Pencarian

Rahasia Iblis Cantik 7

Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long Bagian 7


menatap langit. Sambil tersenyum dia berkata, "Kemudian
para pesilat tangguh itu karena sebuah buku yang bernama
Tian-wu Shen-jing, lalu mereka saling memperebutkannya. Li
Hui Jun dan Li Yi Jun pasti adalah orang yang mati lebih awal
kemudian Shao Lin Pai dan Wu Dang Pai keluar untuk
meredakan keributan ini. Apakah benar?"
395 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Sebenarnya masih banyak yang harus diceritakan lagi oleh
Mei San Si tapi Tao Chun-chun sudah menjelaskan
semuanya. Dia hanya bengong, dengan cepat Mei San Si
menyambung lagi, "Setelah Li bersaudara mati, buku Shen
Jing setelah melalui beberapa tangan orang yang saling
bunuh, akhirnya jatuh ke tangan 2 pesilat tangguh yang
datang dari Tian Chang Pai. Tapi terlihat oleh pesilat pefdang
yang datang dari Kun Lun Pai. Begitu pesilat pedang Kun Lun
Pai merebut kitab Shen Jing itu, pengawas Shao Lin yaitu
Biksu Wu Xiang dan ketua Wu Dang Pai, Pendeta Li Qing
bersama-sama menggali buku ini dari dalam tanah dan
mendapatkan Tian-wu Shen-jing yang tersimpan di sebuah
kotak dan mereka berjanji l tahun kemudian di Shao Lin Song
Shan akan mengadakan sebuah rapat untuk memperebutkan
buku itu. Waktu itu, ilmu silatnya yang tertinggi, sehingga dia
bisa mendapat buku itu, karena hanya dengan cara begitu,
baru bisa menghentikan pertikaian yang seharusnya tidak
perlu terjadi." Liu He-ting diam-diam memuji dan berkata, "Shao Lin, Wu
Dang, kedua perkumpulan ini benar-benar tidak sama dengan
perkumpulan yang lain."
Tapi Mei San Si berkata lagi, "Pendeta Li Qing dan Biksu
Wu Xiang memang orang yang terkuat waktu itu, ditambah
lagi Shao Lin dan Wu Dang adalah perkumpulan besar. Murid-
murid mereka sangat banyak karena itu tidak ada seorang pun
yang berani membantah perkataan kedua pendeta dan biksu
ini. Tapi masih ada satu pertanyaan lagi...."
Tao Chun-chun menatap langit, sambil tertawa dia berkata,
"Selama setahun itu siapa seharusnya yang menyimpan Tian-
wu Shen-jing?" Tao Chun-chun mengatakan hal ini. Dia seperti menyambung cerita Mei San Si tapi juga seperti bertanya
396 Dewi KZ http://kangzusi.com/
kepada Mei San Si, juga seakan bertanya kepada dirinya
sendiri. Mata Mei San Si tampak terang tapi Tao Chun-chun sudah
menyambung dan berkata, "Pendeta Qi Ling...."
Mei San Si memukul lututnya dan berkata, "Betul, waktu itu
pesilat-pesilat tangguh yang ada di sana bersepakat
menyerahkan buku rahasia itu kepadanya dan membiarkan
dia yang menyimpan buku rahasia itu. Karena waktu itu suara
dukungan dan namanya lah yang paling tinggi. Walaupun ada
orang yang tidak setuju, tapi mereka juga tidak berani
mengeluarkan pendapat."
Melihat sikap Mei San Si terlihat dia sangat senang. Tao
Chun-chun tertawa kemudian berkata, "Mungkin Wan Sheng
Shen Dao, Tuan Bian adalah murid Wu Dang yang tidak
menjadi biksu!" Mei San Si terpaku lagi. Tao Chun-chun tertawa dan
berkata, "Coba kau tebak, mengapa aku bisa tahu kali ini"
Karena aku melihat sikap dan. bahasamu seperti senang
karena menyebut nama Wu Dang."
Mei San Si memegang jenggotnya dan tertawa terbahak-
bahak, "Kali ini tebakanmu salah!" Dia terus tertawa dan
berkata lagi, "Ternyata orang sepintarmu juga bisa salah."
Hati Liu He-ting bergerak, Tao Chun-chun berhenti tertawa.
Mei San Si berkata lagi, "Kalau buku ini diserahkan kepada
biksu Wu Dang, Shao Lin Pai pasti tidak akan terjadi begitu
banyak orang yang mati, hanya sayangnya ketua Shao Lin
tidak datang sendiri. Kalau tidak, Pendeta Li tidak akan
bisa...." Liu He-ting bersuara 'Oh'. Tao Chun-chun tertawa. Mei San
Si berkata lagi, "Setelah satu tahun berlalu, banyak orang
persilatan datang ke Song Shan. Ada yang ingin merebut buku
rahasia itu, ada juga yang hanya ingin melihat keramaian di
397 Dewi KZ http://kangzusi.com/
sana karena itu sebelum tiba harinya, lembah itu sudah penuh
sesak dengan orang-orang persilatan."
Tiba-tiba dia tertawa lagi, kata-katanya terdengar sangat
santai, "Hanya dalam waktu beberapa hari saja orang-orang
berilmu silat, ada yang berkenalan dengan banyak orang, ada
pemuda pemudi yang mencairkan dendam lama. Yang paling
lucu adalah ada yang datang sendiri atau ikut dengan ayah
dan ibu pergi ke sana. Mereka malah mendapatkan jodoh
yang bagus." Liu He-ting berpikir, "Sem.ua hal tentu ada untung ruginya,
salah satunya adalah banyak pemuda pemudi yang mendapat
jodoh, tapi apakah ada hal mesum yang terjadi?"
Liu He-ting bertanya, "Rapat untuk memperebutkan buku
itu pasti berlangsung sangat ramai, hanya sayang aku
terlambat lahir dan tidak bisa melihat keadaan waktu itu."
Dia menarik nafas, seperti merasa menyesal. Tapi Mei San
Si tertawa dingin lagi dan berkata, "Kali itu rapat
memperebutkan buku rahasia itu walaupun berlangsung
sangat ramai tapi tidak sempurna. Sampai hari H nya, semua
orang terkenal di dunia persilatan sudah datang, hanya kurang
satu orang." Dia berhenti sebentar dan tertawa dingin, "Orang ini adalah
orang yang menjaga buku Tian-wu Shen-jing sendiri, yaitu
ketua Wu Dang, Pendeta Li Qing."
Liu He-ting terpaku, Mei San Si berkata lagi, "Waktu itu
semua orang merasa sangat cemas, tapi mereka mengira
dengan nama besar Pendeta Li Qing, dia tidak akan
melakukan hal yang tidak benar dan tidak adil. Setelah lewat
satu hari, semua orang benar-benar mulai terkejut dan marah,
hanya saja di Song Shan mereka tidak berani berbuat terlalu
ribut. 398 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Pada malam ketiga, 4 orang pengurus Song Shan dengan
menunggang kuda pulang dari Wu Dang. Mereka baru tahu
karena buku rahasia itu, Pendeta Qi Ling melarikan diri.
Setelah mendapatkan kabar itu, Biksu Wu Xiang yang
biasanya selalu sabar benar-benar sangat marah, dia
mengumpulkan semua perkumpulan yang ada di dunia
persilatan dan mulai mencari Pendeta Qi Ling, ilmu pedang
Wu Dang yang tadinya sangat terkenal, sekarang nama
baiknya turun dengan drastis."
Liu He-ting menarik nafas, dia sangat menyayangkan hal
itu. Tapi Tao Chun-chun malah tertawa dan berkata, "Dunia ini
sangat luas, tempat rahasia pun sangat banyak. Walaupun
semua pesilat tangguh dikerahkan untuk mencari Pendeta Li,
belum tentu mereka bisa menemukannya!"
"Betul, setelah lewat 3-5 bulan, pesilat-pesilat itu mulai tidak
sabar, karena ada pekerjaan lainnya yang harus dilakukan,
maka pencarian yang awalnya berkobar-kobar seperti api
berakhir tanpa ada tindakan apa pun. Musim dingin sudah
berlalu, datanglah musim semi. Musim semi pergi datanglah
musim panas, hanya dalam waktu sekejap mulai terasa udara
yang sejuk. Ternyata musim gugur sudah tiba. Tiba-tiba dari
Wu Dang disebarkan undangan ke seluruh dunia persilatan,
undangan itu berisi ajakan untuk semua orang dunia
persilatan, yaitu pada bulan 8 tangal 15 yaitu pada hari Tiong
Qiu untuk pergi ke Wu Dang mengikuti acara 'Keramaian
Chrysan Kuning'. Dan yang menyebarkan undangan itu tak
lain adalah Pendeta Li Qing!"
Liu He-ting terkejut, hal yang terjadi di dunia persilatan
selalu menyebabkan gelombang dan penipuan, hal seperti ini
benar-benar di luar dugaan Liu He-ting sendiri, pesilat-pesilat
yang ada pada waktu itu setelah mendengar kabar ini, mereka
pun kaget, tidak ada seorang pun yang tahu apa maksud
Pendeta Li Qing sebenarnya."
399 Dewi KZ http://kangzusi.com/
"Begitu undangan itu disebar, semua pendekar yang ada di
dunia persilatan langsung meninggalkan kepentingan mereka
yang lain dan segera pergi ke Wu Dang. Hanya dalam waktu
singkat jalanan menuju Wu Dang penuh sesak, debu-debu
yang ada di jalanan menuju Wu Dang, angin di bulan Agustus
sekalipun tidak bisa meniup debu-debu itu hingga hilang,
dalam ratusan tahun ini di dunia persilatan tidak ada yang bisa
membuat geger seperti ini."
Mei San Si menceritakan semuanya dengan sangat teratur.
Liu He-ting mendengarkan dengan sangat teliti. Terdengar Mei
San Si berkata lagi, "Hari Tiong Qiu tiba, bulan bersinar sangat
terang. Sinar bulan menyinari batu Jie Jian, membuat air yang
masuk ke dalam kolam Jie Jian tampak berkilauan. Tempat itu
dipenuhi dengan pendekar-pendekar yang duduk berkelompok
yang terdiri dari 3-5 orang. Biasanya gunung itu sepi,
sekarang dipenuhi dengan suara tawa dan pertanyaan yang
sudah lama ingin mereka tanyakan."
Mei San Si berhenti sejenak, kemudian berkata lagi, "Di
atas gunung tiba-tiba terdengar suara lonceng yang jernih,
suara lonceng belum berhenti, suara gurau dan tawa sudah
tidak terdengar lagi. Dari sebuah batu besar yaitu di batu Jie
Jian berdirilah seorang pendeta yang rambutnya digelung
tinggi, bajunya seperti bulu dan berjenggot panjang. Angin
gunung meniup bajunya dan tampak berkibar-kibar. Dilihat
dari bawah dia seperti bersiap terbang ke atas langit!"
Mei San Si terbatuk dan melanjutkan lagi, "Orang ini
mungkin adalah pengawas Wu Dang, yaitu Pendeta Li Qing.
