti kebanyakan affair antara bintang, juga berjalan dengan
baik, tapi hanya berumur pendek. Cinta antara Steven dan Athena ditunjang
oleh skenario mereka, tapi cinta mereka juga menyimpan segi humor dan sikap
menjaga jarak yang ditimbulkan oleh ketenaran Stallings dan ambisi Athena.
Keduanya sama-sama tidak bisa lebih mencintai pasangannya, dan ini akhirnya
mematikan api cinta mereka. Selain itu, juga ada masalah jarak. Athena pergi
syuting di India, sementara Steven di Itali. Memang mereka saling menelepon,
mengirimkan kartu Natal dan hadiah-hadiah, bahkan terbang ke Hawaii untuk
liburan akhir minggu. Bekerja bersama dalam film rasanya seperti menjadi
Ksatria Meja Bundar. Mencari ketenaran dan kekayaan rasanya seperti mencari
jarum di jerami; mesti dilakukan sendiri.
Ada spekulasi bahwa mereka akan menikah. Sebenarnya hal ini tak mungkin
terjadi. Athena menikmati affair tersebut, tapi selalu melihat segi komiknya.


Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Meski sebagai aktris profesional ia sengaja tampil lebih tergila-gila daripada
Steven, sulit baginya untuk menahan tawa. Steven begitu tulus, begitu
sempurna sebagai kekasih yang bergairah dan sensitif, hingga Athena merasa
seperti berada dalam salah satu adegan filmnya.
Ketampanan pria itu bisa dinikmati, tapi tidak selalu bisa dikagumi. Ia
mengkonsumsi obat-obatan dan minuman keras secara amat terkendali, hingga
tak mungkin memberikan komentar atasnya. Ia menggunakan kokain seperti
obat resep, dan alkohol membuatnya lebih memikat. Bahkan kesuksesan tidak
membuatnya keras kepala atau mudah terpengaruh suasana hati.
Maka, sungguh mengejutkan ketika Steven mengajak menikah. Athena menolak
dengan baik-baik. Ia tahu bahwa Steven suka mengencani siapa saja di lokasi
film, di Hollywood, bahkan di klinik rehabilitasi tempat ia dirawat ketika lepas
kendali dalam menggunakan obat-obatan. Ia bukan laki-laki yang diinginkan
Athena untuk menjadi bagian semipermanen dari hidupnya.
Steven menerima penolakannya dengan lapang dada. Ajakan itu merupakan
kelemahan sesaat, yang timbul karena terlalu banyak menggunakan kokain. Ia
hampir-hampir merasa lega.
Selama lima tahun berikutnya, Athena meroket ke puncak ketenaran, sementara
bintang Steven mulai memudar. Ia masih tetap menjadi idola para peng-
gemarnya, terutama kaum wanita, tapi ia tidak beruntung atau tidak pintar
dalam memilih peran-perannya. Obat-obatan dan alkohol membuatnya semakin
ceroboh dalam bekerja. Melalui Melo Stuart, Steven meminta Athena
memberikan peran utama pria untuknya dalam Messalina. Sekarang keadaan
sudah ber-balik. Athena-lah yang kini berkuasa menentukan bintang
pendampingnya, dan ia memberikan peran itu pada Steven, karena merasa
berutang budi dan karena Steven sangat cocok memainkan peran itu; bedanya,
Steven tidak perlu tidur dengan Athena untuk mendapatkannya.
Selama lima tahun terakhir ini, Athena terlibat beberapa affair singkat. Salah
satunya dengan seorang produser muda, Kevin Marrion, anak laki-laki satu-
satunya Eli Marrion. Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Kevin Marrion masih sebaya dengan Athena, tapi sudah merupakan veteran
dalam bisnis perfilman. Ia memproduksi film besar pertamanya pada usia dua
puluh satu tahun dan film itu menjadi hit. Ia jadi yakin bahwa dirinya seorang
jenius, tapi kemudian tiga film yang dihasilkannya anjlok di pasaran. Sekarang
hanya ayahnya yang masih memberikan kepercayaan padanya.
Kevin Marrion sangat tampan, sebab istri pertama Eli Marrion adalah salah satu
wanita tercantik di dunia film. Sayangnya, wajahnya tidak tampak bagus di
depan kamera, jadi ia gagal dalam semua tes pengambilan gambar. Untuk
menjadi artis serius, masa depan yang ada* hanyalah sebagai produser.
Athena bertemu dengannya ketika Kevin memintanya membintangi film barunya.
Athena mendengarkan pembicaraannya dengan terheran-heran sekaligus ngeri.
Cara bicara Kevin sangat polos, seperti umumnya orang yang berpikiran sangat
serius. "Ini skenario paling bagus yang pernah kubaca," kata Kevin. "Sejujurnya
terpaksa kukatakan bahwa aku ikut membantu menulis ulang. Athena, kau satu-
satunya aktris yang pantas mendapatkan peran ini. Aku bisa saja memakai aktris
lain, tapi kaulah yang kuinginkan." Ia menatap Athena lekat-lekat, untuk
menunjukkan kesungguhannya.
Athena tergelitik dengan kegigihan Kevin menyodorkan skenario itu padanya.
Ceritanya adalah tak mungkin memberikan komentar atasnya. Ia meng gunakan
kokain seperti obat resep, dan alkohol membuatnya lebih memikat. Bahkan
kesuksesan tidak membuatnya keras kepala atau mudah terpengaruh suasana
hati. Maka, sungguh mengejutkan ketika Steven mengajak menikah. Athena menolak
dengan baik-baik. Ia tahu bahwa Steven suka mengencani siapa saja di lokasi
film, di Hollywood, bahkan di klinik rehabilitasi tempat ia dirawat ketika lepas
kendali dalam menggunakan obat-obatan. Ia bukan laki-laki yang diinginkan
Athena untuk menjadi bagian semipermanen dari hidupnya.
Steven menerima penolakannya dengan lapang dada. Ajakan itu merupakan
kelemahan sesaat, yang timbul karena terlalu banyak menggunakan kokain. Ia
hampir-hampir merasa lega.
Selama lima tahun berikutnya, Athena meroket ke puncak ketenaran, sementara
bintang Steven mulai memudar. Ia masih tetap menjadi idola para peng-
gemarnya, terutama kaum wanita, tapi ia tidak beruntung atau tidak pintar
dalam memilih peran-perannya. Obat-obatan dan alkohol membuatnya semakin
ceroboh dalam bekerja. Melalui Melo Stuart, Steven meminta Athena
memberikan peran utama pria untuknya dalam Messalina. Sekarang keadaan
sudah ber-balik. Athena-lah yang kini berkuasa menentukan bintang
pendampingnya, dan ia memberikan pera itu pada Steven, karena merasa
berutang budi dan karena Steven sangat cocok memainkan peran i < bedanya,
Steven tidak perlu tidur dengan Athena untuk mendapatkannya.
Selama lima tahun terakhir ini, Athena terlibat beberapa affair singkat. Salah
satunya dengan seorang produser muda, Kevin Marrion, anak laki-laki satu-
satunya Eli Marrion. Kevin Marrion masih sebaya dengan Athena, tapi sudah merupakan veteran
dalam bisnis perfilman. Ia memproduksi film besar pertamanya pada usia dua
puluh satu tahun dan film itu menjadi hit. Ia jadi yakin bahwa dirinya seorang
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir jenius, tapi kemudian tiga film yang dihasilkannya anjlok di pasaran. Sekarang
hanya ayahnya yang masih memberikan kepercayaan padanya.
Kevin Marrion sangat tampan, sebab istri pertama Eli Marrion adalah salah satu
wanita tercantik di dunia film. Sayangnya, wajahnya tidak tampak bagus di
depan kamera, jadi ia gagal dalam semua tes pengambilan gambar. Untuk
menjadi artis serius, masa depan yang ada' hanyalah sebagai produser.
Athena bertemu dengannya ketika Kevin memintanya membintangi film barunya.
Athena mendengarkan pembicaraannya dengan terheran-heran sekaligus ngeri.
Cara bicara Kevin sangat polos, seperti umumnya orang yang berpikiran sangat
serius. 'Ini skenario paling bagus yang pernah kubaca," kata Kevin. "Sejujurnya
terpaksa kukatakan bahwa aku ikut membantu menulis ulang. Athena, kau satu-
satunya aktris yang pantas mendapatkan peran ini. Aku bisa saja memakai aktris
lain, tapi kaulah yang ku'nginkan." Ia menatap Athena lekat-lekat, untuk
tunjukkan kesungguhannya.
Athena tergelitik dengan kegigihan Kevin menyodorkan skenario itu padanya.
Ceritanya adalah tentang seorang wanita tunawisma yang tinggal di jalanan, yang menemukan arti
hidupnya setelah menemukan seorang bayi yang dibuang di tempat sampah.
Setelah itu, ia menjadi pemimpin kaum tunawisma di Amerika. Setengah dari
film itu terdiri atas adegan si wanita mendorong kereta belanja berisi seluruh
harta miliknya. Setelah berhasil mengatasi kecanduan alkohol, obat-obatan,
kelaparan, usaha perkosaan, dan pemerintah yang berusaha mengambil anaknya,
ia mencalonkan diri menjadi presiden Amerika Serikat lewat usaha sendiri. Tapi
ia gagal - inilah kelebihan skenario tersebut.
Athena benar-benar merasa ngeri. Ia diminta menjadi seorang perempuan
tunawisma yang putus asa, dengan latar belakang suram, dalam pakaian-pakaian
tua" Secara visual, ini sudah bencana. Unsur sentimentalnya murahan, dan
tingkat kecerdasan susunan dramatisnya benar-benar nol besar. Singkatnya,
skenario itu benar-benar sampah.
Kevin berkata, "Kalau kau mau main dalam film ini, aku akan mati dengan
bahagia." Athena berpikir: Aku yang sinting atau orang ini yang gila" Tapi ia produser
yang punya kekuasaan. Tawarannya jelas tulus dan apa yang diinginkannya jelas
akan terlaksana. Athena menatap Melo Stuart dengan putus asa, dan Melo balas
tersenyum padanya, membesarkan hati. Tapi Athena tak sanggup berbicara.
"Bagus, gagasan bagus," kata Melo. "Klasik, tentang kebangkitan dan
keruntuhan. Keruntuhan dan kebangkitan. Unsur paling penting dalam drama.
Tapi, Kevin, kau tentu tahu, Athena harus sangat hati-hati memilih peran
berikutnya, setelah membuat terobosan terdahulu itu. Kami akan baca dulu ske-
narionya, nanti kami akan menghubungimu lagi."
"Boleh saja," kata Kevin, lalu memberikan salinan skenario tersebut pada
mereka masing-masing. "Aku tahu kau pasti menyukainya."
Melo mengajak Athena ke sebuah restoran Thai kecil di Melrose. Mereka
memesan makanan dan membahas skenario itu.
"Lebih baik aku bunuh diri saja," kata Athena. "Apa Kevin terbelakang?"
"Rupanya kau masih belum mengerti juga bisnis perfilman," kata Melo. "Kevin
cerdas. Hanya saja dia melakukan sesuatu yang tidak sesuai untuknya. Banyak
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir kasus yang lebih parah." "Di mana" Kapan?" tanya Athena. "Aku tidak bisa buka
rahasia begitu saja," kata Melo. "Sebagai bintang besar, kau bisa saja menolak,
tapi kau belum cukup top untuk mencari musuh yang sebenarnya tidak perlu."
"Eli Marrion tidak akan mendukung anaknya untuk hal satu ini," kata Athena.
"Dia pasti tahu bahwa skenario itu kacau-balau."