Tapi pendekar-pendekar yang ada di bawah gunung tidak
suka dan marah kepadanya. Sekarang mereka terkejut
melihat sikapnya, setelah terdiam agak lama, ada 1-2 orang
yang mulai mengeluarkan suara dari sudut, mereka adalah
orang yang tidak suka dan menghina kepadanya. Tapi
Pendeta Li Qing seperti tidak mendengar dan tidak peduli,
400 Dewi KZ http://kangzusi.com/
malah dengan tenang dia tertawa lalu berkata, Tahun lalu
dalam rapat Song Shan karena aku ada keperluan mendadak
harus berangkat ke tempat jauh, membuat semua orang tidak
senang, ini benar-benar salahku. Aku minta maaf.' Dia
memberi hormat kepada semua orang, tawanya tidak pernah
berhenti." Mei San Si tertawa dingin lagi. Tawa dingin yang begitu
seram datang dari mulut orang seperti Mei San Si seorang
yang sangat terbuka, benar-benar terasa tidak seimbang,
apalagi dia sering tertawa dingin, membuat suaranya menusuk
telinga. Tapi dia tetap bercerita sambil tertawa dingin. Dia
berkata lagi, "Pendeta Qi Ling dengan beberapa kata ini dan
dengan suara tawanya ingin menghapus semua kebencian
orang dunia persilatan kepadanya. Itu pasti tidak mungkin
karena itu begitu kata-katanya baru selesai, suara tawa dan
kata-kata cemoohan keluar beberapa kali lipat lebih tajam
daripada tadi. Tapi dia tetap dengan tertawa berkata, 'Aku
tahu aku telah salah dan berdosa kepada kalian, karena itu
hari ini aku mengundang kalian datang kemari...." Waktu itu di
bawah ada yang membentak, 'Bagaimana caramu menebus
dosa"' Pendeta Qi Ling menjawab lagi, 'Dalam beberapa bulan ini
aku sudah menyalin buku Tian-wu Shen-jing dengan jumlah
tiga puluh enam buah. Karena itu pada hari Tiong Qiu ini aku
akan membagikan ke-36 buku ini kepada orang yang berilmu
silat tinggi dan bernama baik!"
Liu He-ting terpaku lagi, masalah terus berubah-ubah,
sekarang malah berubah seperti ini, dia benar-benar dia tidak
menyangkanya sama sekali. Pada akhinya apa yang akan
terjadi, dia tidak bisa menebaknya karena itu dia mulai sadar
kalau pengalamannya di dunia persilatan benar-benar nol.
Karena itu dia mulai memperhatikan hal yang dulu tidak
pernah perhatikan dan mulai bertambah waspada!
401 Dewi KZ http://kangzusi.com/
"Kata-kata Pendeta Li Qing keluar begitu saja, para
pendekar yang ada di bawah batu tinggi itu segera bergerak.
Banyak yang curiga ada pula yang terkejut. Mereka bertanya,
'Apakah betul semua itu"'
'Aku tidak akan berbohong!' Lengan bajunya tampak
berkibar, dari belakang batu tinggi itu muncul 72 pendeta
berbaju ungu. Yang satu orang membawa kotak."
Mata Tao Chun-chun berputar dan bertanya, "Apakah
pendeta-pendeta berbaju ungu itu adalah murid yang paling
terkenal yang disebut dengan 'murid si baju ungu?"
Mei San Si mengangguk dan menjawab, "Betul, pendeta
berbaju ungu adalah penjaga pendeta murid baju ungu yang
ada di kuil Zhen Wu di Gunung Wu Dang. Waktu itu ada
orang-orang dunia persilatan yang ingin merebut barang yang
ada di dalam kotak itu tapi begitu melihat murid Wu Dang
berbaju ungu itu, mereka segera mengurungkan niatnya.
Karena mereka tahu kalau murid-murid berbaju ungu itu
adalah murid terkuat di Wu Dang.
Pendeta Li Qing berkata lagi, "Di tangan murid-murid Wu
Dang ini, kecuali 35 buku yang kutulis sendiri, satu lagi adalah
yang asli. Jika kalian tidak percaya padaku, kalian boleh
mencocokkan isinya maka kalian akan tahu mana yang asli
dan mana yang disalin. Sekarang pendekar-pendekar itu tidak
mencurigai kata-kata Pendeta Li Qing lagi. Tapi mereka juga
mulai menebak dengan cara apa mereka membagi buku-buku
Tian-wu Shen-jing itu?"
Tao Chun-chun berkata dengan pelan, Tujuh ketua
perkumpulan masing-masing mendapatkan satu. Sisanya ada
29 buku, dan buku-buku itu didapatkan dengan cara bertarung
antar semua pendekar...."
Dengan aneh Mei San Si mengangguk. Dia belum


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

menjawabnya, Liu He-ting menarik nafas dan berkata, "Buku
402 Dewi KZ http://kangzusi.com/
rahasia itu ingin dimiliki semua orang, satu saja sudah
membuat dunia persilatan menjadi gempar. Sekarang ada 36
buku, bukankah hal ini malah akan membuat orang dunia
persilatan bertambah kacau?"
Mei San Si tertawa dingin lagi dan berkata, "Seperti yang
Nona Tao katakan, ke-36 buku itu setelah dibagi, sisanya ada
29 dan itu segera memancing ribuan orang bertarung mati-
matian!' Liu He-ting tidak ingin bertanya kelanjutannya, tapi akhirnya
dia bertanya juga, "Lalu bagaimana?"
Mei San Si menatap langit dan menarik nafas, dia berkata,
"Setelah bertarung antara hidup dan mati, 29 pemenang
memiliki 29 buku Tian-wu Shen-jing yang ditulis dengan oleh
Pendeta Li Qing. Siapa nama 29 orang itu" Orang yang
memaparkan cerita ini tidak memberitahukanya kepadaku,
maka aku pun tidak bisa memberitahumu. Yang penting ke-29
orang itu adalah pesilat paling tangguh di dunia persilatan, tapi
keberhasilan mereka didapatkan dari darah dan daging orang
lain!" Angin meniup pepohonan, matahari tanipak lebih tinggi.
Mei San Si sudah bercerita selama 1 jam, dia sudah
menyelesaikan semua cerita tentang asal usul Tian-wu Shen-
jing. Liu He-ting dengan teliti mendengar semuanya. sekarang
apa rahasia Tian-wu Shen-jing sebenarnya" Walaupun orang
tahu tentang Tian-wu Shen-jing yang sangat dahsyat, tapi
tidak ada seorang pun yang berani melatih ilmu ini" Mengenai
pertanyaan ini, Liu He-ting tidak bisa menjelaskannya!
Dia melihat Tao Chun-chun dan Mei San Si, sepertinya
mereka ingin menyampaikan sesuatu. Segera Liu He-ting
berkata, "Kakak Mei, sejak tadi kau terus bercerita, tapi
sampai sekarang aku masih belum mengerti!"
403 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Mei San Si memegang janggutnya dan berkata, "Kau tidak
mengerti tentang apa" Apakah aku belum jelas menceritakan
semuanya" Aku sudah menceritakan apa yang kudengar dari
orang lain, tidak ada satu pun yang tertinggal."
Liu He-ting tersenyum dan berkata, "Kakak Mei, ceritamu
memang seru, tapi buku tentang Tian-wu Shen-jing ini begitu
bagus, mengapa tidak ada orang yang berani melatihnya"
Sejak tadi aku tidak mengerti, apakah Pendeta Li Qing sudah
menghancurkan Tian-wu Shen-jing yang asli atau hanya di
bagian yang terpenting saja dia menghapusnya, sehingga ke-
36 orang ini termakan tipuannya. Orang yang berada di sekitar
mereka melihat senior mereka menjadi seperti itu sehingga
tidak ada seorang pun berani melatih ilmu ini lagi!"
Mei San Si tertawa dan menjawab, "Kata-katamu betul tapi
juga ada yang salah. Ke-35 buku yang ditulis dengan tangan
memang persis sama dengan buku aslinya. Orang yang
mendapatkan Tian-wu Shen-jing dalam beberapa tahun
mereka sudah menghilang, tidak ada seorang pun yang tahu
mereka pergi ke mana. Ada yang mati di tangan musuh atau
ada yang lainnya tidak ada yang tahu. Mereka yang
mempunyai kemampuan ilmu silat lebih rendah tidak ada yang
tahu mereka menghilang ke mana. Akhirnya ada yang
memberitahu, setelah melatih ilmu yang terdapat di dalam
buku rahasia ini, pasti akan berakhir kematian."
Kedua mata Liu He-ting membesar dan bertanya,
"Mengapa?" Mei San Si menggelengkan kepalanya dan pelan-pelan
menjawab, "Kalau mengatakan alasannya, malah akan
membuat orang menjadi tidak percaya - "
Tiba-tiba dia berteriak, "Nona Tao!"
Mata Tao Chun-chun penuh dengan kesedihan yang tidak
bisa diungkapkan. 404 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tao Chun-chun memegang dadanya, bibirnya tampak
bergerak-gerak seperti ingin mengatakan sesuatu, tapi dia
tidak mengucapkannya, tubuhnya yang ramping sudah terlihat
lemas dan dia pun terjatuh ke bawah. Matahari bersinar
dengan terang, menyinari bajunya yang berwarna merah
seperti darah, juga menyinari wajahnya yang pucat seperti
sudah mati. Liu He-ting melihat perubahan mendadak ini, dia
kaget sampai terbengong-bengong, setelah sadar dengan
cepat dia mendekati Tao Chun-chun dan memanggil-manggil,
"Chun-chun bangunlah, Chun-chun, ini aku.... Chun-chun ada
apa denganmu.... apakah kau.... kau.... apakah.... apakah....?"
Liu He-ting terus memanggil-manggil, biasanya Liu He-ting
adalah orang yang tenang dan bisa menguasai diri, sekarang
dia tampak kebingungan, Liu He-ting terus memeluk Tao
Chun-chun, juga mengsok-gosok nadinya. Tapi dengan cara
apa pun tidak bisa membuat wajah Tao Chun-chun yang pucat
menjadi memerah. Liu He-ting merasa Tao Chun-chun yang biasa tampak
sehat dan cantik, kulitnya lembut dan bila dipegang halus
seperti permukaan batu giok, sekarang Liu He-ting merasa
kulit Tao Chun-chun lembek dan mengendur, kemudaannya
seperti hilang darinya! Rasa kaget dan ketakutan yang tidak bisa dilukiskan seperti
petir yang lewat dan menyambar ke tubuh Liu He-ting. Dia
tidak bisa berpikir mengapa Tao Chun-chun bisa menjadi
seperti itu, terpaksa dia membopong Tao Chun-chun menuju
kamar pengantin mereka, lalu pelan-pelan meletakkannya di
atas tempat tidur yang lembut. Terlihat mata Tao Chun-chun
yang tadinya terpejam mulai membuka sedikit demi sedikit!
Liu He-ting merasa sangat senang, segera dia bertanya,
"Chun-chun, apakah kau merasa agak baikan" Beritahu
kepadaku apa yang kau rasakan...."
405 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Terlihat Tao Chun-chun mulai membuka matanya dan
memejamkannya lagi, bibirnya yang pucat tampak bergerak,
dia berkata dengan tidak jelas, "Jangan.... tinggalkan....
aku...." Liu He-ting segera mengangguk dan berkata, "Betul, betul,
aku tidak akan meninggalkanmu...."
Suaranya belum habis tapi dari sudut matanya tampak ada
air mata ketakutan! Mei San Si yang polos dan tidak banyak berpikir itu, masuk
menerobos ke dalam kamar, dia berdiri di belakang Liu He-
ting dan melihat keadaan Tao Chun-chun yang terbaring di
tempat tidur, dia terpaku melihat keadaan Tao Chun-chun, lalu
dia berkata pada dirinya sendiri, "Apa yang terjadi" Apakah
Nona Tao pun berlatih ilmu Tian Wu Shen Qing"...."
Tiba-tiba Liu He-ting membalikkan badannya dan menangkap pundak Mei San Si dan berkata, "Apa yang kau
katakan berusan?" Mei San Si tampak mengerutkan alisnya dan pelan-pelan
menjawab, "Orang yang mempelajari ilmu silat Tian Wu Shen
Qing dalam kurun waktu 1 tahun bahkan ada 3-4 kali akan
kehilangan ilmu silatnya dengan tiba-tiba, keadaan mereka
sama seperti keadaan Nona Tao sekarang...."