"Memang," sahut Melo. "Dia bahkan pernah mengatakan secara bergurau bahwa
putranya ahli membuat film-film komersil yang tidak laku, dan putrinya
membuat film-film serius yang tidak menghasilkan uang. Tapi Eli harus membuat
anak-anaknya bahagia. Sedangkan kita tidak. Kita bisa menolak terlibat dalam
film ini. Tapi akan berekor panjang. LoddStone memegang hak cipta atas sebuah
novel besar dengan peran yang sangat pas.untukmu. Kalau kau menolak
Kevin, peran itu mungkin tidak akan diberikan padamu."
Athena angkat bahu. "Kali ini aku akan menunggu saja."
"Kenapa tidak menerima kedua-duanya saja" Ajukan syarat bahwa kau ingin
syuting untuk novel bagus itu lebih dulu. Lalu kita cari jalan agar tidak usah
ikut dalam film Kevin." "Cara begitu tidak akan menghasilkan musuh?" tanya Athena sambil tersenyum.
"Film yang pertama itu akan menjadi hit besar, jadi tidak apa-apa. Pada saat
itu, kau sudah aman mencari musuh."
"Kau yakin aku bisa lolos dari film Kevin nanti?" tanya Athena.
"Kalau kau tidak lolos, kau boleh memecatku," kata Melo. Ia sudah mengadakan
kesepakatan dengan Eli Marrion yang tidak sampai hati menolak langsung
keinginan putranya, dan ia memilih cara ini untuk keluar dari kesulitan
tersebut. Ia ingin membuat Melo dan Athena tampil sebagai pihak yang jahat. Dan Melo
tidak keberatan. Sebagian dari pekerjaan agen bintang adalah menjadi orang
jahat dalam skenario. Cara ini ternyata berhasil. Bagian pertama, syuting untuk novel yang bagus itu,
mengangkat Athena ke jajaran bintang kelas atas. Tapi sialnya konsekuensi
selanjutnya membuat ia memutuskan untuk menghindar dari laki-laki.
Selama masa praproduksi pura-pura atas film Kevin yang sebenarnya takkan
pernah dibuat itu, sudah dapat diramalkan bahwa ia akan jatuh cinta pada
Athena. Untuk ukuran seorang produser, Kevin Marrion termasuk pemuda yang masih
lugu, dan ia mengejar Athena dengan ketulusan serta semangat yang sungguh-
sungguh. Pesonanya yang paling utama adalah antusiasmenya serta kesadaran
sosialnya. Suatu malam, karena merasa sangat bersalah telah mengingkari janji
bermain dalam film Kevin, Athena mengajak pemuda itu ke tempat tidur.
Ternyata cukup menyenangkan, dan Kevin bersikeras mengajaknya menikah.
Sementara itu, Athena dan Melo telah membujuk Claudia De Lena untuk menulis
ulang skenario tersebut. Claudia menuliskannya menjadi skenario jenaka dan
Kevin memecatnya. Ia sangat marah, hingga sikapnya menjengkelkan.
Bagi Athena, affair mereka tidak menimbulkan masalah, karena sesuai dengan
jadwal kerjanya. Dan antusiasme Kevin bisa dipuaskannya di tempat tidur.
Selain itu, Kevin tidak menuntut agar mereka membuat perjanjian
prapernikahan; Athena merasa tersanjung, sebab bukankah suatu hari nanti
Kevin akan mewarisi LoddStone Studios"
Tapi suatu malam, sesudah mendengarkan ocehan panjang-lebar Kevin tentang
film yang akan mereka buat bersama, mendadak Athena berpikir: Kalau aku
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir mesti mendengarkan omongan orang ini satu menit saja lagi, aku bisa mati.
Maka, karena sudah tidak tahan lagi, ia pun memantapkan diri. Ia tahu, ia pasti
akan merasa bersalah, jadi biarlah. Saat itu juga ia mengatakan pada Kevin
bahwa ia bukan hanya tidak mau menikah dengan Kevin, tapi juga tidak akan sudi
tidur bersamanya lagi dan tidak akan main dalam filmnya.
Kevin terperanjat. "Kita sudah membuat kontrak," katanya. "Dan kita akan
melaksanakannya. Kau mengkhianatiku habis-habisan."
"Memang," sahut Athena. "Kau bicara saja dengan Melo." Ia merasa muak pada
dirinya sendiri. Tentu saja ucapan Kevin benar, tapi ia merasa tergelitik, sebab
Kevin ternyata lebih cemas tentang filmnya daripada cintanya untuk Athena.


Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Setelah affair inilah Athena kehilangan minat pada laki-laki, tapi kariernya
dalam film telah mantap. Ia menghindar dari kaum pria. Banyak hal lain yang
lebih penting untuk dilakukan - hal-hal yang tidak melibatkan urusan cinta
dengan laki-laki. Athena- Aquitane dan Claudia De Lena bisa bersahabat karib semata-mata
karena sifat Claudia yang selalu mengejar persahabatan dengan wanita-wanita
yang disukainya. Ia pertama kali bertemu Athena ketika sedang menulis ulang
skenario untuk salah satu film awal Athena. Waktu itu Athena belum menjadi
bintang besar. Athena bersikeras membantunya menggarap skenario tersebut. Biasanya penulis
skenario menjadi waswas kalau mengalami hal ini, tapi ternyata Athena berotak
cerdas dan bantuannya sangat berarti. Instingnya tentang karakter tokoh dan
alur cerita selalu bagus dan hampir selalu tidak mementingkan diri sendiri. Ia
cukup cerdas untuk menyadari bahwa semakin kuat karakter tokoh-tokoh di
sekitarnya, semakin berat pula tugasnya untuk menonjolkan perannya sendiri.
Mereka sering bekerja di rumah Athena di Malibu, dan di sinilah keduanya
menemukan banyak persamaan dalam diri mereka. Mereka sama-sama atlet yang
tangguh: perenang yang kuat, pegolf amatir hebat, dan sangat cakap di lapangan
tenis. Mereka bermain ganda dan sering mengalahkan ganda pria di lapangan
tenis Malibu Beach. Setelah syuting selesai, persahabatan mereka terus
berlanjut. Claudia menceritakan segala sesuatu tentang dirinya pada Athena, tapi Athena
hanya membukakan sedikit tentang dirinya. Claudia menyadari hal ini, tapi tidak
merasa keberatan. Claudia menceritakan hubungan asmaranya dengan Steve
Stallings. Athena tertawa senang mendengarnya, lalu mereka membandingkan
pengalaman. Mereka sependapat bahwa Steve memang hebat di ranjang, dan
sangat berbakat. Ia aktor yang hebat dan benar-benar manis.
"Dia boleh dikatakan secantik dirimu," kata Claudia. Ia tidak segan-segan
mengagumi keindahan dalam diri orang lain.
Athena pura-pura tidak mendengar; begitulah kebiasaannya, kalau ada yang
menyebut-nyebut tentang kecantikannya.
"Tapi apa kemampuan aktingnya lebih hebat daripada aku?" tanya Athena
menggoda. "Oh, tidak, kau lebih hebat," sahut Claudia. Lalu, untuk memancing Athena agar
lebih membuka diri, ia menambahkan, "Tapi dia jauh lebih bahagia daripada
kau." "O ya?" kata Athena. "Mungkin saja. Tapi suatu hari nanti dia akan jauh lebih
tidak bahagia daripada aku."
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir "Yeah," kata Claudia. "Kokain dan alkohol akan menghancurkannya. Dia tidak
akan beranjak tua dengan bahagia. Tapi dia cerdas; mungkin dia bisa
beradaptasi." "Aku tidak akan pernah mau menjadi seperti dia nanti," kata Athena. "Tidak
akan pernah." "Kau pujaanku," kata Claudia. "Tapi kau tidak akan bisa mengalahkan proses
penuaan. Aku tahu kau tidak suka minum atau memakai obat, juga tidak banyak
berhura-hura, tapi kau akan makan hati dengan rahasia-rahasiamu."
Athena tertawa. "Justru rahasia-rahasia itulah yang akan menyelamatkanku,"
katanya. "Rahasiaku begitu biasa, sehingga tak ada gunanya diceritakan. Kami,
para bintang film, perlu tampil misterius."
Setiap Sabtu pagi, kalau sedang tidak bekerja, mereka berbelanja bersama di
Rodeo Drive. Ciaudia selalu terkagum-kagum dengan kemampuan Athena
menyamar, sehingga tak ada yang bisa mengenalinya, baik para penggemarnya
maupun para pegawai toko. Ia mengenakan rambut palsu hitam dan pakaian
longgar untuk menyamarkan bentuk tubuhnya. Ia mengubah riasan wajahnya
sehingga rahangnya tampak lebih tebal, bibirnya lebih penuh, tapi yang paling
menarik adalah ia bisa mengubah bagian-bagian wajahnya. Ia juga mengenakan
lensa kontak, sehingga matanya yang hijau cerah berubah menjadi cokelat
lembut. Suaranya dibuat beraksen Selatan yang lambat.
Kalau membeli sesuatu, Athena membebankannya pada kartu Claudia, lalu
menggantinya dengan cek saat makan siang. Senang sekali bisa bersantai di
restoran sebagai orang biasa. Seperti kata Claudia, takkan ada yang mengenali
penulis skenario. Dua kali sebulan, Claudia menghabiskan akhir minggu di rumah Athena di Malibu,
berenang dan bermain tenis. Claudia telah mengizinkan Athena membaca
kerangka kedua Messalina, dan Athena meminta diberi peran utama. Seolah-
olah dirinya bukan seorang bintang top dan Claudia-lah yang seharusnya
meminta-minta padanya. Maka, ketika tiba di Malibu, Claudia merasa cukup optimis untuk membujuk
Athena agar mau kembali syuting. Sebab dengan pemogokan itu, Athena bukan
hanya akan menghancurkan kariernya sendiri, tapi juga karier Claudia.
Tapi rasa percaya diri Claudia agak goyah begitu melihat ketatnya penjagaan di
sekitar rumah Athena, di luar para pengawal yang biasa berjaga di gerbang-
gerbang Malibu Colony. Dua petugas berseragam dari Pacific Ocean Security Company berjaga di
gerbang rumah. Dua penjaga tambahan berpatroli di kebun yang luas di dalam.
Sambil berjalan mengikuti pelayan bertubuh kecil berkebangsaan Amerika
Selatan, yang akan mengantarnya ke Ruang Samudra, Claudia melihat dua
penjaga lagi di pantai di luar. Semua penjaga itu membawa pentungan dan pistol.
Athena menyambut Claudia dengan pelukan erat. "Aku akan sangat rindu
padamu," katanya. "Seminggu lagi aku pergi."
"Kenapa kau bertindak gila-gilaan begini?" tanya Claudia. "Kau membiarkan saja
laki-laki brengsek itu menghancurkan seluruh hidupmu. Dan hidupku juga. Tak
kusangka kau sepengecut ini. Dengar malam ini aku akan menginap di sini. Besok
kita akan minta izin membawa senjata, lalu kita mulai berlatih menggunakannya.
Dalam beberapa hari saja kita akan menjadi penembak jitu."
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Athena tertawa dan kembali memeluk Claudia. "Darah Mafia-mu mulai keluar
rupanya," katanya. Claudia memang pernah menceritakan padanya tentang
Keluarga Clericuzio dan ayahnya.
Mereka membuat minuman, lalu duduk di kursi empuk yang menghadap ke lautan;
rasanya seperti memandangi lukisan air yang biru kehijauan.
"Kau tidak akan bisa membuatku mengubah ke-putusan, dan aku bukan
pengecut," kata Athena. "Akan kuceritakan padamu rahasia yang begitu ingin
kauketahui tentang diriku. Kau bisa menyampaikannya pada pihak studio.
Mungkin sesudahnya kalian akan mengerti."
Maka ia pun menceritakan pada Claudia seluruh kisah perkawinannya. Tentang
kesadisan dan kekejaman Boz Skannet, penghinaan terang-terangan olehnya,
serta keputusan Athena untuk melarikan diri.
Dengan otak pengarangnya yang tajam, Claudia merasa ada yang belum lengkap
dalam cerita Athena; ada beberapa unsur penting yang sengaja ia lewatkan.
"Apa yang terjadi dengan bayimu?" tanya Claudia.
Athena langsung memasang wajah aktrisnya. "Untuk saat ini, aku tidak bisa
bercerita lebih banyak. Bahkan cerita bahwa aku punya anak itu harus
kaurahasiakan. Bagian itu tak boleh kauceritakan lagi pada pihak studio. Aku
mempercayaimu." Claudia tahu ia takkan dapat memaksa Athena.
"Tapi kenapa kau berhenti syuting?" tanyanya. "Kau akan dilindungi. Setelah
syuting selesai, kau bisa menghilang."
"Tidak," kata Athena. "Pihak studio hanya akan melindungiku selama syuting
masih berlangsung. Dan itu tidak ada artinya. Aku kenal betul Boz. Tak ada yang
bisa menghentikannya. Kalaupun aku tetap syuting, aku takkan pernah bisa
menyelesaikan film itu."
Saat itu seorang laki-laki bercelana renang berjalan dari air, menuju rumah.
Kedua penjaga di sana menahannya. Salah satunya membunyikan peluit dan
kedua penjaga di kebun datang berlari-lari. Melihat ada empat orang yang
menghadangnya, laki-laki itu tampaknya mundur sedikit.
Athena bangkit berdiri dengan sangat terkejut. "Itu Boz," katanya pelan pada
Claudia. "Dia sengaja berbuat begini untuk menakut-nakutiku. Ini belum aksi
yang sebenarnya." Ia keluar ke teras dan melongok ke arah kelima laki-laki itu.
Claudia mengikutinya. Boz Skannet menengadah ke arah mereka sambil menyipitkan mata, wajahnya
yang kecokelatan tertimpa sinar matahari. Tubuhnya yang terbungkus celana
renang tampak kokoh. Ia tersenyum dan berkata, "Hei, Athena, bagaimana kalau kau mengundangku
naik untuk minum?" Athena tersenyum cerah. "Sebenarnya aku ingin, tapi sayang aku tidak punya
racun. Kau telah melanggar perintah pengadilan - aku bisa memintamu
dipenjara." "Ah, tidak akan," kata Boz. "Kita terlalu dekat. Kita banyak menyimpan rahasia
bersama-sama." Meski tersenyum, wajahnya tampak jahat.
Claudia teringat orang-orang yang menghadiri pesta-pesta Keluarga Clericuzio
di Quogue. Salah satu penjaga berkata, "Dia berenang mengitari pagar dari pantai untuk
umum. Dia pasti memarkir mobilnya di sana. Kami bisa meminta dia ditangkap."
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir "Tidak," kata Athena. "Bawa dia ke mobilnya. Dan katakan pada Agency kalian,
aku minta empat penjaga tambahan di sekitar rumahku."
Boz masih menengadah; tubuhnya tampak seperti patung raksasa yang ditanam
di pasir. "Sampai jumpa, Athena," katanya. Lalu para penjaga itu menggiringnya
pergi. "Dia menakutkan," kata Claudia. "Mungkin kau benar. Kita mesti menembakkan
meriam untuk menghentikannya."
"Aku akan meneleponmu sebelum cabut" kata Athena, dengan gaya aktrisnya.
"Kita bisa makan malam bersama untuk terakhir kali."
Claudia nyaris menangis. Boz benar-benar membuatnya takut, mengingatkannya
akan ayahnya. "Aku akan terbang ke Vegas, menemui kakakku Cross. Dia pandai
dan kenal banyak orang. Aku yakin dia bisa menolong. Jadi, jangan ke mana-mana
sampai aku kembali."
"Buat apa dia menolong?" kata Athena. "Dan bagaimaha caranya" Apa dia
tergabung dalam Mafia?"
"Tentu saja tidak," sahut Claudia tersinggung. "Dia akan menolong karena dia
menyayangiku." Ia mengatakan ini dengan nada bangga. "Dan aku satu-satunya
orang yang disayanginya, selain ayahku."
Athena menatapnya sambil mengerutkan dahi. "Kedengarannya kakakmu
mencurigakan. Kau boleh dikatakan sangat polos untuk ukuran perempuan yang
berkecimpung di dunia perfilman. Omong-omong, kenapa kau tidur dengan begitu
banyak laki-laki" Kau bukan aktris, dan kurasa kau juga bukan perempuan
gampangan." "Itu sudah bukan rahasia lagi," kata Claudia. "Kenapa laki-laki juga meniduri
begitu banyak wnaita?" Lalu ia memeluk Athena. "Aku akan terbang ke Vegas,"
katanya. "Jangan ke mana-mana, sampai aku kembali."
Malam itu Athena duduk di teras sambil memandangi lautan yang tampak kelam
di bawah langit tak berbulan. Ia memikirkan semua rencananya dan mengingat-
ingat Claudia dengan penuh sayang. Lucu. sekali, Claudia tidak bisa melihat diri
kakaknya yang sesungguhnya; tapi begitulah akibat yang ditimbulkan oleh cinta.
Sore itu Claudia bertemu dengan Skippy Deere dan menceritakan kisah Athena
padanya. Sesudahnya, mereka duduk diam sejenak. Lalu Deere berkata, "Ada
beberapa hal yang tidak dia ceritakan. Aku pergi menemui Boz Skannet untuk
menyuapnya agar tidak mengganggu lagi. Dia menolak. Dan dia mengancamku,
kalau kita mencoba macam-macam, dia akan membocorkan berita yang katanya
bisa menghancurkan kita. Katanya Athena menelantarkan anak mereka."
Claudia sangat marah mendengarnya. "Itu tidak benar," katanya. "Siapa pun
yang mengenal Athena pasti tahu dia tak mungkin berbuat hal seperti itu."
"Tentu," kata Deere. "Tapi kita belum mengenal Athena ketika dia berumur dua
puluh tahun." "Sialan kau," kata Claudia. "Aku akan terbang ke Vegas untuk menemui kakakku
Cross. Dia lebih cerdas dan lebih berani daripada kalian semua. Dia akan
membereskan masalah ini."
"Aku ragu dia bisa menakut-nakuti Boz Skannet," kata Deere. "Kami sudah
mencoba sebisanya." Tapi sekarang ia melihat peluang lain.
Ia tahu beberapa hal tentang Cross. Cross sedang berusaha masuk ke dalam
bisnis perfilman. Ia pernah menanamkan modal dalam enam film Deere dan
merugi. Jadi, Cross tidak terlalu pintar sebenarnya. Ada desas-desus bahwa
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Cross punya "koneksi", bahwa ia punya pengaruh dalam Mafia. Tapi semua orang
mengaku punya hubungan dengan Mafia, pikir Deere. Itu tidak berarti mereka
berbahaya. Ia ragu Cross bisa membantu mereka dalam masalah dengan Boz
Skannet. Tapi seorang produser mesti selalu memasang telinga dan
berpandangan jauh. Selain itu, ia selalu bisa mendesak Cross untuk menanam


Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

modal lagi dalam film lain. Sangat bermanfaat kalau mempunyai partner-partner
kecil yang tidak punya wewenang untuk mengatur pembuatan film dan pem-
biayaannya. Skippy Deere diam sejenak, lalu berkata pada Claudia, "Aku ikut denganmu."
Claudia De Lena menyukai Skippy Deere, meski
Skippy pernah menipunya hingga ia kehilangan uang setengah juta dolar. Ia
menyukai Deere karena berbagai kekurangannya dan keanekaragaman kelicikan-
riya, dan karena Skippy adalah teman yang menyenangkan. Semua itu merupakan
sifat-sifat yang patut dikagumi dalam seorang produser.
Bertahun-tahun yang lalu, mereka menggarap sebuah film bersama-sama dan
menjadi teman karib. Bahkan pada waktu itu pun Deere sudah menjadi salah
satu produser paling sukses dan unik di Hollywood. Suatu kali, di lokasi
syuting, seorang aktor pemeran utama membual bahwa ia telah meniduri istri Deere.
Deere mendengarkan dari langkan tempatnya berada, tiga tingkat di atas aktor
itu. Ia lalu melompat dan mendarat di kepala sang aktor, hingga tulang bahu si
aktor patah; lalu Deere menghantam hidungnya dengan telak, memakai tinju
kanannya. Claudia teringat hal lain. Mereka berdua pernah berjalan bersama di Rodeo
Drive dan Claudia melihat sebuah blus di jendela. Di mata Claudia, blus itu
sangat indah; warnanya putih, dengan garis-garis hijau yang amat halus; begitu
cantik, hingga rasanya seperti lukisan Monet. Di toko itu, orang harus membuat
janji lebih dulu sebelum bisa masuk untuk berbelanja; seolah-olah pemiliknya
adalah seorang dokter terkenal. Tapi tidak masalah. Skippy Deere adalah
kenalan pribadi pemilik toko itu, seperti halnya ia juga kenal dengan para
pimpinan studio, pimpinan perusahaan besar, dan penguasa berbagai negara di
dunia Barat. Setelah masuk ke dalam toko, si pegawai mengatakan harga blus itu lima ratus
dolar. Claudia terenyak kaget sambil memegangi dadanya. "Lima ratus dolar untuk sehelai blus?"
tanyanya. "Jangan membuatku tertawa."
Giliran si pegawai yang terenyak mendengar kelancangan Claudia. "Blus ini
dibuat dari bahan paling halus," katanya, "buatan tangan. .. Dan garis-garis
hijaunya tak bisa disamai oleh bahan lain mana pun di seluruh dunia. Harganya
sangat pantas." Deere tersenyum. "Jangan beli, Claudia," katanya. "Kau tahu berapa ongkos
mencucinya" Sedikitnya tiga puluh dolar. Setiap kali kau mengenakannya, kau
harus keluar tiga puluh dolar. Dan kau harus menjaganya dengan sangat hati-
hati. Tidak boleh kena remah makanan, dan jelas kau tidak akan bisa merokok.
Kalau sampai berlubang... wuuss, habislah lima ratus dolarmu."
Claudia tersenyum pada pegawai toko itu. "Kalau aku membeli blus itu, apa aku
mendapat hadiah gratis?" katanya. Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Si pegawai yang berpakaian indah nyaris meneteskan air mata. "Saya minta
Anda keluar," katanya.
Mereka pun keluar. "Sejak kapan pegawai toko boleh mengusir pembeli?" tanya Claudia sambil
tertawa. "Ini Rodeo Drive," kata Skippy. "Kau sudah beruntung bisa masuk ke sana tadi."
Keesokan harinya, ketika Claudia tiba di studio, di mejanya ada sebuah kotak
hadiah. Di dalamnya ada selusin blus yang diinginkannya dan catatan kecil dari
Skippy Deere: "Jangan dipakai selain untuk acara penyerahan Oscar."
Tahulah Claudia bahwa si pegawai toko dan
Skippy Deere sudah berkomplot untuk mempermainkannya. Belakangan ia
melihat bahan bergaris hijau yang sama itu dikenakan oleh seorang wanita dan
juga dipakai untuk bandana tenis seharga seratus dolar.