Liu He-ting tampak melotot dia belum sempat mengatakan
apa pun, Mei San Si sudah berkata lagi, "Pendekar-pendekar
yang pernah berlatih ilmu yang ada di dalam buku Tian Wu
Shen Qing itu sering kehilangan ilmu silat mereka bahkan ada
yang dibunuh oleh musuh mereka dengan kemampuan ilmu
silat lebih rendah. Semua ini dikarenakan dalam kurun waktu 1
tahun itu ada 3-4 kali mereka akan kehilangan ilmu mereka,
keadaan ini sering terjadi dengan tiba-tiba, tidak pernah ada
gejala apa pun, dan waktu hilangnya ilmu silat ini tidak dapat
dipastikan. Kalau tidak berhati-hati dia akan menjadi iblis!
406 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Orang yang sudah berlatih ilmu Tian Wu Shen Qing juga tidak
boleh berhenti di tengah jalan!"
Mei San Si menghentikan ucapannya sebentar, segera dia
melanjutkan lagi, "Terakhir orang-orang dunia persilatan baru
tahu kalau orang yang tiba-tiba menghilang itu pasti karena
orang itu telah berlatih ilmu dari Tian Wu Shen Qing, orang-
orang yang telah mengetahui perubahan yang menakutkan ini
dengan terpaksa mereka harus mencari gua yang ada di
dalam hutan supaya bisa terus berlatih, orang yang sudah
berlatih ilmu ini bisa terbunuh, karena pada saat mereka
bertarung mereka bisa kehilangan ilmu silatnya dengan tiba-
tiba. Hal ini terus berlangsung hingga 40 tahun lamanya, dan
sesudah 40 tarmn mereka baru benar-benar bisa menguasai
ilmu Tian Wu Shen Qing. Pendekar-pendekar dunia persilatan
walaupun merasa iri pada orang yang bisa berlatih ilmu Tian
Wu Shen Qing tapi tidak ada seorang pun yang ingin
melatihnya, kecuali hanya orang gila!"
Liu He-ting dengan terpana mendengarkan semuanya lalu
matanya tampak berputar, dia melihat Tao Chun-chun yang
masih tidak sadarkan diri. Apa yang sedang dipikirkannya
sekarang" "Pendeta Li Qing juga sudah berlatih ilmu ini dia tahu
dengan perubahan yang menakutkan ini, dia tidak bisa
menjelaskannya, karena itu dia meyakinkan kalau Tian Wu
Shen Qing terdiri dari 35 buah dan dibagikan kepada 35 jago
silat yang paling tangguh, dan membiarkan mereka secara
bersama-sama berlatih ilmu ini dan Pendeta Li Qing ingin tahu
apakah hal ini juga akan menimpa pada mereka" Dia pun
ingin tahu apakah setelah para pendekar tangguh yang
mendapatkan perubahan yang menakutkan ini, mereka
mempunyai cara untuk mengatasinya" Ternyata Pendeta Li
Qing sangat licik, tapi dia tetap merasa kecewa karena sampai
saat ini belum ada cara untuk mengatasinya. Dengan terpaksa
407 Dewi KZ http://kangzusi.com/
dia harus melatih ilmu ini selama 40 tahun lamanya. Siapa pun
tidak ada orang yang bisa bertahan melewati kesedihan dan
keterkejutan yang terjadi dalam dirinya selama 40 tahun."
Mei San Si melihat Tao Chun-chun yang wajahnya masih
pucat lalu dia berkata, "Karena inilah maka 7 ketua
perkumpulan sebelum meninggal meninggalkan pesan untuk
murid-muridnya supaya jangan berlatih ilmu Tian Wu Shen
Qing. Semenjak itu banyak pendekar muda yang menemukan
mayat-mayat yang telah membusuk dan tulang belulang di
dalam gua atau di pinggir danau. Wajah mereka terlihat
menakutkan berarti sebelum mereka meninggal mereka
merasa kesakitan, di sisi tulang belulang dan mayat mereka
sering ditemukan pesan tertulis mereka, anehnya mereka pun
menulis, 'jangan berlatih ilmu Tian Wu Shen Qing.'."
Mei San Si menarik nafas dan melanjutkan lagi, "Mayat dan
tulang belulang itu ada yang ditemukan di batu Jie Jian, di
gunung Wu Dang, mereka tak lain adalah para jago silat yang
berhasil mendapatkan buku rahasia Tian Wu Shen Qing yang
menghilang secara tiba-tiba, walaupun keadaan sudah seperti
itu tapi orang-orang dunia persilatan tetap mencari dan
memperebutkan buku Tian Wu Shen Qing itu, 20 tahun
kemudian Biksu Tian Xi pengurus perpustakaan Shao Lin
menyalinnya menjadi beribu-ribu buku dan memberikannya
kepada siapa pun yang menginginkannya. Dan Tian Wu Shen
Qing pun menjadi rahasia umum, akhirnya orang-orang
persilatan mengetahui keanehan ini dan sudah puluhan tahun
ini tidak ada seorang pun yang berani berlatih."
"Selain tidak berani berlatih bahkan untuk melihatnya pun
mereka tidak berani. Di dunia persilatan yang tua
mengingatkan kepada yang muda supaya jangan berlatih ilmu
Tian Wu Shen Qing. Tadi aku menyebutkan isi buku Tian Wu
Shen Qing supaya si baju putih pergi dari sini. Sebenarnya
tujuanku hanya itu!"
408 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Mata Liu He-ting terus melihat Tao Chun-chun, kecurigaannya kepada Tao Chun-chun semakin banyak,
sampai sekarang Liu He-ting tidak tahu dengan jelas
identitasnya, bahkan Liu He-ting tidak mengenal sifat asli Tao
Chun-chun. Tapi semua ini tidak akan mengurangi rasa
sayangnya kepada Tao Chun-chun. Liu He-ting teringat
seumur hidup harus dilewatkannya bersama dengan orang
yang tidak dikenalnya, dalam hatinya timbul rasa gentar, dia
pun menarik nafas panjang.
Wan Sheng Shen Dao, Bian Ao-tian dan pendekar-
pendekar yang masih belum pergi dari sana mendengar kalau
istri yang baru dinikahi oleh Liu He-ting tiba-tiba sakit berat,
mereka tergesa-gesa mendatangi kamar Liu He-ting untuk
menengok keadaan Tao Chun-chun. Dari para tamu itu ada
yang mengerti ilmu kedokteran, tapi tidak ada yang bisa
memeriksa penyakit apa yang sedang diderita oleh Tao Chun-
chun. Dan dari ucapan sebagian pesilat yang berpengalaman,
pada saat melihat keadaan Tao Chun-chun walaupun mereka
merasa curiga tapi mereka tidak bisa membuktikan kecurigaan
mereka akhirnya mereka hanya memandang satu sama
lainnya dengan pandangan yang mengandung arti sesuatu.
Matahari mulai terbenam. Kamar pengantin hingga
menjelang sore akhirnya hanya tinggal Liu He-ting di sana.
Keadaan kamar pengantin masih seperti kemarin, semua
terasa begitu indah, tapi sekarang ini suasana di kamar
pengantin tidak seindah kemarin. Liu He-ting menyuruh para
pelayan pergi dari kamarnya. Dia memasang lampu dan
mengatur cahayanya supaya bersinar dengan sorot kecil.
Kemudian dengan rasa cemas, takut, dan banyak pertanyaan
menggantung di dalam pikirannya, dia duduk di sisi Tao Chun-


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

chun. 409 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Cahaya lampu yang redup menyinari wajah Tao Chun-chun
yang pucat, malam semakin larut, sampai sekarang Tao
Chun-chun belum sadar juga!
Tubuh Tao Chun-chun tampak bergerak-gerak, wajahnya
berkerut, seperti kesakitan. Hati Liu He-ting pun ikut merasa
sakit, dengan pelan Liu He-ting memegang tangan Tao Chun-
chun. Tampak rasa sakit Tao Chun-chun bertambah, bibirnya
sering mengeluarkan suara rintihan dan erangan, "Guru.... kau
begitu.... sadis.... Chun-chun.... aku.... aku bersalah....
kepadamu.... bunuh.... bunuh...."
Hati Liu He-ting bergetar, tangannya memegang lebih erat
lagi tangan Tao Chun-chun, dengan lembut dia berkata,
"Chun-chun, apakah kau merasa agak baikan" Apa yang
sedang kau pikirkan" Beritahu semuanya kepadaku."
Tapi mata Tao Chun-chun tetap terpejam rapat. Sedangkan
mulutnya masih merintih kesakitan dan sering berkata,
"Bunuh.... bunuh.... Chun-chun.... maafkan aku...."
Tiba-tiba dia tertawa seperti orang gila dan berkata lagi,
"Nomor satu di dunia ini.... Ha ha ha.... nomor satu di dunia
ini.... Ha ha ha...."
Liu He-ting dengan kaget terus memegang tangan Tao
Chun-chun, semakin lama dia merasa telapak tangannya
mulai dingin sama seperti tangan Tao Chun-chun. Dia mulai
bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, "Siapakah sebenarnya
Tao Chun-chun" Siapakah dia sebenarnya" Ada berapa
banyak masalah yang disembunyikannya dari diriku" Ada
berapa rahasia yang tersimpan di dalam hatinya" Dia.... dia,
apakah dia bukan Tao Chun-chun?"
Hati Liu He-ting terasa sakit, pikirannya kacau, dia berpikir
terus. Angin berhembus di luar jendela. Sepertinya akan turun
hujan. Di malam yang begitu pekat dari luar jendela tiba-tiba
410 Dewi KZ http://kangzusi.com/
ada sehelai kertas yang melayang masuk ke dalam kamar,
dan berhenti di depan Liu He-ting!
Begitu Liu He-ting membaca isi kertas itu, dia mersa sangat
kaget dan segera berdiri, dia berlari ke depan jendela, lalu
membentak, "Siapa kau?"
Di luar jendela terlihat hujan mulai turun, hujan yang
terbawa angin menerpa jendela kertas itu dan kertas yang
baru ditempel tampak basah. Tidak ada seorang pun di luar
sana. Liu He-ting ingin meloncat dan keluar tapi dia
membalikkan kepalanya dan melihat Tao Chun-chun, akhirnya
dia mengurungkan niatnya. Dia kembali membaca isi kertas itu
tangannya yang terlihat kuat tampak gemetar.
Kertas surat itu berwarna putih, tertulis dengan kaligrafi
yang indah, dan berisi, "Apakah kau ingin tahu identitas istri
yang baru kau nikahi itu" Apakah kau ingin menolong Jiang
Su Hu Qiu, dari keluarga Xi Men" Apakah kau ingin
melepaskan diri dari kesengsaraan ini" Kalau begitu kau
harus datang ke Jiang Su Hu Qiu, keluarga Xi Men, di
belakang kebun di sebelah barat, di luar dinding, terikat seekor
kuda yang bisa melakukan perjalanan jauh, asalkan kau
mengikuti jalan besar lalu mengambil jalan ke selatan, di
sepanjang jalan itu pasti ada orang yang bisa membantumu
mengganti kuda! Bila dalam waktu 1 hari kau bisa tiba di Jiang
Su Hu Qiu, kau akan menemukan sebuah rahasia yang
membuatmu bahkan tidak akan mem-percayainya, dan kau
bisa menolong keluarga Xi Men, dan kau pun bisa terlepas
dari keadaan yang menyiksa ini, kalau tidak.... hidup dan mati
dirimu, kau sendirilah yang bisa menentukannya. Kau harus
cepat berangkat, aku tidak bisa menyertaimu!"