Film yang digarapnya bersama Deere pun merupakan film Tomm-action murahan
yang tak mungkin dinominasikan untuk Academy Award. Tapi Claudia merasa
tersentuh. Lalu tibalah saat film garapan mereka mencapai hasil seratus juta dolar bruto
dan Claudia mengira dirinya akan kaya. Skippy Deere mengundangnya makan
malam untuk merayakan hal itu. Skippy sangat gembira. "Ini hari
keberuntunganku," katanya. "Film itu melampaui seratus juta. Aku dapat kencan
hebat dengan sekretaris Bobby Bantz, dan mantan istriku tewas dalam
kecelakaan mobil semalam."
Saat itu ada dua produser lain bersama mereka dan keduanya tercekat
mendengar ucapan Deere. Claudia mengira Deere hanya bercanda, tapi kemudian
Deere berkata pada kedua produser itu, "Kulihat mata kalian jadi hijau karena
iri. Sekarang aku bisa menghemat lima ratus ribu dolar setahun yang biasanya
kubayarkan untuk tunjangan perceraian. Kedua anakku mewarisi tanah mantan
istriku - itu imbalan perceraian, yang diperolehnya dariku - jadi aku tak perlu
membiayai mereka lagi."
Sekonyong-konyong Claudia merasa tidak nyaman dan Deere berkata padanya,
"Aku cuma bersikap jujur. Itulah yang diinginkan setiap orang, tapi mereka
tidak berani mengatakannya terus terang."
Skippy Deere telah berhasil meraih sukses dalam bisnis perfilman. Sebagai
anak seorang tukang kayu ia suka membantu ayahnya membangun rumah-rumah
para bintang film di Hollywood. Dalam salah satu proyeknya itulah ia menjadi
kekasih seorang aktris setengah baya - hal seperti ini hanya mungkin terjadi di
Hollywood - dan aktris itu mencarikannya pekerjaan magang di perusahaan
agennya; ini sebenarnya langkah awal untuk menyingkirkan Skippy.
Skippy bekerja keras, belajar mengendalikan sifatnya yang lekas naik darah.
Terutama ia belajar untuk memanjakan orang-orang berbakat; memohon-mohon
pada sutradara-sutradara baru yang sedang top, bintang-bintang muda yang
ketus, menjadi teman baik dan mentor para penulis picisan. Selain itu, ia
menertawakan kelakuannya sendiri.
Tapi Deere terutama sangat menguasai satu faktor penting dalam bisnis
tersebut. Ia mempelajari seni bernegosiasi, yang disederhanakannya menjadi
"Mintalah semuanya". Ia jadi suka membaca, mengembangkan insting untuk
novel-novel yang bisa menjadi film bagus. Ia punya mata yang tajam untuk
melihat siapa-siapa yang berbakat akting. Ia meneliti detail-detail produksi dan
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir berbagai cara mencuri uang dari anggaran film. Ia menjadi produser sukses
yang bisa memasukkan lima puluh persen skenario dan tujuh puluh persen
anggaran ke dalam film. Kegemarannya membaca banyak menolong, juga kemampuannya menulis skenario.
Memang bukan menulis sejak awal, tapi ia cekatan dalam menyilangkan adegan
dan merevisi dialog; ia bahkan bisa menciptakan adegan-adegan kecil yang
kadang-kadang tampil sangat bagus dalam film, meski sebenarnya tidak
diperlukan untuk mendukung isi cerita. Tang paling dibanggakannya, dan yang
membantu film-filmya mencapai sukses finansial, adalah kemahirannya membuat
akhir cerita yang bagus, yang hampir selalu berupa kemenangan tokoh baik
melawan tokoh jahat - kalau itu tidak sesuai, ia memberikan kekalahan yang
manis. Karya masterpiece-nya adalah ketika membuat ending untuk film tentang
kehancuran akibat ledakan bom di New York; semua tokohnya akhirnya menjadi
manusia yang lebih baik, mencintai sesamanya, termasuk orang yang meledakkan
bom tersebut. Ia harus menyewa lima penulis, ekstra untuk menggarap
skenarionya. Tapi semua itu tidak akan banyak berarti baginya sebagai produser kalau ia
bukan orang yang licin dalam hal keuangan. Ia bisa mengumpulkan investasi
entah dari mana. Orang-orang kaya menyukai perusahaannya, dan wanita-wanita
cantik senang bergelayut di lengannya. Para bintang dan sutradara menyukai
sifatnya yang jujur dan blak-blakan dalam menikmati hal-hal menyenangkan
dalam hidup ini. Ia bisa membujuk studio-studio untuk memberikan uang
pengembangan, dan ia belajar bahwa dengan memberikan sogokan besar, ia bisa
memperoleh lampu hijau dari pimpinan-pimpinan studio tertentu. Daftar
penerima kartu dan hadiah Natal-nya selalu sangat panjang - untuk para bintang,
kritikus di koran dan majalah, bahkan untuk orang-orang berpengaruh di
kepolisian. Ia menyebut mereka semua sahabat tersayang, dan kalau mereka
sudah tidak berguna lagi baginya, ia mencoret nama mereka dari daftar
hadiahnya, tapi tidak dari daftar kartu.
Salah satu kunci untuk menjadi produser adalah harus memiliki materi, bisa
berupa novel yang tidak dikenal dan tidak sukses di pasaran, tapi bisa di-.
tunjukkan ke pihak studio. Deere membeli hak cipta novel-novel semacam itu
dengan option lima tahun senilai lima ratus dolar per tahun. Atau ia akan
meminta option sebuah skenario dan bekerja sama dengan penulisnya untuk
menggarapnya menjadi materi yang sesuai untuk dijual ke studio. Pekerjaan ini
benar-benar menyebalkan, apalagi para penulis itu begitu rapuh. "Rapuh" adalah
istilah favoritnya untuk orang-orang yangT menurut pendapatnya, tolol. Istilah
ini terutama berguna untuk bintang-bintang wanita.
Salah satu hubungannya yang berjalan mulus, juga yang paling menyenangkan,
adalah dengan Claudia De Lena. Ia benar-benar menyukai gadis itu dan ingin
mengajarinya seluk-beluk dunia perfilman. Selama tiga bulan mereka menggarap
skenario bersama-sama, makan malam bersama, dan main golf bersama (Deere
terheran-heran ketika Claudia mengalahkannya). Mereka juga pergi ke pacuan di
Santa Anita; berenang di kolam renang Skippy Deere, sementara para
sekretarisnya mencatat ucapannya dalam pakaian renang. Claudia bahkan pernah
mengajak Deere ke Vegas untuk berakhir pekan di Xanadu dan memper-
kenalkannya pada kakaknya, Cross. Kadang-kadang mereka tidur bersama; sudah
wajar. Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Film mereka sukses besar, dan Claudia menganggap ia akan mendapat banyak
uang dari keuntungan akhir yang diperoleh. Ia berhak atas persentase tertentu
dari bagian persentase Skippy Deere, dan ia tahu bahwa Deere selalu
digolongkan upstream, istilah Deere untuk persentase bruto. Tapi Claudia tidak
tahu bahwa Deere mempunyai dua persentase; satu atas hasil bruto dan satu
atas hasil netto. Dan berdasarkan kesepakatan, Claudia akan mendapat bagian
dari persentase netto Skippy Deere. Berarti, meski film itu menghasilkan lebih
dari seratus juta dolar, hasil nettonya tidak ada. Prosedur akunting pihak
studio, persentase bruto Deere, dan biaya pembuatan film dengan mudah
menelan semua keuntungan bersih.
Claudia menuntut dan Skippy Deere membayar sedikit untuk mempertahankan
persahabatan mereka. Ketika Claudia memarahinya, Deere berkata, "Ini tidak
ada hubungannya dengan kita secara pribadi; ini urusan antara pengacara kita."
Skippy Deere sering kali berkata, "Dulu aku masih manusiawi, lalu aku menikah."
Waktu itu ia benar-benar jatuh cinta. Alasannya, karena ia masih muda dan ia
tahu betul bahwa wanita itu adalah aktris berbakat. Dalam hal ini ia benar, tapi
istrinya, Christi, tidak mempunyai pesona yang bisa membuatnya menjadi
bintang di layar perak. Prestasi maksimumnya adalah menjadi bintang utama
ketiga. Tapi Deere benar-benar mencintainya. Ketika sudah mempunyai nama dalam
dunia perfilman, ia berusaha sedapat mungkin menjadikan Christi seorang
bintang. Ia meminta dukungan dari para produser lain, para sutradara, dan
pimpinan studio, untuk memberikan peran-peran besar bagi Christi. Beberapa
kali ia berhasil mengangkat istrinya ke posisi bintang utama kedua. Tapi semakin
bertambah usia, semakin sedikit istrinya bekerja. Mereka mempunyai dua anak,
dan Christi makin merasa tidak bahagia, hingga waktu kerja Deere banyak
tersita olehnya.' Seperti halnya semua produser yang sukses, Skippy Deere sangat sibuk. Ia
harus bepergian ke seluruh penjuru dunia untuk memantau film-filmnya, meng-
urus keuangan, dan mengembangkan berbagai proyek. Karena dikelilingi begitu
banyak wanita cantik yang memikat, dan karena butuh teman, ia sering kali
terlibat hubungan asmara. Ini dinikmatinya dengan penuh semangat, tapi ia
tetap mencintai istrinya.
Suatu hari, seorang gadis dari bagian Pengembangan menyodorkan skenario yang
katanya sangat cocok untuk Christi; peran bintang itu bisa dipastikan sesuai
dengan bakatnya. Ceritanya tentang seorang wanita yang membunuh suaminya
dan mencintai seorang penyair muda, kemudian ia terpaksa melarikan diri untuk
menghindari kesedihan anak-anaknya dan kecurigaan ipar-iparnya. Di akhir
cerita, ia bertobat. Benar-benar omong kosong dan picisan, tapi bisa dijual.
Skippy Deere menghadapi dua masalah: ia harus meyakinkan salah satu studio
agar mau memfilmkan novel itu, lalu mendesak mereka untuk memasang Christi
sebagai bintang utamanya.
Ia menghubungi semua koneksinya. Ia mengerahkan seluruh kemampuan
keuangannya. Ia membujuk seorang aktor top untuk memerankan bagian yang
sangat penting, dan berhasil mendapatkan Dita Tommey sebagai sutradara.
Segalanya berjalan dengan lancar. Christi membawakan perannya dengan
sempurna, Deere memproduksi film itu dengan baik; maksudnya, sembilan puluh
persen anggaran benar-benar masuk ke film.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h

Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

k ir Selama masa itu, Deere selalu setia pada istrinya, kecuali pada suatu malam,
ketika ia berada di London untuk membereskan masalah distribusi. Itu pun
karena gadis Inggris yang membuatnya terpikat itu begitu kurus, hingga ia
tergelitik. Susah payahnya membawa hasil. Film itu meraih sukses komersial, ia berhasil
meraup keuntungan lebih besar daripada biasanya, dan Christi memenangkan
Academy Award sebagai aktris terbaik.
Mestinya semuanya berakhir sampai di situ: Happy Ending. Tapi setelah itu,
istrinya menjadi pongah, sebab sekarang ia merasa dirinya hebat. Skenario
berdatangan kepadanya, diantar oleh kurir, menawarkan peran-peran sebagai
wanita cantik yang memikat di layar lebar. Deere menasihati agar ia mencari
peran yang lebih cocok untuknya, sebab film berikutnya akan sangat besar
pengaruhnya. Ia tak pernah memikirkan apakah sang istri setia kepadanya; ia
bahkan mengizinkan istrinya bersenang-senang di lokasi syuting. Tapi beberapa
bulan setelah menerima Oscar - Christi disalami oleh seisi kota, diundang ke
pesta-pesta mewah, muncul di kolom-kolom showbiz, didekati oleh para aktor
muda yang berusaha mendapatkan peran - istrinya mengalami puber kedua.
Tanpa sungkan ia muncul dan berkencan dengan aktor-aktor yang lima belas
tahun lebih muda darinya. Para wartawan gosip mencatat hal ini, dan kaum
feminis mendukungnya. Skippy Deere tampaknya menerima kenyataan ini dengan tenang. Ia mengerti.
Bagaimanapun, ia sendiri banyak berkencan dengan gadis-gadis muda. Jadi,
kenapa istrinya tidak boleh menikmati kesenangan yang sama" Tapi, sekali lagi,
untuk apa ia terus bersusah payah mengembangkan karier Christi" Apalagi
setelah perempuan itu terang-terangan memintakan peran bagi salah satu
pacarnya yang muda. Skippy berhenti mencarikan skenario untuknya, tidak lagi
mempromosikannya di depan para produser, sutradara, dan pimpinan studio. Dan
mereka, sebagai orang-orang yang lebih berumur, berpihak pada Skippy dan
tidak lagi memberi perhatian khusus pada Christi.
Christi masih membintangi dua film lagi sebagai peran utama; keduanya jatuh di
pasaran, karena ia salah memilih peran. Berarti habislah kesempatannya untuk
memantapkan posisinya. Dalam tiga tahun, ia kembali hanya menjadi aktris kelas
tiga. Pada saat itu ia jatuh cinta pada seorang pemuda yang bercita-cita menjadi
sutradara, bahkan sangat mirip suaminya, hanya saja si pemuda membutuhkan
modal. Maka Christi menuntut cerai dari Skippy dan mendapatkan uang
perceraian dalam jumlah besar, serta tunjangan perceraian sebesar lima ratus
ribu dolar setahun. Para pengacaranya tidak tahu tentang semua aset Skippy di
Eropa, jadi Christi dan Skippy bercerai baik-baik. Sekarang, tujuh tahun
kemudian, Christi tewas dalam kecelakaan mobil. Meski sampai saat itu namanya
masih tercantum dalam daftar penerima kartu Skippy, ia juga sudah dimasukkan
dalam daftar "Hidup Terlalu Singkat", yang berarti Skippy tidak akan mau
membalas telepon-teleponnya.
Maka, rasa sayang Claudia De Lena pada Skippy
Deere termasuk aneh. Karena Skippy berani mengekspos dirinya yang
sebenarnya pada orang lain, berani menjalani hidup yang terang-terangan
mementingkan diri sendiri, dan sanggup menatap matamu sambil menyebutmu
sahabatnya, tak pe.duli walau kau tahu ia takkan pernah menunjukkan
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir persahabatan sejati. Ia orang yang benar-benar menikmati sikap hipokritnya.
Selain itu, Deere sangat mahir membujuk. Dialah satu-satunya orang yang
sanggup beradu otak dengan Cross. Claudia yakin akan hal itu. Maka mereka
berangkat ke Vegas dengan penerbangan berikutnya.
Bab 6 SAAT Cross berusia dua puluh satu tahun, Pippi De Lena ingin agar putranya
segera mengikuti jejaknya. Hal terpenting dalam hidup manusia adalah ia harus
bekerja; harus mencari nafkah, memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan
papan, dan menafkahi anak-anaknya. Agar tidak mengalami kesusahan yang tidak
perlu dalam melaksanakan hal itu, orang harus punya kekuasaan tertentu di
dunia. Maka diputuskan bahwa Cross harus mengambil tempat dalam Keluarga
Clericuzio. Untuk itu, penting sekali baginya untuk "menunjukkan prestasinya".
Cross mempunyai reputasi yang bagus di mata Keluarga. Jawabannya atas
pernyataan Dante ketika Dante memberitahunya bahwa Pippi adalah algojo
Keluarga sering diulangi dengan gembira oleh Don Domenico sendiri. "Aku tidak
tahu itu. Kau juga tidak. Tak seorang pun tahu. Dari mana kaudapat topi konyol
itu?" Bukan main, komentar sang Don dengan senang. Anak itu masih amat muda,
tapi begitu bijaksana dan cerdik. Betapa beruntung ayah-
nya. Kita mesti memberi kesempatan pada anak ini Semua itu disampaikan pada
Pippi, jadi tahulah ia bahwa saatnya sudah matang.
Ia mulai mempersiapkan Cross, mengirimnya untuk tugas-tugas penagihan yang
sulit dan membutuhkan ketegasan. Ia membahas sejarah lama Keluarga dan cara
mereka melaksanakan berbagai operasi. Ia menekankan, tidak usah macam-
macam. Tapi kalau terpaksa memakai cara istimewa, rencananya harus dibuat
secara terperinci. Cara sederhana berarti benar-benar sangat sederhana.
Kepung saja suatu daerah kecil, lalu giring si sasaran ke daerah tersebut. Mula-
mula selidiki keadaan sekitar, lalu siapkan mobil dan penembak jitu, ditambah
mobil-mobil pemblokir untuk menghalangi para pengejar; setelah itu, ber-
sembunyilah untuk sementara waktu, agar tidak bisa segera diinterogasi. Itu
namanya cara sederhana. Untuk cara istimewa, gunakan imajinasi. Boleh mem-
bayangkan yang aneh-aneh, tapi harus didukung dengan perencanaan matang.
Cara istimewa ini hanya diterapkan kalau benar-benar perlu.
Ia bahkan memberitahukan beberapa kata kode pada Cross. "Komuni" berarti
mayat si korban mesti dilenyapkan. Itu cara istimewa. "Konfirmasi" berarti
mayat si korban sengaja dibiarkan untuk ditemukan. Itu cara sederhana.
Pippi membrifing Cross mengenai Keluarga Clericuzio. Perang besar mereka
dengan Keluarga Santadio, yang memantapkan mereka sebagai penguasa. Pippi
tidak menceritakan perannya dalam perang tersebut dan benar-benar pelit
mengungkapkan detailnya. Ia malah memuji-muji Giorgio, Vincent, dan etie. Tapi
terutama ia memuji Don Domenico yang -rpandangan jauh. Keluarga Clericuzio
mempunyai banyak jaringan, tapi yang paling ekstensif adalah dalam bisnis per-
judian. Jaringan mereka mendominasi segala bentuk kasino dan judi ilegal di
Amerika Serikat. Mereka juga mempunyai pengaruh yang begitu tidak kentara
pada kasino-kasino orang Indian, serta pengaruh serius dalam taruhan olahraga
yang dianggap legal di Nevada dan ilegal di wilayah-wilayah lainnya di Amerika.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Mereka memiliki pabrik-pabrik mesin jackpot, punya saham dalam pabrik
pembuat dadu dan kartu, suplai peralatan porselen dan perak, dan usaha binatu
untuk hotel-hotel judi. Perjudian merupakan usaha paling penting dalam
kekaisaran mereka, dan mereka melakukan kampanye lewat public relation
mereka untuk membuat judi disarikan di setiap negara bagian.
Itulah sasaran utama Keluarga Clericuzio saat ini: membuat judi disahkan oleh
hukum federal di seluruh wilayah Amerika Serikat. Bukan hanya kasino dan
lotre, tapi juga taruhan untuk olahraga: baseball, football, basket, dan lain-
lainnya. Olahraga adalah hiburan favorit di Amerika, dan begitu perjudian
disahkan, leluasalah mereka. Keuntungan yang bisa diraup pasti melimpah ruah.
Giorgio, yang perusahaannya mengurus beberapa lotere pemerintah, telah
memberikan gambaran tentang keuntungan yang bisa diraih. Minimum dua miliar
dolar dari Super Bowl di seluruh Amerika Serikat, sebagian besar ilegal.
Taruhan olahraga di Vegas, yang legal saja bisa mencapai lebih dari lima puluh
juta dolar. The World Series, tergantung berapa banyak cabang yang
dipertandingkan, bisa memberikan satu miliar dolar lagi. Bola basket jauh lebih
kecil, tapi berbagai permainan lain bisa memberikan pemasukan satu miliar juga;
ini belum termasuk taruhan harian selama musim pertandingan.
Begitu judi disahkan, semua keuntungan itu bisa dengan mudah digandakan atau
dilipattigakan melalui lotere-lotere khusus dan taruhan kombinasi, kecuali untuk
Super Bowl yang kenaikannya bisa mencapai sepuluh kali lipat dan bahkan bisa
memberikan hasil harian bersih sebanyak satu miliar dolar. Total seluruhnya
bisa mencapai seratus miliar dolar, tanpa melibatkan produktivitas apa pun;
pengeluaran hanya untuk pemasaran dan administrasi. Betapa besarnya jumlah
itu, keuntungan sedikitnya lima miliar dolar setahun bagi Keluarga Clericuzio.
Keluarga Clericuzio juga sudah berpengalaman dan mempunyai koneksi politik
serta kekuatan untuk mengontrol sebagian besar pasar perjudian tersebut.
Giorgio membuat grafik untuk menunjukkan hadiah-hadiah rumit yang bisa
dibuat berdasarkan pertandingan-pertandingan besar. Perjudian akan menjadi
magnet yang sangat hebat untuk menarik uang dari rakyat Amerika yang
merupakan tambang emas mereka.
Maka, bisnis perjudian tidak memiliki risiko tinggi dan potensi pertumbuhannya
sangat luar biasa. Untuk membuat perjudian disahkan, mereka bersedia menge-
luarkan biaya besar, bahkan risiko-risiko yang cukup tinggi pun akan
dipertimbangkan. Keluarga Clericuzio juga menjadi kaya karena penghasilan dari obat bius, tapi
hanya pada tingkat yang sangat tinggi, sebab bisnis ini sangat riskan-^Mereka
mengontrol proses di Eropa, memberikan perlindungan politis dan campur
tangan hukum, serta mencuci uang kotor tersebut. Posisi mereka dal^m dunia
obat bius tak bisa ditembus secara hukum an ' mereka banyak meraih
keuntungan. Mereka menyimpan uang tersebut di serangkaian bank di Eropa ^an
beberapa bank di Amerika. Struktur hukum tak bisa menjangkaunya.
Tapi Pippi juga mengingatkan bahwa ada saatnva mereka harus mengambil risiko,
bertindak den?an tangan besi. Ini dilakukan dengan sangat hati'natl dan sangat
tegas. Pada saat itulah kau harus bekerJa untuk membayar segala kenyamanan
hidup yang kau~ ; jalani selama ini; pada saat itulah kautunjul^^ bahwa kau
layak mendapatkannya. Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Tak lama setelah ulang tahunnya yang kec^ua puluh lima, Cross akhirnya
mendapatkan ujian. Salah satu aset politis Keluarga Clericuzio yang paling berharga adalah Walter
Wavven, gubernur Neva^a- Ia berumur awal lima puluhan, kurus tinggi, suk?
me_ ngenakan topi koboi, dengan setelan mahal yanS jahitannya sempurna. Ia
berwajah tampan, dan ffleski sudah menikah, sangat gemar berkencan dengan
Wan^-Ia juga senang makan enak dan minum-minum, be^^^ " dalam
pertandingan olahraga, dan berjudi di Kasino-Tapi ia tak ingin publik mengetahui
kelerf"11311-kelemahannya ini, jadi ia mempercayakan diri pada Alfred
Gronevelt dan Xanadu Hotel untuk memaaskan kesukaannya, sambil tetap
menjaga citra politis dan pribadinya sebagai orang yang takut pada Tuhan dan
penganut teguh nilai-nilai lama dalam keluarga.
Sejak awal Gronevelt sudah melihat kelebihan-kelebihan Wavven dan ia
memberikan dukungan keuangan yang memungkinkan Wavven mendaki jenjang
politis. Setelah Wavven menjadi gubernur Nevada, Gronevelt mengizinkannya
menginap di salah satu vilanya jika sang gubernur ingin menghabiskan akhir
minggunya. Vila-vila itu merupakan inspirasi terbesar Gronevelt.