Di bawah surat itu tidak ada tanda tangan, juga tidak tertulis
tanggal, dengan rasa terkejut Liu He-ting membaca habis isi
surat itu. Gemetar di tangannya semakin hebat, dengan
411 Dewi KZ http://kangzusi.com/
bingung dia kembali lagi ke tempat duduknya, wajah Tao
Chun-chun tetap pucat dan kesakitan!
"Siapa yang menulis surat ini" Apakah kata-kata di dalam
surat ini adalah kenyataan?"
Liu He-ting tidak bisa menjawab pertanyaan ini, baginya
sekarang ini hal yang terpenting adalah, "Apakah aku harus
mengikuti petunjuk dalam surat ini" Lalu segera pergi ke Jiang
Su Hu Qiu?" Apa yang terjadi beberapa waktu lalu, mengingat kembali
sifat Tao Chun-chun yang terus berubah.... identitasnya yang
tidak jelas... sakit parah yang tiba-tiba.... Gadis berbaju hijau
yang tiba-tiba menghilang di jalan rahasia bawah tanah....
botol-botol kecil yang berisi darah dan rambut manusia dan
igauan Tao Chun-chun pada saat dia sedang tidak sadarkan
diri.... Liu He-ting segera berdiri, semua alasan tadi
membuatnya ingin segera pergi ke Jiang Su Hu Qiu, dia
membalikkan kepalanya untuk melihat Tao Chun-chun,
wajahnya yang cantik tampak kesakitan, dia merasa sangat
sayang kepada Tao Chun-chun, dia berkata, "Aku tidak boleh
pergi dari sini, aku harus melindunginya! Walau bagaimanapun dia adalah istriku!"
Dia terus mengulang kata-kata itu, "Walau bagaimanapun
dia adalah istriku, dia adalah istriku!" Sewaktu dia sedang
mabuk di penginapan, dia telah membuat kesalahan tapi
menimbulkan perasaan hangat di dalam hatinya. Sekarang
timbul perasaan manis dan juga merasa malu. Waktu itu diam-
diam dia membuka kain merah yang menutupi wajah Tao
Chun-chun, lalu melihat wajahnya yang merah dan matanya
yang bersorot malu. Semalam yang begitu hangat dan manis, waktu lewat
dengan cepat, tapi itu semua sudah cukup untuk Liu He-ting.
Dalam pikiran Liu He-ting ini adalah kenangan manis yang
412 Dewi KZ http://kangzusi.com/
tidak bisa dihapus begitu saja. Semua ini membuat dia duduk
kembali di sisi Tao Chun-chun. Tapi igauan Tao Chun-chun
yang beberapa kali terucap, "Bunuh! Bunuh!" Kata-kata itu
begitu sadis dan menakutkan.
"Dari awal sampai sekarang di dalam hatiku masih tersisa
rasa terkejut yang masih belum dapat dihilangkan, yaitu ingin
menjadi nomor satu di dunia ini, jadi nomor satu di dunia
persilatan!" Liu He-ting merasa hati Tao Chun-chun kejam dan
sadis serta ambisius! Kekejaman dan ambisinya sering keluar tanpa sengaja dari
matanya, tapi dengan cepat sudut mulutnya yang lembut
sudah menutupi semuanya, sekarang....
Liu He-ting mengerutkan dahinya, dia berdiri lagi, lalu
mengencangkan ikat pinggangnya.
"Walaupun ini benar atau bohong, aku tetap akan pergi ke
Jiang Su Hu Qiu untuk melihat semuanya! Biarlah Tao Chun-
chun berada di sini, tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya!"
Dia sudah bertekad di dalam hatinya, karena dia sadar selama
ini sudah sering timbul kecurigaan di dalam hatinya. Dia pun
sadar bila kecurigaan ini terus tersimpan di dalam hatinya,
maka kebahagiaannya seumur hidup akan hancur. Karena
kecurigaan ini akan menjadi musuh terbesar di dalam
perkawinannya! Tiba-tiba Tao Chun-chun mengigau, "He Ting.... jangan
tinggalkan aku.... kau.... kalau kau tidak melindungiku.... aku....
aku, untuk apa aku menikahimu, aku.... aku ingin menguasai
dunia persilatan." Liu He-ting terpaku dan tampak mengerutkan dahinya,
secepat kilat dia berlari ke luar jendela lalu menutupnya
kembali. Kemudian dia berlari ke sebuah rumah kecil yang
letaknya di sebelah kiri lalu dia mengetuk jendela rumah itu.
Terdengar ada suara menyahut dari dalam, Liu He-ting
413 Dewi KZ http://kangzusi.com/
berkata, "Harap Anda bisa mengurus Nona Tao sememtara,
bila terjadi perubahan, tolong beritahukan kepada Tuan Bian!"
Suara sahutan kedua belum terdengar, Liu He-ting sudah
berlari menjauh dari rumah itu. Angin dan hujan terus menerpa
wajahnya, dia melihat lampu redup dari jendela yang
kertasnya baru ditempel. Timbul perasaan dingin dalam
hatinya, rasa ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hal
itu membuatnya lebih cepat berlari keluar dari tempat itu,
matanya tertumbuk pada seekor kuda hitam yang sehat,
pelana berwarna hi tarn. Kuda itu berdiri dengan gelisah di
malam yang gelap dan turun hujan. Liu He-ting tidak ragu lagi
segera dia naik ke atas kuda, dan kuda pun berlari dengan
cepat. Hanya dalam waktu singkat kuda itu telah membawa
Liu He-ting keluar dari kota itu.
Di jalanan tidak terlihat ada seorang pun, kuda itu terus
berlari dengan kencang, Liu He-ting hanya merasakan ada
angin kencang dan air hujan yang dingin yang berjatuhan ke
wajahnya. Sawah dan pepohonan yang berada di sisi jalan seperti
mundur melewatinya. Sekalipun kuda yang ditungganginya
adalah seekor kuda yang kuat tapi bila sudah sampai pada
batasnya dia pun akan kelelahan. Kuda itu mulai berjalan
dengan lambat. Liu He-ting merasa cemas, dia tidak
memikirkan nasib kuda itu, kuda itu dipecutnya dengan sekuat
tenaga, dan timbul bekas pecutan di pantat kuda itu, tak lama
kemudian mengeluarkan darah. Walaupun kuda itu bisa terus
berlari, tapi kelihatannya kuda itu akan segera roboh!
Hujan mulai mengecil, tapi angin malam berhembus
semakin kencang, dalam suasana hening itu hanya terdengar
derap langkah kuda Liu He-ting mengikuti arah angin dan
hujan yang menjauh. Liu He-ting sudah basah kuyup. Di
dalam kegelapan malam itu tidak terlihat ada seorang pun,
tiba-tiba dari dalam hutan terdengar ada seseorang yang
414 Dewi KZ http://kangzusi.com/
berteriak, "Ganti kuda!" Tampak ada seekor kuda yang lewat
di sisi Liu He-ting, dan kuda itu berjalan semakin pelan, Liu
He-ting melihat si penunggang kuda, badannya kurus dan
memakai baju ketat, kepalanya terbungkus dengan kain
berwarna hijau. Tapi wajahnya tidak terlihat jelas. Liu He-ting
bertanya, "Siapa nama kawan" Apa aku boleh mengetahuinya?" Belum selesai dia bertanya si penunggang
kuda itu sudah meloncat dari kudanya dan menghentak,
"Ganti kuda!" Liu He-ting meloncat tinggi, kemudian dia mendarat di
punggung kuda yang dibawa oleh orang itu. Terdengar di
belakangnya orang itu berteriak, "Waktumu tidak banyak lagi
dan perjalanan masih jauh, harap Tuan segera pergi, jangan
sampai terlambat!" Kuda yang baru saja diganti itu melesat meninggalkan
tempat itu jauh di belakangnya. Hujan sudah berhenti, awan
hitam sudah menghilang, bintang-bintang mulai bermunculan,
hati Liu He-ting diliputi banyak pertanyaan, dia tidak bisa
berpikir siapa yang memberikan surat itu"
"Siapakah dia" Mengapa orang itu begitu misterius" Dan
sepertinya kekuasaannya di dunia persilatan sangat kuat, dan
muridnya pun sangat banyak, kalau tidak mengapa dia bisa
menggunakan cara sempurna ini mengganti kudaku?" Dia
terus berpikir, tapi tetap tidak menemukan jawabannya, dia
mengambil nafas dan menghibur dirinya sendiri, "Siapa pun
dia aku tidak peduli, yang penting dia tidak berniat jahat
kepadaku!" Sepanjang perjalanan pikirannya terus berlanjut, bila kuda
yang ditungganginya mulai merasa kelelahan, pasti ada
penunggang kuda berbaju sama dan muncul dari kegelapan
hutan lalu mengganti kudanya, dan kuda yang diganti pun
sama, berwarna hitam, dan penunggang kuda itu tidak bisa
415 Dewi KZ http://kangzusi.com/
terlihat dengan jelas wajahnya, setelah mengganti kudanya
dia langsung pergi meninggalkan Liu He-ting.
Semalaman dia terus menunggang kuda, Liu He-ting sudah
mengganti kudanya sebanyak 4 kali. Dia sudah melewati
banyak desa dan kota, dia sendiri pun tidak tahu sudah
menempuh perjalanan berapa kilometer. Dia hanya merasa di
ufuk timur ada cahaya putih, dan rasa dingin di pagi hari
semakin menusuk. Tidak lama kemudian cahaya mulai terlihat
dengan jelas, dari sawah terdengar nyanyian dan suara orang
mencangkul. Liu He-ting melihat ke sekelilingnya, suasana berwarna
kuning dan kuda yang ditungganginya mulai terlihat lesu,
seharusnya orang yang mengganti kudanya akan segera
muncul, tapi pada suasana begitu terang bagaimana cara
orang itu menutupi identitasnya"
Baru saja dia memikirkan hal ini, terdengar suara derap
kuda, hati Liu He-ting tergerak, dia segera menghentikan
kudanya dan berbalik untuk melihat, terlihat ada 2 ekor kuda
bagus. Kuda-kuda itu berlari di depannya, yang satu tidak ada
penunggangnya sedangkan yang satu lagi terlihat ada
penunggang kuda berbaju hitam, tangan kanannya memegang tali kuda, tangan kirinya menutupi wajahnya
dengan topi caping. Liu He-ting tertawa dingin, sebelum laki-
laki itu membuka mulut, dia sudah meloncat ke atas kuda
yang kosong. Dan dengan cepat dia mencengkram topi caping
orang itu.

Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Laki-laki berbaju hitam itu baru saja selesai bicara, "Ganti
kuda!" Dia merasakan tangannya dicengkram dengan kuat
oleh Liu He-ting, topi caping yang menutupi wajahnya sudah
berada di tangan Liu He-ting. Dia merasa kaget segera dia
memecut kudanya supaya segera berlalu dari sana, tapi Liu
He-ting sudah melihat wajahnya, ternyata dia seperti seorang
perempuan! 416 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Keadaan ini membuat Liu He-ting merasa kaget, dia
berpikir, "Ternyata orang-orang berbaju hitam itu tidak ingin
wajahnya terlihat, karena mereka adalah perempuan,
sebenarnya aku tidak mengenal mereka, untuk apa mereka
menutupi wajahnya?" Di jalan bercabang, terlihat Liu He-ting merasa ragu, kuda
yang ditungganginya terlihat sudah lemas dan akan roboh.