Gronevelt datang ke Vegas ketika daerah tersebut boleh dikatakan masih
berupa kota judi para koboi di Barat. Ia mempelajari teknik berjudi dan para
penjudi, seperti seorang ilmuwan yang brilian mempelajari serangga yang
penting bagi evolusi. Misteri terbesar yang tak pernah ia temukan jawabannya
adalah: mengapa orang-orang yang sudah sangat kaya masih juga membuang
waktu dengan berjudi untuk memenangkan uang yang sebenarnya tidak mereka
butuhkan" Gronevelt menganggap hal itu disebabkan oleh keinginan untuk
menyembunyikan kekurangan-kekurangan lain dalam diri mereka, atau mungkin
mereka ingin menguasai sang nasib sendiri; tapi penyebab utamanya adalah
karena mereka ingin menunjukkan semacam superioritas pada sesama mereka.
Karena itu, Gronevelt berpendapat bahwa saat berjudi, orang-orang ini harus
diperlakukan sebagai dewa atau raja-raja Prancis di Versailles.
Maka Gronevelt mengeluarkan uang seratus juta dolar untuk membangun enam
vila mewah dan kasino khusus di ruang bawah Xanadu Hotel (berkat
pandangannya yang jauh ke depan, ia telah membeli tanah jauh lebih banyak
daripada yang dibutuhkan Xanadu). Vila-vila itu berupa istana-istana kecil yang
masing-masing bisa memuat enam orang pasangan dalam enam apartemen
terpisah, bukan sekadar suite. Perabotannya sangat mewah: karpet-karpet
buatan tangan, lantai pualam, kamar mandi bernuansa keemasan, dan kertas-
kertas dinding mewah; ruang makan dan dapurnya dilengkapi staf dari Xanadu.
Ruang tamu dilengkapi dengan peralatan audiovisual terbaru, hingga bisa diubah
menjadi teater. Bar-bar di ketujuh vila tersebut diisi dengan anggur dan
berbagai minuman keras terbaik serta sekotak cerutu Havana ilegal. Masing-
masing vila mempunyai kolam renang di luar dan Jacuzzi di dalam. Semua
fasilitas bisa dinikmati secara gratis oleh penghuninya.
Dalam areal vila-vila yang dijaga khusus terdapat sebuah kasino kecil berbentuk
oval yang disebut The Pearl, tempat para penjudi berat bisa bermain dengan
tenang. Di sana taruhan minimum untuk bakarat adalah seribu dolar. Keping-
keping di kasino ini juga berbeda; yang nilainya paling rendah adalah keping
hitam, yaitu seratus dolar; yang berwarna putih pucat bergaris keemasan
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her

Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

r T erak a h k ir nilainya lima ratus dolac keping biru bergaris tebal keemasan nilainya seribu
dolar; dan ada pula keping sepuluh ribu dolar yang dirancang khusus, dengan
permata sungguhan di bagian tengah permukaannya yang keemasan. Namun,
sebagai kelonggaran untuk kaum wanita, untuk permainan rulet, keping seratus
dolar bisa diubah menjadi keping lima dolar.
Sungguh mengherankan bahwa laki-laki dan wanita yang sangat kaya mau
memakan umpan ini. Gronevelt menghitung-hitung bahwa semua fasilitas RFB
gratis yang diberikannya menghabiskan uang lima puluh ribu dolar seminggu di
lembar biaya, tapi ini tidak dicantumkan dalam laporan pajak. Plus semua angka
lainnya pun dinaikkan di atas kertas. Catatannya menunjukkan (ia punya catatan
terpisah) bahwa setiap vila menghasilkan keuntungan rata-rata satu juta dolar
per minggu. Restoran-restoran super mewah yang melayani vila dan para tamu
penting lainnya juga memberikan keuntungan yang tidak dicantumkan dalam
laporan pajak. Di lembar biaya, makan malam untuk empat orang totalnya
melebihi seribu dolar, tapi karena para tamu itu mendapat fasilitas gratis,
Jumlah tersebut ditulis sebagai pengeluaran untuk jumlah yang sama dalam
pajak. Karena pihak hotel hanya mengeluarkan seratus dolar untuk tenaga kerja
menyiapkan makanan tersebut, berarti di situ pun mereka sudah memperoleh
keuntungan. Maka bagi Gronevelt ketujuh vila tersebut bagaikan tujuh mahkota yang
dianugerahkannya hanya kepada para penjudi yang membuang uang lebih dari
satu juta dolar selama tinggal dua atau tiga hari. Tidak penting apakah mereka
menang atau kalah. Asalkan mereka berjudi. Dan mereka harus tepat waktu
dalam membayar utang; kalau tidak, mereka akan dipindahkan ke salah satu
kamar suite hotel yang, meskipun mewah, tentu tidak sebanding dengan keadaan
di vila. Selain itu, masih ada fasilitas lain. Di vila-vila ini, para figur publik yang
penting bisa membawa wanita simpanan atau pacar mereka dan bisa berjudi tanpa perlu
menyebutkan nama. Dan sungguh aneh, sebab banyak para konglomerat yang
kaya raya, bahkan yang sudah beristri maupun mempunyai simpanan, merasa
kesepian, dan menginginkan teman wanita yang bisa bersimpati pada mereka.
Untuk itu, Gronevelt pun menyediakan wanita-wanita cantik di vila-vilanya.
Gubernur Walter Wavven adalah salah satu orang semacam itu. Dan ia satu-
satunya perkecualian dalam peraturan Gronevelt yang mengharuskan para peng-
huni vila mengeluarkan uang satu juta dolar. Sang gubernur hanya berjudi
sekadarnya, dengan modal pemberian pribadi dari Gronevelt. Kalau utangnya
sudah melebihi jumlah tertentu, ia bisa membayarnya nanti, dari kemenangan-
kemenangan berikutnya. Wavven datang ke Xanadu untuk bersantai, bermain golf, minum-minum, dan.
bercengkrama dengan wanita-wanita cantik yang disediakan Gronevelt.
Gronevelt sudah sangat lama menjalin hubungan dengannya. Selama dua puluh
tahun belum pernah ia minta bantuan secara langsung, selain akses khusus untuk
menyampaikan argumentasinya dalam pembuatan undang-undang yang bisa
membantu bisnis kasino di Vegas. Sebagian besar argumentasinya bisa diterima,
tapi jika gagal, sang gubernur akan memberikan penjelasan terperinci padanya
tentang unsur-unsur politis yang tak bisa ditembusnya. Dan sang gubernur juga
berjasa karena telah memperkenalkan Gronevelt pada hakim-hakim dan para
politisi berpengaruh yang bisa disuap dengan uang tunai.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Diam-diam Gronevelt berharap suatu saat nanti
Gubernur Walter Wavven akan menjadi presiden Amerika Serikat. Pada saat
itulah ia bisa sangat bermanfaat.
Tapi sekali lagi Nasib-lah yang menentukan segalanya. Gronevelt sudah lama
tahu hal ini. Orang yang paling tidak berarti mendadak bisa menjadi pembawa
kehancuran bagi orang yang sangat berkuasa. Dan dalam kasus sang gubernur,
orang pembawa kehancuran itu adalah seorang pemuda berusia dua puluh lima
tahun, kekasih putri sulungnya yang berusia delapan belas tahun.
Istri sang gubernur adalah wanita cantik yang pandangan politiknya lebih fair
dan lebih liberal daripada suaminya, namun mereka merupakan tim yang kompak.
Mereka mempunyai tiga orang anak, yang merupakan aset paling berharga bagi
sang gubernur. Putri sulungnya, Marcy, kuliah di Berkeley, tempat pilihannya
sendiri dan ibunya, bukan pilihan sang gubernur.
Setelah terbebas dari kekakuan suasana rumahnya yang berbau politik, Marcy
terpukau oleh kebebasan hidup di universitas, orientasinya yang cenderung
berpihak ke kiri, keterbukaan terhadap musik baru, dan pengalaman dengan
obat bius. Seperti ayahnya, ia pun mempunyai minat seksual yang besar. Dengan
sifat polosnya serta insting alami anak muda yang menyukai keadilan, simpatinya
tertuju pada golongan miskin dan kelas pekerja, serta kaum minoritas yang
menderita. Ia juga jatuh cinta pada kemurnian seni. Karena itu, wajarlah jika ia
memilih *bergaul dengan para mahasiswa penyair dan musisi. Jadi, tidak aneh
bahwa setelah beberapa kali pertemuan, ia jatuh cinta pada seorang mahasiswa
miskin yang suka menulis drama dan main gitar.
Nama pemuda itu Theo Tatoski dan ia sangat cocok untuk menjadi kekasih di
kampus. Ia berwajah tampan dengan kulit kecokelatan, keluarganya beragama
Katolik dan bekerja di pabrik mobil Detroit. Ia sendiri mengatakan lebih suka
berkencan daripada memasang spatbor. Tapi ia punya pekerjaan paruh waktu
untuk membayar biaya kuliahnya. Ia sangat serius dalam menilai dirinya, tapi
untunglah hal ini bisa diringankan dengan bakatnya.
Selama dua tahun, Marcy dan Theo benar-benar tak terpisahkan. Marcy
mengajaknya pulang ke kediaman gubernuran untuk diperkenalkan pada orang-
tuanya, dan merasa senang karena ternyata Theo tidak terkesan oleh ayahnya.
Sesudah berada berdua di kamar, Theo mengatakan bahwa ayah Marcy penuh
dengan kepura-puraan. Mungkin Theo bisa merasakan pandangan mereka terhadap dirinya. Sang
gubernur dan istrinya bersikap sangat ramah dan sopan, demi menghormati
pilihan putri mereka, tapi diam-diam mereka menganggap pemuda itu sangat
tidak cocok untuk menjadi pasangan Marcy. Namun ibu Marcy tidak merasa
khawatir. Ia tahu bahwa pesona Theo terhadap putrinya akan memudar setelah
Marcy lebih dewasa. Sang gubernur sendiri merasa cemas, tapi ia mencoba
menutupi perasaan itu dengan menunjukkan sikap ramah berlebihan, bahkan
untuk ukuran seorang politisi. Bagaimanapun, bukankah ia merupakan pembela
kelas pekerja, di panggung politiknya, sementara istrinya seorang liberal
berpendidikan" Hubungan dengan
259 Theo akan membuka wawasan Marcy, Seantara itu, kedua muda-mudi itu sudah
hidup bersap dan merencanakan akan menikah setelah lulus; nant| Theo akan
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir menulis drama dan mementaskannya, seroman Marcy menjadi sumber
inspirasinya 4an profesor sastra.
Rencana yang bagus. Mereka tampaknya, tidak memakai obat bius secara
berlebihan; hubungan seksual mereka pun bukan masalah. Sarjg gubernur
bahkan membayangkan jika tak ada jalan lain, setidaknya pernikahan mereka
bisa bermanfaat haginya secara politis; bisa menunjukkan kepada publik bahwa
meski ia berasal dari kalangan tinggi, kaya> dan berbudaya, toh ia bisa secara
demokratis meherima seorang pemuda dari golongan kerah biru Sebagai
menantunya. Mereka berusaha menyesuaikan diri sedaj3atnya, hanya menyesali mengapa
Theo begitu membosankan. Tapi anak muda memang mudah bembah. Pada tahun terakhir di college, Marcy
jatuh cint^ pada seorang mahasiswa kaya yang secara sosial lebih dapat
diterima oleh orangtuanya daripada TheQ Tapi ia tetap ingin mempertahankan
Theo sebagai s^abat. Ia merasa bergairah bisa mempunyai dua kekasih
sekaligus tanpa perlu melakukan perselingkuhan. Dalam kepolosannya, ia merasa
dirinya unik;. Tapi reaksi Theo ternyata mengejutkan. Ia tidak menunjukkan sikap toleran
seorang mahasiswa Berkeley yang radikal. Ia menjadi sangat cemburu.