Petani yang sedang bekerja di sawah dengan sorot mata
aneh terus melihatnya tapi Liu He-ting tetap berlari ke arah
selatan dan tiba di sebuah kota agak besar. Dia berjalan di sisi
kota, sama sekali tidak berhenti. Lain kali bila dia harus
mengganti kuda dia tidak perlu melihat wajah si penunggangnya. Tampak di kantong pelana kuda itu ada
sekantong daging yang diasinkan dan masih ada sebotol arak
hangat. Berlari terus di bawah sinar matahari sore, ditambah lagi
tidak perlu melihat orang yang berada di sisinya. Tapi
kecepatan kudanya tidak bisa menyamai kecepatan kuda
kemarin malam. Tapi pada saat mengganti kuda hari akan
terang, dia mendengar ada suara air, ternyata di depan sana
ada sebuah sungai besar yang airnya sedang bergejolak.
Kuda Liu He-ting sudah berlari hingga ke sisi sungai, dia
sedang mencari-cari sebuah perahu untuk menyeberang,
Tiba-tiba di belakangnya ada seseorang yang tertawa,
"Sekarang Tuan sudah berada di Chang Jiang, kota Su Zhou
tidak jauh dari sini, Tuan sudah melakukan perjalanan
panjang, pasti sudah merasa lelah!"
Liu He-ting membalikkan badan, terlihat ada seorang laki-
laki setengah baya yang terlihat terpelajar dan luwes,
badannya sedikit gemuk. Wajahnya tidak berkumis. Dengan
tertawa dia berdiri di belakang Liu He-ting sambil tertawa dia
berkata, "Sungai sangat lebar, kau tidak bisa terbang, lebih
baik lepaskan kuda ini dan naiklah perahu menuju seberang!"
417 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Liu He-ting tertawa, dia turun dari kudanya. Tapi dalam hati,
dia tidak tertawa sama sekali. Sepanjang jalan kuda itu terus
berlari, walaupun ilmu silatnya tinggi, baju yang semalam
dibasahi oleh air hujan baru saja kering, sekarang basah lagi
oleh keringat, sekarang dia mulai merasakan kalau kakinya
lemas dan tubuhnya melayang.
Laki-laki setengah baya itu tertawa dan berkata, "Tuan
benar-benar orang kuat, kalau aku dalam keadaan seperti
Tuan, mungkin aku sudah roboh di sisi sungai ini!" Sambil
mengobrol, dia membantu Liu He-ting memanggil sebuah
perahu bersih untuk menyebrangi sungai.
Liu He-ting diam dan tidak bertanya juga tidak mendengar
perkataannya, dia hanya tersenyum dan duduk di sebuah
kursi di dekat jendela, lalu dia melemaskan tangan, kaki, dan
juga meredakan ketegangan otot-ototnya. Dia mengira laki-laki
ini hanya menolongnya memanggilkan perahu, ternyata orang
ini pun memilih sebuah kursi dan duduk di depan Liu He-ting.
Dia terus menatap Liu He-ting. Sorot matanya kuat tapi
tampak terus berubah. walaupun sorotnya dingin tapi
wajahnya selalu tertawa. Liu He-ting mengambil teh panas yang baru saja diantar
dan meminumnya, dia melihat air yang mengalir di sungai itu,
dia tidak mau melihat laki-laki itu.
Perahu mulai berjalan. Liu He-ting membalikkan badannya
dan bertanya, Tuan menyebrang bersama denganku dan juga
telah memberikan sepucuk surat kepadaku, tapi aku belum
tahu siapa nama dan marga Tuan" Aku benar-benar merasa
malu!" Laki-laki setengah baya itu tersenyum dan berkata,
"Namaku hanya mewakili seseorang dan itu tidak penting.
Yang memberikan surat itu kepada Tuan bukan diriku, aku
hanya diperintahkan oleh seseorang untuk membantu Tuan!"
418 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Liu He-ting mengerutkan dahinya dan terus melihat dia.
Dalam hati dia berpikir, "Mata orang ini terlihat sangat licik,
kata-katanya pun sangat licin, berarti dia banyak akal, tapi
gerakannya sangat tenang dan sikapnya sangat luwes,
matanya tampak bersemangat, kulitnya mulus, kelihatannya
tenaga dalamnya pun sangat tinggi. Orang berbakat seperti
dia apakah ada orang yang bisa diperintah begitu saja" Siapa
yang menjadi dalang semua rencana ini?"
Dia teringat sepanjang jalan yang teratur serta perempuan-
perempuan berbaju hitam, dia mulai waspada menghadapi
lawan yang baru saja ditemuinya ini!
Terdengar laki-laki setengah baya itu berkata lagi,
"Sekarang kau pasti sedang diam-diam menebak, siapa
sebenarnya orang yang mengaturku?"
Liu He-ting mengangguk dan menjawab, "Betul, aku
memang merasa aneh, orang seperti Tuan yang begitu
berbakat, siapa yang berani memerintah Tuan?"
Tawa laki-laki itu segera berhenti. Dengan serius dia
berkata, "Orang itu setinggi Tai Shan, seluas laut timur,
seterang matahari dan bulan. Aku mendengarkan perintahnya,
benar-benar menerimanya dari dalam hati, aku merasa ini
tidak aneh." Tiba-tiba sikapnya menjadi sangat serius, begitu juga
dengan nada bicaranya, kata-kata yang diucapkan sangat
sungguh-sungguh. Hati Liu He-ting tergerak, dia terpaku lalu menarik nafas
dan berkata, "Orang ini bisa membuat Tuan menjadi kagum
kepadanya, dia pasti seorang pesilat tangguh, apakah aku
berjodoh untuk bertemu dengannya!"
Laki-laki itu tersenyum dan menjawah "Asalkan Tuan bisa
tepat waktu tiba di Jiang Su He Qiu, Tuan pasti bisa bertemu
419 Dewi KZ http://kangzusi.com/
dengan orang ini Dan Tuan masih bisa mengetahui rahasia
yang tidak disangka Tuan sama sekali...."
Liu He-ting mengerutkan dahinya dan berkata, "Kalau aku
datang tidak tepat pada waktunya, apa yang akan terjadi?"
Laki-laki setengah baya itu hanya diam, setelah lama dia
baru menarik nafas dan menjawab "Kalau Tuan tidak datang
tepat pada waktunya...."
Dia diam tidak bicara lagi. Suara tarikan nafas yang berat
seperti mengandung kesedihan, membuat Liu He-ting terus
menatap langit yang ada di luar jendela. Sifat Liu He-ting
sangat aneh, dia tidak akan menghabiskan tenaga untuk
mengerjakan hal yang tidak mungkin bisa dilakukan dan
memang tidak perlu dilakukan. Sekarang dia sadar dia tidak
akan bisa mendapatkan keterangan apa pun dari laki-laki ini,
karena itu dia tidak bertanya lagi!
Tapi pikirannya terus melayang-layang memikirkan hal
ini.... Perahu melewati tengah sungai. Laki-laki setengah baya
yang terdiam lama ini, tiba-tiba berjalan ke depan Liu He-ting
yang sedang berpikir. Dia berkata, "Demi Tuan, aku sudah menghabiskan banyak
waktu dan pikiran. Demi Tuan supaya dengan kecepatan
maksimal dan tepat waktu tiba Su Zhou, itu saja sudah sangat
sulit, kalau ada sedikit kesalahan maka semua itu akan
mengganggu ketepatan waktu atau jika pada saat mengganti
kuda telah terjadi kesalahan, maka Tuan tidak akan bisa
dalam waktu 10 jam lebih, berjalan dari San Dong sampai ke
Yang Zi Jiang." Dia berhenti sebentar, dengan tersenyum dia berkata lagi,
"Aku mengatakan ini bukan untuk memuji diriku dan juga
bukan untuk mengeluh kesulitan yang kualami, hanya saja aku
berharap Tuan bisa mengatasi semua kesulitan ini. Dan tiba
420 Dewi KZ http://kangzusi.com/
pada waktu yang tepat di Hu Qiu, kalau bisa seperti itu maka
perjuangan kami tidak sia-sia."
Dia berkata dengan sungguh-sungguh. Liu He-ting
mengerutkan dahinya, dia tidak bisa berbicara apa pun lagi,
tapi dalam hati dia berpikir, "Dari pembicaraannya tadi
sepertinya dari sini ke Hu Qiu, perjalanannya mungkin akan
terjadi banyak kesulitan dan mungkin juga akan menemui
bahaya!" Dia hanya tertawa melihat ke luar jendela, matahari hampir
terbenam, air mengalir seperti biasa. Liu He-ting mulai
berpikir, "Di dunia ini banyak hal yang terjadi bukan karena
bisa dihindari oleh manusia, seperti bulan yang terbenam,
memang indah tapi matahari tidak akan terlihat. Air terus
mengalir dari dulu hingga sekarang, siapa yang bisa menahan
matahari terbenam dan air yang mengalir?" Memikirkan hal ini
hatinya merasa sedikit terhibur, sekarang dia bisa tenang,
kesedihan dan rasa sakit adalah hal yang tidak bisa dihindari,
dia harus siap menerima semuanya.
Perahu sudah tiba di seberang sungai, laki-laki setengah
baya itu sudah mengantarnya sampai ke seberang, terlihat di
kegelapan sore, ada seekor kuda berwarna hitam menunggunya. Angin bertiup, air bersuara dengan riang
membuat pemandangan indah yang ada di sana bertambah
sedih. Laki-laki itu dengan teliti menunjukkan jalan untuknya
dan terus berpesan, "Jangan sampai waktu Tuan terganggu.
Kalau Tuan terlambat tiba di sana, Tuan akan menghancurkan
hidup Tuan!" Sambil mengangguk, Liu He-ting naik ke atas
kuda. Baru saja kudanya berjalan beberapa langkah, dia
membalikkan badan dan berkata, "Aku berharap nanti kita bisa
bertemu lagi. Waktu itu aku berharap Tuan bisa memberitahukan nama Tuan."
Sifat Liu He-ting memang seperti itu. Kata-katanya datang
dari lubuk hati, bukan dibuat-buat!
421 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Suaranya belum selesai, dia melesat pergi hanya
meninggalkan kepulan debu.
Laki-laki yang melihat sosok belakang tubuhnya, tiba-tiba
dia menarik nafas panjang dan berkata, "Perubahan ini
mempermainkan nasib orang.... mempermainkan nasib
seorang. pemuda yang begitu tampan yang jatuh ke dalam
perangkap seorang perempuan. Kelihatannya iblis perempuan
itu mempunyai cara yang jitu, benar-benar tidak bisa
terbayangkan!" Dia masih berbicara pada dirinya sendiri, dia berdiri melihat
perahu itu juga melihat laki-laki penjaga kuda itu. Orang itu
mengenakan topi caping dan berbaju ungu ketat. Laki-laki itu
dengan langkah besar berjalan ke arahnya. Dia tertawa dan
berkata, "Tuan Jin, kau lihat bocah itu, apakah kali ini
nyawanya akan selamat?" Orang ini sudah mendorong topi
capingnya ke belakang. Kedua alisnya tebal, matanya bulat,
dia adalah orang yang sudah lama tidak bisa ditemukan, Shen
Dao Jiang Jun, Sheng Kui Ying.
Laki-laki setengah baya yang dipanggil dengan sebutan
Tuan Jin itu tersenyum dan menjawab, "Kali ini perjalanannya
ke sana pasti akan menemui bahaya, tapi kau tidak perlu
merasa khawatir. Kalau dia terus hidup bersama dengan
perempuan itu - setiap saat dia bisa kehilangan nyawanya."
Suara dan nadanya terdengar sangat berat.