Sejak dulu, Theo memang agak eksentrik. itulah sebagian pesonanya. Dalam
percakapan ia sering kali menunjukkan sikap sangat revolusioner. Katanya
meledakkan seratus orang tak berdosa hanyalah bayaran kecil demi mencapai
masyarakat bebas di masa mendatang. Tapi Marcy tahu ia takkan pernah bisa
melakukan hal seperti itu. Pernah ketika pulang ke apartemen setelah berlibur
dua minggu, mereka melihat sejumlah anak tikus di tempat tidur. Theo
mengeluarkan makhluk-makhluk kecil itu ke jalanan dengan hati-hati. Marcy
sangat terharu melihatnya.
Tapi ketika tahu Marcy mempunyai kekasih lain, Theo memukul wajah gadis itu.
Lalu ia menangis dan minta maaf. Marcy memaafkannya. Ia masih menikmati
hubungan fisik dengan Theo, dan malah semakin senang karena sekarang ia jadi
punya kekuatan lebih besar setelah Theo tahu tentang perselingkuhannya. Tapi
semakin lama Theo semakin kasar; mereka jadi sering bertengkar; hidup
bersama tidak lagi terasa menyenangkan, maka Marcy pun pindah dari
apartemen itu. Setelah putus hubungan dengan kekasih barunya, Marcy menjalin cinta lagi
beberapa kali. Tapi ia dan Theo tetap bersahabat dan sekali-sekali tidur
bersama. Marcy merencanakan pergi ke Timur untuk mengambil gelar master di
salah satu universitas Ivy League. Sementara itu, Theo pindah ke Los Angeles
untuk menulis drama dan mencari pekerjaan membuat skenario film. Salah satu
drama musikalnya diproduksi oleh sebuah kelompok teater kecil untuk tiga
pertunjukan. Ia mengundang Marcy untuk datang menonton.
Marcy terbang ke Los Angeles untuk melihat drama tersebut. Ternyata
pertunjukannya begitu jelek, hingga sebagian penonton keluar. Maka Marcy
menghabiskan malam itu di apartemen Theo untuk menghiburnya. Apa yang
terjadi malam itu tak pernah diketahui pasti. Yang kemudian terbukti adalah
bahwa sekitar saat subuh, Theo menikam Marcy hingga tewas; di kedua mata
gadis itu terdapat luka tusukan. Lalu Theo menikam perutnya sendiri dan
menelepon polisi. Ia masih bisa diselamatkan, tapi Marcy tidak tertolong lagi.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Persidangan kasus ini di California menjadi berita besar di media massa. Putri
gubernur Nevada dibunuh oleh seorang penyair kerah biru yang sudah tiga
tahun menjadi kekasihnya, tapi kemudian dicampakkan.
Pembela terdakwa, Molly Flanders, tersohor dalam menangani pembunuhan
"asmara". Kasus Theo merupakan kasus kriminal terakhir yang ditanganinya
sebelum beralih ke hukum dalam dunia hiburan. Molly menggunakan taktik
klasik. Ia menghadirkan saksi-saksi untuk menunjukkan bahwa Marcy sedikitnya
mempunyai enam kekasih, padahal Theo sudah yakin mereka akan menikah.
Marcy yang kaya, berkedudukan, dan binal telah mencampakkan kekasihnya yang
tulus, sehingga sang kekasih mata gelap. Molly memohon status "kegilaan
sementara" bagi kliennya. Kalimat yang paling disukainya dalam argumentasi
pembelaannya (ditulis untuknya oleh Claudia De Lena) adalah, "Dia selamanya
tidak bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya." Kalimat seperti itu
bisa membangkitkan amarah Don Clericuzio kalau ia mendengarnya.
Saat memberikan kesaksian, Theo memasang wajah sedih. Orangtuanya,
penganut Katolik yang taat, telah membujuk para anggota terkemuka
kepastoran California untuk campur tangan, dan mereka bersaksi bahwa Theo
sudah meninggalkan cara hidupnya yang hedonistis dan sekarang berniat belajar
untuk menjadi pastor. Ditekankan bahwa Theo berusaha menewaskan dirinya
sendiri; itu berarti ia merasa sangat menyesal, dan ini membuktikan
ketidakwarasannya - seolah-olah kedua unsur tersebut saling berkaitan. Semua
ini masih ditambah dengan pembelaan Molly Flanders yang memberikan
bayangan tentang sumbangan besar yang bisa diberikan Theo bagi masyarakat
jika ia tidak dijatuhi hukuman akibat perbuatan bodohnya yang dipicu oleh
seorang perempuan tak bermoral yang menghancurkan hatinya. Gadis kaya yang
malang dan ceroboh itu sekarang telah mati.
Molly Flanders menyukai para juri California. Mereka cerdas, berpendidikan
baik, dan bisa memahami nuansa-nuansa trauma kejiwaan. Karena banyak
menonton teater, film, mendengarkan musik, dan membaca, mereka jadi penuh
empati. Setelah berhasil mendapatkan simpati mereka, hasil persidangan sudah
bisa ditebak. Theo dinyatakan tidak bersalah, atas dasar kegilaan sementara.
Dengan segera ia dikontrak untuk tampil dalam sebuah miniseri yang mencerita-
kan hidupnya; bukan sebagai aktor utama, hanya membawakan peran kecil,
menyanyikan lagu-lagu ciptaannya sendiri untuk merangkai keseluruhan cerita.
Benar-benar akhir yang memuaskan untuk sebuah tragedi modern.
Tapi efek peristiwa ini bagi ayah si gadis, Gubernur Wavven, sangat hebat.
Alfred Gronevelt melihat bahwa investasinya selama dua puluh tahun atas orang
ini akan terbuang sia-sia, sebab Gubernur Wavven menyatakan kepada
Gronevelt di vila-nya bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi. Apa gunanya
memperoleh kekuasaan jika seorang bajingan rendahan bisa menikam putrinya
sampai mati dan bebas dari hukuman" Lebih parah lagi, putri tercintanya
digambarkan di koran-koran dan televisi sebagai gadis tolol dan binal yang
memang pantas dibunuh. Dalam hidup ini, ada tragedi-tragedi yang tak bisa disembuhkan, dan bagi sang
gubernur, peristiwa ini adalah salah satunya. Ia menghabiskan waktunya
sebanyak mungkin di Xanadu Hotel, tapi sikapnya tidak seperti dulu lagi. Ia
tidak tertarik bercengkrama dengan gadis-gadis cantik ataupun berjudi. Ia
hanya minum-minum dan main golf. Ini menjadi masalah pelik bagi Gronevelt.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo

Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Ia sangat bersimpati pada keadaan sang gubernur. Bagaimanapun, tak mungkin
menjalin hubungan selama dua puluh tahun dengan seseorang - meski untuk
kepentingan pribadi - tanpa menyimpan sedikit perasaan hangat terhadapnya.
Tapi masalahnya, kalau Gubernur Wavven mengundurkan diri dari panggung
politik, ia bukan, lagi aset penting dan tidak mempunyai potensi lagi di masa
mendatang. Ia akan menjadi orang biasa yang menghancurkan dirinya dengan
minuman keras. Selain itu, ia tidak lagi antusias berjudi. Gronevelt memegang
surat utangnya yang bernilai dua ratus ribu dolar. Sudah waktunya ia menolak
mengizinkan sang gubernur menggunakan vilanya. Tentu saja ia akan memberikan
kamar suite mewah di Xanadu sebagai gantinya, tapi itu tetap berarti
menurunkan derajat. Sebelum melakukan hal
- itu, Gronevelt mencoba usaha terakhir untuk meng-
ubah keputusan Wavven. Ia membujuk Wavven untuk bermain golf bersamanya pada suatu pagi. Untuk
pasangan bermain ia juga mengundang Pippi De Lena dan putranya, Cross.
Pippi memiliki rasa humor kasar yang disukai sang gubernur, sementara Cross
begitu tampan dan sopan, hingga orang-orang yang lebih tua selalu menyukainya.
Sesudah bermain golf, mereka pergi Ke vila tempat sang gubernur menginap,
untuk makan siang. Wavven sudah kehilangan banyak berat badan dan
tampaknya tidak peduli lagi dengan penampilnya. Ia mengenakan sweatsuit yang
sudah kotor dan topi baseball berlogo Xanadu. Ia belum bercukur dan sering
tersenyum, tapi bukan senyum politisinya, melainkan seringai berkesan malu.
Gronevelt melinat giginya sangat kuning, dan ia juga mabuk berat-
Gronevelt memutuskan untuk mencoba. Ia berkata, "Gubernur, kau telah
mengecewakan keluargamu, teman-temanmu, dan seluruh penduduk Nevada- Kau
tidak bisa terus-menerus begini."
"Bisa saja," kata Wavven. "Persetan dengan Pen" duduk Nevada. Apa peduliku?"
"Aku peduli," sahut Gronevelt. "Aku peduli Pada_ mu. Aku akan menyumbangkan
uang dan kau mesti mencalonkan diri menjadi senator dalam pefrnlman
berikutnya." "Kenapa begitu?" kata sang gubernur. "Jabatan tidak ada artinya di negara
sialan ini. Aku gubernur ^negara bagian Nevada yang besar, tapi bajingan itu
membunuh putriku dan bebas dari hukuman- ^a harus menerimanya. Orang-
orang membuat lelucon tentang anakku yang sudah meninggal dan berdoa untuk si pembunuh. Kau tahu
apa doaku" Aku ingin seisi negara sialan ini lumat oleh ledakan bom atom
terutama California."
Pippi dan Cross tidak bicara sepatah pun selama itu. Mereka agak terkejut
dengan kegeraman sang gubernur. Selain itu, mereka mengerti bahwa Gronevelt
punya maksud tertentu. "Kau harus melupakan semua itu," kata Gronevelt. "Jangan biarkan tragedi ini
menghancurkan hidupmu." Sikap manisnya yang penuh kepura-puraan bisa
membuat kesal orang yang paling sabar sekalipun.
Sang gubernur melemparkan topi baseball-nya ke seberang ruangan, lalu
mengambil wiski lagi di bar.
"Aku tak bisa melupakannya," katanya. "Setiap malam aku tak bisa tidur,
membayangkan kalau saja aku bisa mencongkel keluar mata bajingan itu. Aku
ingin membakarnya hidup-hidup, memotong tangan dan kakinya. Lalu aku ingin
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir dia hidup lagi, sehingga aku bisa terus mengulangi menyiksanya." Ia tersenyum
mabuk pada mereka dan nyaris jatuh. Gjginya yang kuning terlihat jelas dan
mulutnya menguarkan bau busuk.
Sekarang mabuknya tampak mereda dan suaranya lebih tenang. "Kalian tahu
bagaimana dia< menikam putriku?" tanyanya. "Dia menikam putriku di kedua
matanya. Hakim tidak mengizinkan juri melihat foto-fotonya. Khawatir
mempengaruhi keputusan mereka. Tapi aku, ayahnya, bisa melihat foto-foto itu.
Toh si Theo itu bisa bebas dan pergi sambil tersenyum puas. Dia menikam mata
putriku, tapi setiap hari dia masih bisa bangun dan melihat matahari. Oh,
seandainya saja aku bisa membunuh mereka semua - hakim, para juri, pengacara,
semuanya." Ia mengisi gelasnya dan mondar-mandir dengan marah di ruangan
itu, sambil bicara melantur.