Shen Dao Jiang Jin, Sheng Kui Ying menarik nafas dan
berkata, "Aku pernah bertemu dengan perempuan itu tapi....
tapi aku tidak melihat kalau dia orang seperti itu. Tuan Jin,
sejak awal aku sudah mengikuti rencana ini, tapi sampai
sekarang aku belum mengerti keadaan sebenarnya, sepertinya.... keluarga Xi Men, walaupun beberapa tahun ini
orang berbakat tidak banyak seperti dulu, tapi mereka adalah
orang yang berpandangan sangat lurus, tidak pernah
422 Dewi KZ http://kangzusi.com/
mempunyai dendam dengan orang lain. Mengapa mereka
mempunyai hubungan dengan semua rencana ini" Dan
perempuan yang merupakan orang begitu, mengapa dia
masih ingin menikah dengan Liu He-ting, masih ada lagi....
.walaupun perempuan itu sangat kuat, tapi dia tetap seorang
perempuan, dia mempunyai ilmu sihir apa, sehingga bisa
menguasai ilmu Wu Yi Shen Mo yang begitu jahat".... benar-
benar membuat orang tidak percaya!"
Dia berbicara terpotong-potong, berarti pikirannya memang
sedang kacau! Tuan Jin mengerutkan dahinya dan berkata, "Memang
masalah ini sangat rumit, banyak masalah yang tampaknya
tidak ada hubungannya tapi sebenarnya semua ini sangat
berhubungan erat. Jika tertinggal satu hal saja, maka kau tidak


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

akan bisa melihat jelas semua ini!" Dia tersenyum dan berkata
lagi, "Kalau bukan karena tuan besar begitu pintar, kalau
bukan karena tuan besar mempunyai kekuatan yang begitu
hebat dan mau mengurusi masalah ini, aku pun tidak akan
percaya, siapa yang bisa mengetahui rencana busuk
perempuan itu." Sheng Kui Ying mengangguk. Tuan Jin berkata lagi,
"Apakah kau ingat beberapa tahun lalu ada peristiwa yang
menggegerkan dunia persilatan" Putra sulung keluarga Xi
Men, yang bernama Xi Men Xiao Ao secara misterius
menikah, tapi secara misterius juga tiba-tiba dia menghilang...." "Apakah ini ada hubungannya dengan masalah yang kita
tangani sekarang ini?"
Tuan Jin Kedua mengangguk dan menjawab, "Menurut
perkiraanku, calon istri Xi Men Xiao Ao adalah perempuan itu.
Semakin lama Xi Men Xiao Ao sering menemukan
kejanggalan perempuan itu, tak lama kemudian perempuan itu
423 Dewi KZ http://kangzusi.com/
pun membunuh Xi Men Xiao Ao.... mengapa perempuan itu
selalu menggoda pesilat yang berasal dari keluarga silat yang
berpandangan lurus atau pemuda berbakat yang mempunyai
ilmu silat tinggi, lalu menikahi mereka" Setelah dipikir-pikir,
alasan hanya satu yaitu perempuan itu ingin meminjam
identitas laki-laki yang dicarinya untuk menutup perilaku
aslinya. Tapi kalau hanya dengan alasan ini sepertinya tidak
sempurna!" Dia berhenti bicara.
Sheng Kui Ying mengerutkan dahinya, "Apakah masih ada
hal yang belum Tuan Jin jelaskan?"
Tuan Jin Kedua menarik nafas dan menjawab, "Bukan aku
saja yang tidak tahu, tuan besar pun sepertinya tidak tahu
semuanya. Sampai sekarang banyak kelakuan perempuan itu
yang sudah tertebak tapi belum mempunyai bukti yang kuat!"
Dia menarik nafas dan berkata lagi, "Mungkin alasan
sebenarnya bukan seperti yang kita tebak!"
Shen Dao Jiang Jun, Sheng Kui Ying mengerutkan dahi
dan berkata, "Kalau kita salah tebak.... hei!"
Tuan Jin Kedua tertawa dan berkaa, "Kalau kita salah
menebak, di dunia ini tidak ada orang yang akan mengetahui
tentang 'rumah yang berada di dalam hutan' dan tidak akan
ada yang tahu tentang siapa 'Shi Guan-yin' Shi Qi yang
sebenarnya!" Suara Tuan Jin berhenti dan dilanjutkan lagi, "Walaupun
rencana kita hanya berasal dari tebakan, tapi 80% hampir
benar. Di penginapan itu perempuan yang bernama Feng Er
dan Ye Er tiba-tiba saja menjadi gila, itu karena mereka dibius
dengan obat kuat yang diberikan oleh perempuan itu. Obat ini
sangat kuat, bisa membuat orang menjadi hilang ingatan.
Kalau sudah melebihi dosis, obat ini akan membuat orang
kehilangan sifat aslinya, benar-benar membuatku tidak habis
mengerti." 424 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Hati Sheng Kui Ying tergetar, kemudian dia tertawa, "Yang
paling aneh adalah identitas Wu Yi Shen Mo. Ilmu silat mereka
sangat kuat, kadang-kadang gerakan mereka seperti orang
gila. Kadang-kadang dalam satu malam bersama-sama
muncul di dunia persilatan, tapi mereka bukan jago silat lebih-
lebih tidak bisa sekaligus muncul dalam satu malam. Kalau
begitu mereka datang dari mana" Hal ini membuatku tidak
mengerti sampai sekarang. Semenjak Feng Er dan Ye Er
diracun, aku mulai bisa menebak sedikit demi sedikit."
"Apa yang bisa kau tebak?"
Tuan Jin Kedua berjalan ke sisi sungai, dia berhenti
berjalan dan berkata lagi, "Walaupun aku mulai bisa menebak,
tapi semua ini belum sempurna."
Dengan tenang dia naik ke atas perahu siap untuk
menyebrang lagi. Shen Dao Jiang Jun, Sheng Kui Ying masih berdiri dengan
bengong. Dia berkata pada dirinya sendiri, "Sekarang kalau
mengatakan itu masih terlalu pagi, lalu aku harus menunggu
sampai kapan?" Walaupun hal ini tidak ada hubungan
dengannya tapi hatinya diliputi dengan pertanyaan dan juga
merasa aneh. Dia ingin cepat-cepat mengetahui apa
sebenarnya yang terjadi, dia sudah tidak sabar lagi.
Perahu kembali lagi ke seberang, tadi perahu itu berlayar
dengan tergesa-gesa, sekarang sewaktu kembali perahu itu
berjalan dengan perlahan. Tuan Jin Kedua duduk di sebuah
kursi. Dia tampak sedang berpikir, tapi tidak terlihat merasa
cemas, karena semua yang harus diatur, sudah diaturnya
dengan baik. Yang belum diatur, dicemaskan pun rasanya
percuma! Perahu sudah sampai di tengah sungai. Malam sudah tiba,
bintang-bintang mulai bermunculan. Tiba-tiba ada sebuah
perahu dengan kecepatan tinggi datang ke arah perahunya
425 Dewi KZ http://kangzusi.com/
dari seberang sungai. Perahu itu sangat gelap, lampunya
bersinar sangat redup. Mata Tuan Jun tampak berputar dan
dia balik bertanya, "Apakah kalian tahu mengapa perahu itu
berlayar dengan tergesa-gesa?"
Shen Dao Jiang Jun, melihat sebentar lalu menjawab,
"Perahu itu adalah perahu Tie Yu Bang (Perkumpulan Ikan
Besi). Mereka selalu hidup di sungai, kehidupan mereka pun
selalu begitu tergesa-gesa!"
Tuan Jin Kedua hanya menjawab, "Oh!" Terdengar Sheng
Kui Ying berkata, "Tie Yu Bang yang berasal dari Yang Zi
Jiang, semenjak ketuanya yang bernama Yu Sheng Yu
menghilang secara tiba-tiba beberapa tahun yang lalu,
keadaan mereka sudah tidak seperti dulu, dunia persilatan
sangat berbahaya dan kehidupan berlangsung seperti
gelombang, hidup terus di dunia persilatan pun akan semakin
sulit." Sebenarnya dia adalah orang yang terkenal di dunia
persilatan, hanya saja karena dia kurang beruntung, maka
posisinya selalu berada di bawah nama orang lain, karena itu
hatinya selalu diliputi dengan kekesalan.
Tuan Jin Kedua tersenyum, dia tidak menjawab, kedua
perahu itu berpapasan, setelah itu masing-masing berlalu dari
sana, di atas perahu yang melaju dengan cepat itu terlihat ada
dua orang laki-laki yang tidak mengenakan baju atasan,
melihat perahu yang ditumpangi oleh Tuan Jin Kedua, mereka
hanya berkata, "Wei! Kalau dilihat-lihat apakah dia adalah
Sheng Kui Ying yang beberapa tahun lalu pergi bersama
dengan ketua kita?" Laki-laki yang lainnya menjawab, "Siapa pun dia, kita tidak
pernah melihatnya." Laki-laki pertama tadi dengan terpaksa mengangkat
bahunya, tidak sengaja dia melihat perempuan yang duduk di
426 Dewi KZ http://kangzusi.com/
dekat jendela perahu, lalu dia berkata dengan suara kecil,
"Apakah kau tahu perempuan yang ada di dalam perahu itu"
Wajahnya tampak kekuning-kuningan dan pucat, seperti
sudah lama menderita sakit, tapi sewaktu dia datang...."
Dia berhenti sebentar dan melanjutkan lagi, "Dia menaiki
seekor kuda kuat, setelah kuda itu sampai di sisi sungai, kuda
itu terus meludah dan akhirnya roboh, tapi dia sendiri tidak
menunjukkan perasaan apa pun. Dia hanya meloncat
sebentar lalu turun dari kudanya!"
Laki-laki yang satu lagi mengangkat wajahnya, terlihat dia
pun kaget. Dia berkata, "Hal ini ada sedikit kejanggalan, aku
sudah lama berkelana di dunia persilatan, tidak ada orang
yang pernah lolos dari mataku, tapi.... tapi perempuan itu, aku
tidak tahu dia datang dari mana?"
Dia melihat lagi ke dalam perahu dan berkata, "Anehnya
lagi, perahu Tie Yu Bang sudah lama tidak dipinjamkan
kepada orang lain, tapi begitu dia naik ke atas perahu ini,
dengan cepat dia bisa membuat Tuan Zhu Ge tunduk
kepadanya akulihat...."
Laki-laki yang satunya lagi tiba-tiba berkata "Diam!"
Terlihat pintu perahu itu terbuka lalu muncullah seorang
laki-laki kurus kering, dia melihat kedua laki-laki itu yang
berdiri di kegelapan malam dan berkata, "Cepat hubungi
saudara kita yang ada di darat, suruh mereka untuk
mempersiapkan kuda!"
Kedua laki-laki itu mengangguk dan bayangan laki-laki
kurus itu masuk lagi ke dalam perahu dan menu tup pintu.
Terdengar suara batuk dari dalam perahu kemudian terdengar
suara merdu, "Kata orang-orang, perahu Tie Yu Bang dari
Yang Zi Jiang bisa terbang, tapi hari ini aku hanya melihat
keadaannya seperti ini! Hai! Orang-orang dunia persilatan
yang jujur memang sudah tidak banyak lagi!"
427 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Kedua laki-laki itu saling memandang, tapi mereka pun
tetap mendengar percakapan itu dengan sepenuh hati.
Terdengar laki-laki kurus kering itu berkata lagi, "Iya!"