"Aku tak mungkin lagi berkoar-koar tentang segala hal yang sudah tidak
kupercayai lagi. Tidak, selama bangsat itu masih hidup. Dia pernah kami undang
makan bersama, istriku dan aku memperlakukannya dengan baik, meski kami
tidak menyukainya. Kami tidak menaruh prasangka terhadapnya. Jangan pernah
menaruh prasangka pada siapa pun. Kami ajak dia ke rumah kami, kami biarkan
dia tidur dengan putri kami, padahal selama itu dia menertawakan kami. Dalam
hati dia berkata, 'Siapa peduli padamu, hei, Gubernur" Siapa peduli meski kau
punya uang, beradab, baik hati" Aku akan membunuh putrimu kapan saja sesuka-
ku, dan kau tidak akan bisa apa-apa. Aku akan menjatuhkan kalian semua. Aku
akan tidur dengan anakmu, lalu membunuhnya, dan bebas.'" Wavven terhuyung-
huyung dan Cross cepat-cepat menahan tubuhnya. Sang gubernur menengadah
memandangi langit-langit tinggi yang dihias lukisan sosok-sosok malaikat ber-
warna merah muda dan orang-orang suci berpakaian putih. "Aku ingin dia mati,"
katanya, lalu menangis tersedu-sedu. "Aku ingin dia mati."
Gronevelt berkata perlahan, "Walter, semuanya akan berlalu, percayalah.
Ikutlah mencalonkan diri menjadi senator. Di depanmu masih terbentang masa-
masa cerah. Masih banyak yang bisa kaulakukan."
Wavven melepaskan diri dari Cross; suaranya sangat tenang ketika berkata
pada Gronevelt, "Apa kau belum mengerti juga" Aku merasa tak ada gunanya
lagi berbuat baik. Aku tak boleh mengatakan pada siapa pun tentang perasaanku
yang sebenarnya tidak juga kepada istriku. Tentang kebencian yang kurasakan.
Dan masih ada lagi. Publik yang mempunyai hak suara sekarang
mencemoohkanku. Mereka menganggap aku si tolol yang lemah. Laki-laki yang
membiarkan putrinya dibunuh dan tak bisa menghukum pembunuhnya. Siapa yang
mau mempercayakan negara bagian Nevada yang besar ini pada laki-laki
semacam itu?" Ia berkata dengan pahit, "Orang mungkin akan lebih percaya
pada bangsat itu daripada diriku." Ia diam sejenak. "Lupakan saja, Alfred.
Pokoknya aku tidak akan ikut pemilihan apa pun."
Gronevelt mengamati sang gubernur dengan saksama. Ia menangkap sesuatu
yang tidak disadari oleh Pippi dan Cross. Kesedihan besar sering kali
berkembang menjadi kelemahan, tapi Gronevelt memutuskan untuk mengambil
risiko. Ia berkata, "Walter, maukah kau mencalonkan diri menjadi senator jika
pemuda itu dihukum" Maukah kau menjadi dirimu yang dulu?"
Sang gubernur seakan tidak memahami ucapan Gronevelt. Matanya berputar
sedikit ke arah Pippi dan Cross, lalu menatap tajam wajah Gronevelt. Gronevelt
berkata pada Pippi dan Cross, "Kalian tunggu aku di kantor."
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Pippi dan Cross cepat-cepat beranjak keluar. Kini tinggal mereka berdua.
Gronevelt berkata serius pada sang gubernur, "Walter, untuk pertama kali ini,
kau dan aku harus berterus terang. Kita sudah saling mengenal selama dua puluh
tahun. Pernahkah aku melakukan kecerobohan" Jawablah. Keamananmu te jamin.
Maukah kau mencalonkan diri lagi taiau pemuda itu sudah mati?"
Sang gubernur pergi ke bar dan menuang \[ski. Tapi ia tidak minum; ia
tersenyum. "Aku ^m mencalonkan diri sesudah menghadiri pemakiman anak itu,
untuk menunjukkan bahwa aku sudal) me_ maafkannya," katanya. "Para
pendukungku pastj senang melihatnya."
Gronevelt merasa lega. Karena senangnya, ia foem_ biarkan dirinya lepas
kontrol kali ini. "Mula-muiaj pergilah ke dokter gigimu," katanya. "Mint, dia
membersihkan gigimu itu!"
Pippi dan Cross menunggu Gronevelt di kantorrya penthouse. Ia mengajak
mereka ke ruang tamu agar lebih nyaman, lalu menceritakan percakapan d6ngan
sang gubernur tadi. "Gubernur baik-baik saja?" tanya Pippi.
"Dia tidak semabuk yang ditampilkannya,'1 kata Gronevelt. "Dia memberikan
pesan tersirat pad^u ? "Aku akan terbang ke Timur malam ini,' kata Pippi. "Urusan ini mesti mendapat
persetujua^ Ke_ iluarga Clericuzio."
"Katakan pada mereka, menurut pendapat- sang gubernur punya peluang besar
untuk mencapa; pun. cak," kata Gronevelt. "Dia akan menjadi temai, yang tak
ternilai harganya." "Giorgio dan sang Don akan mengerti," kata Pippi "Aku tinggal memaparkan
fakta-faktanya dan men. dapatkan persetujuan mereka."
Gronevelt menatap Cross dan tersenyum, lalu beralih pada Pippi. Dengan lembut
ia berkata, "Pippi kurasa sudah waktunya Cross bergabung dengan Keluarga
Clericuzio. Ajak dia ke Timur bersamamu."
Tapi ternyata Giorgio Clericuzio memutuskan,datang sendiri ke Vegas untuk
pertemuan tersebut. Sebab ia ingin mendapat brifing langsung dari Gronevelt,
padahal Gronevelt sudah sepuluh tahun tidak pernah bepergian lagi.
Giorgio dan para pengawalnya ditempatkan di salah satu vila, meski ia bukan
penjudi berat. Gronevelt tahu betul, kapan mesti membuat perkecualian. Ia
pernah menolak berbagai kalangan menggunakan vilanya - politisi-politisi
terkemuka, raksasa keuangan, bintang-bintang film paling terkenal di
Hollywood, wanita-wanita cantik yang pernah tidur bersamanya, teman-teman
pribadinya, bahkan Pippi De Lena. Tapi ia bersedia merelakan vilanya untuk
Giorgio Clericuzio, meski ia tahu bahwa Giorgio memiliki selera yang kaku dan
tidak benar-benar menyukai kemewahan luar biasa. Ditinjau dari berbagai
sudut, salah bertindak sedikit saja bisa membawa akibat kelak.
Mereka bertemu di vila Giorgio. Gronevelt, Pippi, dan Giorgio. ..
Gronevelt menjelaskan situasinya. "Sang gubernur bisa menjadi aset yang
sangat berharga bagi kalian," katanya. "Kalau dia mau bangkit lagi, dia bisa
men- capai puncak. Mula-mula menjadi senator, lalu presiden. Kalau itu terjadi,
kalian bisa berharap judi olahraga disahkan di seluruh negara. Nilainya miliaran dolar
bagi Keluarga kalian, dan semuanya adalah uang sah. Menurutku, kita harus
membantunya." Uang sah jauh lebih berharga daripada uang kotor.
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir Tapi Giorgio tidak pernah tergesa-gesa mengambil keputusan. Itu salah satu
segi positif dirinya. "Apa Gubernur tahu kau bekerja bersama kami?"
"Dia tidak tahu pasti," sahut Gronevelt. "Tapi dia tentu sudah mendengar
desas-desus: Dan dia bukan orang bodoh. Aku pernah melakukan beberapa hal
untuknya yang dia tahu pasti tak mungkin kulakukan dengan usahaku sendiri. Dia
pandai. Dia hanya berkata akan mencalonkan diri lagi kalau anak itu mati. Dia
tidak memintaku melakukan apa pun. Dia penipu yang cerdik. Sebenarnya dia
tidak terlalu mabuk ketika bicara begitu. Kurasa dia sudah mengetahui
semuanya. Kesedihannya murni, tapi juga dilebih-lebihkan. Dia tidak tahu
bagaimana harus membalas dendam, tapi dia merasa aku bisa melakukan
sesuatu! Dia menderita, tapi juga menyusun rencana." Ia diam sejenak. "Kalau
kita membantunya, dia akan mencalonkan diri menjadi senator, dan dia akan
berpihak pada kita."
Giorgio mondar-mandir dengan gelisah di ruangan itu, menghindari patung-
patung di tumpuannya dan Jacuzzi bertirai yang pualamnya bersinar di baliknya.
Ia berkata pada Gronevelt, "Kau menjanjikan itu padanya tanpa menanyakan
pada kami dulu?" "Ya," sahut Gronevelt. "Masalahnya, aku harus membujuknya. Aku harus
mengiyakan dengan tegas, agar dia merasa masih punya kuasa. Bahwa dia masih
bisa menyebabkan hal-hal terjadi, sehingga dia kembali ingin berkuasa."
Giorgio mendesah. "Aku benci bagian ini," katanya.
Pippi tersenyum. Giorgio memang munafik- Ia
pernah membantu menghapuskan seluruh Keluarga Santadio dengan keganasan
yang membuat bangga ayahnya, sang Don.
"KuraSa kita membutuhkan keahlian Pippi dalam hal ini," kata Gronevelt. "Dan
kurasa sudah waktunya Cross bergabung dengan Keluarga kalian."
Giorgio menatap Pippi. "Menurutmu Cross sudah siap?" tanyanya.
"Dia sudah punya dasar-dasarnya," sahut Pippi. "Sekarang dia sudah harus mulai
mencari nafkahnya." "Tapi maukah dia melakukannya?" tanya Giorgio. "Ini langkah besar."
"Aku akan bicara padanya," kata Pippi. "Dia pasti mau."
Giorgio beralih pada Gronevelt. "Oke, kita membantu sang gubernur, tapi
bagaimana kalau nanti dia melupakan jasa kita" Kita mengambil risiko sia-sia.
Sang gubernur Nevada kehilangan putrinya yang tewas dibunuh dan dia tidak
berbuat apa-apa. Karena dia tidak punya keberanian."
"Dia berani berbuat sesuatu. Dia datang padaku," kata Gronevelt. "Aku sudah
dua puluh tahun berbisnis dengannya. Kujamin dia akan berhasil kalau ditangani
dengan baik. Dia tahu liku-likunya; dia sangat cerdas."
Giorgio berkata, "Pippi, buatlah semuanya seperti kecelakaan biasa. Ini pasti
akan menjadi berita besar. Kita tak ingin sang gubernur disindir-sindir oleh
musuh-musuhnya ataupun media massa."
"Ya," kata Gronevelt. "Jangan sampai sang gubernur dikaitkan dengan hal itu.
Ini sangat penting."
"Mungkin ini terlalu ruwet untuk Cross, sebagai pengalaman pertama," kata
Giorgio. 272 : "Tidak, ini sangat tepat untuknya," bantah Pippi. Mereka tak bisa mengajukan


Godfather Terakhir The Last Don Karya Mario Puzo di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

keberatan. Pippi-lah komandan di lapangan. Ia telah membuktikan kecakapannya
Ben99 ebooks collection Mar a i r o o P uzo z o - G o G d o fat a her r T erak a h k ir dalam banyak operasi semacam ini, terutama dalam perang besar melawan
Keluarga Santadio. Ia sering mengatakan pada Keluarga Clericuzio, "Aku
mempertaruhkan diriku. Kalau aku gagal, aku ingin penyebabnya adalah
kesalahanku sendiri, bukan kesalahan orang lain."
Giorgio bertepuk tangan. "Oke, kita laksanakan. Alfred, bagaimana kalau besok
pagi kita main golf" Besok malam aku harus ke LA. untuk urusan bisnis, dan
Kitab Tapak Geni 1 Wiro Sableng 190 Sabda Pandita Ratu Penyakit Sickness 1
^