Sepertinya laki-laki kurus kering itu sangat menghormati
perempuan itu. Cahaya lampu sangat redup tapi cukup untuk
menyinari perahu tua itu. Keadaan perahu yang kasar dan
perabot seperti kursi dan meja di dalam perahu itupun tampak
sudah tua. Semua barang yang ada di dalam perahu tampak
bergoyang-goyang mengikuti gelombang sungai. Di bawah
temparamnya sinar lampu, terlihat di sebuah kursi duduk
seorang perempuan yang rambutnya berantakan. Dia
memakai baju berwarna merah, wajahnya terlihat letih,
sikapnya tidak tenang dan merasa cemas. Tapi dia berusaha
menutupinya dengan mencoba bersikap tenang dan alami, dia
duduk di kursi kayu itu, dia terlihat seperti seorang ratu yang
duduk di tempat tidur mewahnya.
Laki-laki kurus itu duduk di depannya, kedua tangannya
terkulai tapi matanya terlihat bersemangat. Dia melihat sebuah
ikan hijau yang terbuat dari besi hitam yang saat itu berada di
dalam tangan gadis cantik itu! Mulutnya beberapa kali tampak
bergerak-gerak seperti ingin menyampaikan sesuatu, tapi dia
tidak berani membuka mulut.
Gadis cantik itu tampak tersenyum, dia memberikan Tie Yu
kepada laki-laki kurus kering itu, dia berkata, "Chang Jiang Tie
Yu (Ikan Besi dari sungai panjang), siapa pun yang berhasil
mendapatkan ikan besi ini maka dia akan menjadi ketua
Chang Jiang, apakah kau tahu itu?"
Wajah laki-laki kurus kering itu berubah, matanya tampak
berbinar-binar, dia seperti merasa sangat senang, perempuan
itu melanjutkan perkataannya, "Chang Jiang Tie Yu memimpin
Chang Jiang...." Dia baru berhenti sebentar lalu melanjutkan lagi, "Nona
Tao, Ketua Yu sudah 3 tahun menghilang, selama 3 tahun
428 Dewi KZ http://kangzusi.com/
entah dia berada di mana" Tidak ada seorang pun yang tahu,
apakah aku boleh bertanya kepada Nona" Plakat Tie Yu ini,
Nona dapatkan dari mana?"
Gadis cantik yang duduk di depannya itu tidak disangsikan
lagi, dia adalah Tao Chun-chun yang beberapa hari lalu tiba-
tiba saja pingsan lalu tidak sadarkan diri. Sekarang ini dia bisa
berada di atas perahu, matanya berputar kemudian dia
tertawa, lalu pelan-pelan dia berkata, "Ketua Yu menghilang,
bukankah semua ini menjadi suatu kebaikan untukmu?"
Laki-laki kurus kering itu terpaku, wajahnya tampak
berubah, terdengar Tao Chun-chun sambil tertawa dia berkata
lagi, "Tenangkanlah dirimu, Ketua Yu tidak akan kembali lagi
ke sini, sewaktu dia akan mati aku sudah membantunya,
karena itu dia memberikan plakat Tie Yu nya untukku, dia
menyuruhku menjadi ketua dari Chang Jiang 52 daerah...."
Wajah laki-laki kurus kering itu tampak berubah lagi, kursi
yang didudukinya terdengar berbunyi terus.
Tao Chun-chun tertawa dan berkata, "Aku adalah seorang
perempuan yang tidak mempunyai ambisi besar, apalagi kau
adalah Tuan Zhu Ge, sudah lama kau mengurus perkumpulan
air di Chang Jiang ini, kau mengurusnya dengan begitu
sempurna, aku tidak bisa bersaing denganmu, apakah kau
tega melihat perkumpulan yang begitu besar ini akan hancur
di tanganku?" Laki-laki kurus kering yang dipanggil Tuan Zhu Ge ini,
diam-diam merasa senang dan berkata, "Terima kasih atas
pujian Nona Tao, aku tidak berani melakukan semuanya
dengan tiba-tiba, tapi saudara-saudaraku yang ada di Chang
Jiang adalah para laki-laki kasar, mana mungkin menyuruh
Nona yang begitu cantik untuk menjadi...."
Tao Chun-chun tertawa dan berkata, "Sebenarnya aku
menyukai laki-laki kasar...."
429 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Wajah Zhu Ge yang tadinya sudah santai sekarang terlihat
tegang lagi, Tao Chun-chun melihat perubahan wajahnya
yang terus terjadi sejak tadi, tawa di wajah Tao Chun-chun
seperti air sungai di musim semi. Satu tangannya tampak
sedang membereskan rambutnya yang berantakan. Sedangkan tangannya yang lain tampak sedang memainkan
Ikan Besi Chang Jiang. Dengan pelan Tao Chun-chun
berkata, "Walaupun aku menyukai laki-laki kasar tapi aku pun
menyukai orang yang punya keberanian dan banyak akal, dan
satu lagi dia mempunyai ilmu silat yang tinggi."
Tuan Zhu Ge segera berdiri tapi dia duduk kembali, dia
berkata, "Di dunia ini yang mempunyai keberanian dan juga
banyak akal serta ilmu silat yang tinggi sangat sulit dicari. Aku
belum pernah bertemu dengan orang seperti itu."
Tao Chun-chun tertawa, tawanya seperti bunga yang


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

mekar di musim semi. Tawa itu menutupi keletihan yang
terlihat di wajahnya juga menutupi kecemasan hatinya.
Terlihat Tao Chun-chun berkata sambil tersenyum,
"Memang orang seperti itu tidak banyak, tapi sekarang ini di
depanku sudah ada satu...."
Tuan Zhu Ge merasa sangat gembira, tapi dia berusaha
menutupi perasaannya, tapi dia tidak berhasil melakukannya.
Tangan yang tadinya dia letakkan di sandaran kursi sekarang
entah hams disimpan di mana.
Terdengar Tao Chun-chun berkata sambil tersenyum,
"Tadinya aku masih merasa ragu, di mana aku harus
menyimpan Tie Yu ini, tapi setelah bertemu denganmu, aku
merasa kau lah orang yang pantas untuk memimpin 52 daerah
di Chang Jiang ini, aku berharap kau mau menerima tawaran
ini!" Tuan Zhu Ge tampak bersemangat dan berkata, "Aku mau
menerima tawaran ini, Nona, Anda tenang saja!"
430 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tao Chun-chun tersenyum dan berkata lagi "Ini sangat
baik...." Tiba-tiba senyum di wajahnya menghilang, dia berkata,
"Tapi plakat ini pun tidak kudapatkan dengan mudah...."
Dia berhenti bicara. Tuan Zhu Ge mengerti apa yang dimaksud oleh Tao Chun-
chun, dia berkata, "Apa yang Nona perintahkan, asalkan aku
bisa melakukannya, aku pasti akan melakukannya untuk
Nona." Tao Chun-chun mengangguk dengan puas tapi tawanya
segera menghilang, dia berubah menjadi lata ingin mendekat
tapi tidak berani, tidak berani mendekat tapi ingin
mendekatinya lagi'. Tao Chun-chun melihat laki-laki kurus kering yang ada di
hadapannya, seperti patung Budha melihat orang yang
sedang bersembahyang kepadanya.
Dia mengeluarkan tiga jarinya dan berkata, "Kali ini aku
ingin pergi ke Jiang Su Hu Qiu, untuk melakukan suatu hal
yang sangat penting, harap kau memberi kode kepada
saudara-saudaramu yang ada di darat, perintahkan mereka
untuk menyiapkan seekor kuda yang kuat setiap 100
kilometer, kau harus mempersiapkan kuda pengganti untuk
mengganti kudaku yang lelah!"
Tuan Zhu Ge tampak sedang berpikir, sepertinya dia
merasa kesulitan untuk memenuhi permintaan Tao Chun-
chun. Tao Chun-chun tampak melotot dan berkata, "Apakah kau
tidak sanggup melakukannya?"
Dengan cepat Tuan Zhu Ge segera tertawa dan berkata,
"Tidak masalah menyiapkan kuda di darat, aku akan menuruti
431 Dewi KZ http://kangzusi.com/
kemauan Nona untuk mempersiapkan kuda setiap 100
kilometer...." Kata-katanya baru saja selesai, Tao Chun-chun sudah
tertawa dingin dan berkata, "Dengan sebuah koin berwarna
hijau, aku dibantu oleh Luo yia Bang (Perkumpulan Kuda
Keledai), lalu dari He Nan mengganti kuda, apakah kau
sebagai pemimpin Tie Yu Bang tidak bisa melakukan sama
seperti yang dilakukan oleh Luo Ma Bang, padahal mereka
hanya perkumpulan kecil."
Alis Tuan Zhu Ge tampak berkerut dan dia berkata, "Bukan
aku tidak sanggup, tapi aku takut waktunya tidak akan cukup."
Kedua matanya tampak melebar, tawanya menghilang, dia
berdiri dari kursinya dan dengan dingin dia berkata, "Apakah
kau tidak menginginkan plakat Tie Yu ini?"
Tuan Zhu Ge tidak berani mengangkat kepalanya, kedua
alisnya tampak berkerut, dia berkata dengan pelan, "Aku
benar-benar tidak sanggup melakukan hal ini, dengan plakat
ini hanya bisa melakukannya sampai pada batas 50 kilometer
sedangkan waktunya begitu mepet, aku tidak bisa menyuruh
orang dalam radius ratusan kilometer, kalau Nona bisa
memundurkan waktu kepergian Nona, aku bisa membereskan
semuanya dengan rapi!"
Wajah Tao Chun-chun yang tadinya terlihat lembut
sekarang menjadi marah dan dia berkata, "Apa" Mundur satu
hari?" Tuan Zhu Ge menunduk! Tao Chun-chun menarik nafas panjang, "Jangankan satu
hari, satu jam saja sudah terlambat!"
Wajah Tuan Zhu Ge memucat, matanya tidak berani
menatap wajah Tao Chun-chun yang sudah seperti es, Tuan
432 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Zhu Ge tetap menundukkan kepalanya, dan dia hanya
berkata, "Aku mohon maafl"
Wajah Tao Chun-chun menjadi pucat, dia berdiri dengan
diam, tiba-tiba dia tertawa dan berkata, "Kalau begitu, kau
tidak perlu minta maaf!" Dalam suara tawanya, pelan-pelan
ctta mengangkat telapak tangannya seakan ingin membereskan rambut Tuan Zhu Ge yang berantakan, Tuan
Zhu Ge merasa senang dan dia melihat wajah Tao Chun-chun
yang dipenuhi dengan tawa manis, dia merasa sedikit tenang,
tapi begitu telapak tangan Tao Chun-chun berada di dekat
kepalanya, dengan cepat Tao Chun-chun memotong
tenggorokan Tuan Zhu Ge. Mata Tuan Zhu Ge menjadi melotot, kemudian tubuhnya
menjadi limbung, suaranya belum sempat keluar dia sudah
roboh dan tidak bernafas lagi.
Pandangan Tuan Zhu Ge terakhir seperti menyiratkan
keterkejutannya, kecurigaan, juga rasa benci, tapi Tao Chun-
chun tidak melihatnya lagi. Tao Chun-chun melihat plakat
yang ada di tangannya, di sudut mulutnya terlihat tawanya
yang manja. Pelan-pelan dia berjalan ke jendela perahu, dia melempar
plakat itu ke dalam sungai, kemudian dia menarik nafas dan
berkata pada dirinya sendiri, "Aku harus bagaimana
sekarang.... .bagaimana?" Dia berjalan melewati mayat Tuan
Zhu Ge dan keluar dari ruangan itu. Langkahnya begitu hati-
hati, seperti seorang ibu baik yang takut akan menginjak
anaknya yang sedang bermain. Dia membuka pintu, lalu
berkata kepada kedua laki-laki itu, "Kalian sudah lihat dan
sudah mendengarnya bukan" Apakah ini sudah cukup?"
Kedua laki-laki itu melihat tangan Tao Chun-chun yang
putih, sepasang tangan yang telah membunuh orang diiringi
dengan suara tawanya. Wajah mereka menjadi gelap, tubuh
433 Dewi KZ http://kangzusi.com/
mereka yang tegap pada saat mendengar tawa Tao Chun-
chun menjadi gemetar. Tawa Tao Chun-chun terus terdengar, dia berjalan ke arah
kedua laki-laki itu, sekarang perahu itu sudah tidak terlalu jauh
dari daratan. Tao Chun-chun pun semakin mendekati kedua
laki-laki itu. Di darat di kepekatan malam terlihat ada sosok
laki-laki berbaju hitam membawa seekor kuda sehat, dia
berdiri di pinggir sungai.
Kedua laki-laki itu terdiam, mereka tidak berani bergerak.
Tao Chun-chun memutar matanya, dia tertawa.
Kedua laki-laki itu terus melihat tawanya dalam hati mereka
timbul perasaan dingin yang tidak tertahankan, mereka
berkata, "Nona, kuda.... kuda sudah disiapkan!"
Tao Chun-chun tertawa dan berkata, "Apakah kudaku
sudah siap...." Tawanya terlihat lebih lembut lagi.
Kedua laki-laki itu sudah berlutut dan berkata dengan suara
gemetar, "Kami tidak bersalah kepada Nona, harap Nona mau
melepaskan kami." Tao Chun-chun tertawa dan menjawab, "Semua orang
Chang Jiang Tie Yu Bang adalah orang bodoh, contohnya
adalah kalian, karena kalian telah mengganggu pekerjaanku...." Suaranya baru berhenti dia tertawa lagi, "Kalian begitu
ketakutan seperti itu, lebih baik kalian mati saja dari pada
ketakutan seperti itu!"
Kedua laki-laki itu lebih gemetar lagi, tapi mereka tetap
tidak berani melihat Tao Chun-chun. Tubuh Tao Chun-chun
yang ramping dengan ringan berjalan ke depan mereka.
434 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Kemudian dia menjulurkan telapak tangannya, dan memukul
kepala mereka. Gerakannya begitu lembut, tawanya pyn terdengar begitu
lembut seperti sedang membereskan rambut anaknya.
Laki-laki yang satu berteriak, belum selesai dia berteriak,
tangan Tao Chun-chun yang lain sudah memegang
kepalanya, suaranya tertinggal di tenggorokan. Nadi-nadinya
terputus, tubuh yang masih berlutut segera roboh ke tanah!
Ooo)odw-kzo(ooO BAB 10 Keluarga Xi Men Laki-laki yang berada di sebelah kanan melihat kaki Tao
Chun-chun yang bergerak, dia telungkup di lantai perahu,
pinggang, kaki, dan tangannya bergerak-gerak, lalu terguling-
guling, dia jatuh sejauh kurang lebih 5 kaki, tapi dahinya tetap
terkena jari kuku Tao Chun-chun yang tajam, sakit terasa
begitu menusuk, seperti terkena rantai besi yang sudah
dipanaskan di atas api kemudian ditempel ke kulit, juga seperti
terkena gigitan ular beracun.
Tubuh Tao Chun-chun berputar dengan ringan, dia tidak
sudi menginjak mayat laki-laki yang baru saja dibunuhnya, dia
tertawa dan berkata, "Kau memang pintar berkelit!"
Laki-laki itu tidak bisa menjawab, kaki dan tangannya dingin
seperti es, dia ingin meloncat ke dalam sungai melarikan diri!
Tetapi setibanya di sisi perahu dan hanya tinggal meloncat
ke dalam sungai, saat sebelum dia bergerak, hidungnya
mencium wangi yang menggigit, matanya melihat seseorang
berbaju merah, telinganya mendengar suara Tao Chun-chun
435 Dewi KZ http://kangzusi.com/
yang lembut, "Kau memang pintar berkelit, tapi tetap tidak bisa
lolos dariku...." Laki-laki tegap itu tampak roboh kembali, tangan kirinya
berada menjulur ke bawah sedangkan tangan kanannya
menahan pada pinggir perahu, kakinya yang satu tampak
lurus sedangkan yang satu lagi terlipat, tubuhnya kaku tidak
bisa bergerak sama sekali, dia melihat kaki Tao Chun-chun
yang berjalan mendekatinya, terdengar laki-laki itu bicara,
"Nona, ampuni aku tolong biarkan aku hidup...."
Tao Chun-chun hanya berkata "Mengampunimu?" Mulut
yang tadinya terlihat lembut sekarang menjadi dingin dan
sadis terdengar Tao Chun-chun berkata lagi, "Kalian sudah
merusak rencanaku, walaupun aku membunuh kalian para
anggota Tie Yu Bang, masih belum cukup bagiku untuk
melampiaskan semua kebencianku!"
Laki-laki yang roboh di bawah itu tidak berani bergerak,
karena dia takut sekali kalau dia bergerak maka perempuan
yang cantik seperti bunga tapi berlakunya sadis seperti ular,
akan timbul lagi niat membunuhnya.
Dengan suara gemetar dia berkata, "Chang Jiang Tie Yu
Bang selalu bergerak di atas air, mengenai kuda, kami pasti
tidak bisa menandingi keahlian Luo Ma Bang...."
Tao Chun-chun tertawa dingin dan mengangkat tangannya,
"Apakah perkataanmu betul?" Baju Tao Chun-chun tampak
berkibar-kibar, laki-laki itu bertambah gemetar, segera dia
berkata lagi, "Tapi aku mempunyai cara untuk membantu
Nona, dalam waktu semalam Nona pasti bisa tiba di Su Zhou!"
Tangan Tao Chun-chun tampak berhenti, "Cepat katakan
caramu...." Sekarang Laki-laki itu baru berani bangun dari posisi
terbaringnya, tapi dia tetap berlutut dan berkata, "Setelah aku
436 Dewi KZ http://kangzusi.com/
memberitahukan caraku, aku harap Nona tidak akan
membunuhku." Mata Tao Chun-chun tampak berputar, tiba-tiba dia tertawa,
lalu dengan lembut dan wajah berseri-seri dia berkata,
"Asalkan caramu berguna, aku tidak akan membunuhmu,
dan...." Dengan suara lembut dia tertawa, matanya tampak
dimainkan, tiba-tiba dia berhenti bicara.
Laki-laki itu menatap Tao Chun-chun, matanya seperti
terpaku, laki-laki yang baru terlepas dari ancaman kematian,
nafsu birahinya timbul seketika.
Sorot mata Tao Chun-chun menjadi dingin, tapi dengan
wajah masih tersenyum dia berkata, "Hayo beritahukan
padaku!" Laki-laki itu bangkit dan menegakkan dadanya berkata,
"Walaupun aku orang bodoh, tapi sewaktu masih muda aku
sering berkelana ke beberapa tempat, keselatan aku pernah
ke Gunung Miao, juga pernah ke gurun pasir Mongolia. Saat
aku masih muda dan kuat. Sepanjang perjalanan aku pun
mendapatkan pengalaman yang bermanfaat...."
Sorot mata Tao Chun-chun tampak melembut, laki-laki itu
terus mengagulkan dirinya.
Alis Tao Chun-chun tampak berkerut, ternyata dia sudah
tidak sabar lagi, begitu reaksi Tao Chun-chun terlihat oleh laki-
laki itu, hatinya mulai timbul rasa takut, segera dia berkata,
"Nona pasti tahu keadaan di dunia persilatan, orang yang
paling pandai menunggang kuda adalah orang Mongolia...."
Mata Tao Chun-chun tampak berbinar, dia tertawa,
tawanya kali ini benar-benar datang dari hatinya, jika ada


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

orang yang bisa membuatnya dalam waktu semalam tiba di
Hu Qiu, apa pun akan dikorbankannya.
437 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Laki-laki itu melihat tawa Tao Chun-chun yang tulus, dia
berhenti bicara dan pura-pura sedang berpikir, tiba-tiba dia
berkata, "Banyak orang tidak tahu melakukannya, tapi setelah
mendapatkan cara, masalah itu segera dapat diatasi...."
Laki-laki itu sengaja berkata lagi, "Sewaktu aku masih di
Mongolia, kehidupanku sangat sulit tapi menjalani hidup sulit
membuatku menimba banyak pengalaman, termasuk cara
yang akan kuberitahu kepada Nona sekarang ini."
Mata Tao Chun-chun tampak berputar lagi segera dia
menarik tawa yang keluar dengan tulus tadi, dengan
pandangan menghina dia melihat laki-laki yang masih berada
di depannya. Gigi Tao Chun-chun tampak berkilau, dia
menggigit bibirnya yang kecil, kemudian terpasang tawa yang
bisa membuat laki-laki menjadi tergila-gila karenanya.
Terdengar Tao Chun-chun berkata, "Mengapa kau masih
berlutut?" Dia menarik laki-laki itu berdiri dan dengan jarinya
yang lembut dia mengusap-usap laki-laki itu, Tao Chun-chun
berkata, "Aku tahu mempelajari ilmu yang orang lain tidak
bisa, merupakah hal yang sulit.... Aku sangat iri kepadamu, di
kepalamu begitu banyak pengetahuan, kau boleh menyombongkan diri dibandingkan dengan orang yang hanya
mempunyai ilmu silat tinggi...."
Diiringi tawa manisnya, Tao Chun-chun berjalan semakin
mendekati laki-laki itu. Walaupun dia adalah laki-laki bodoh tapi dia adalah
seorang yang sangat licik. Tao Chun-chun membersihkan
debu yang menempel di baju laki-laki itu.
Laki-laki yang bodoh seperti babi tapi karena ditempa
kehidupan sulit selama bertahun-tahun, mengasahnya
menjadi seorang laki-laki licik seperti seekor rubah, dalam
wajah laki-laki kasar dan jelek, muncul tawanya yang senang
438 Dewi KZ http://kangzusi.com/
dan dia terus berkata, "Aku tidak berani memegang tangan
Nona yang putih, itu adalah suatu dosa."
Tawa Tao Chun-chun terlihat lebih genit, ujung jarinya yang
lancip mengelus wajah kasar laki-laki itu, dengan lembut Tao
Chun-chun berkata, "Jangan berkata seperti itu, dalam
hidupku.... yang kusukai adalah orang yang berpengalaman,
jika tadi aku tahu kau adalah orang pintar, aku.... aku tidak
akan memperlakukanmu seperti itu...."
Sambil malu-malu Tao Chun-chun tertawa, dia mengeluarkan daya tarik seorang perempuan yang tidak bisa
ditolak oleh laki-laki, kelembutan perempuan ini membuat laki-
laki bodoh itu lupa kalau tadi Tao Chun-chun hampir saja
membunuhnya. Laki-laki itu tertawa dan menangkap tangan Tao Chun-
chun, lalu dia berkata, "No.... Nona.... tangan.... Anda....
.benar. benar.... putih...."Suara laki-laki itu bergetar, kali ini
bukan karena dia kaget atau takut tapi karena keinginannya
sudah memuncak, keinginannya menutupi tenggorokannya.
Anehnya Tao Chun-chun memenuhi keinginannya....
Setelah agak lama Tao Chun-chun baru berontak dan
melepaskan diri dari laki-laki itu dan dia berkata, "Lihat, perahu
sudah hampir sampai di darat, kau lihat di darat sudah ada
orang...." Tapi laki-laki bodoh itu masih tenggelam di dalam
kenikmatannya, setelah tersadar dia melihat ada seorang -
laki-laki membawa seekor kuda, dengan takut-takut dia
bertanya, "Melihat apa".... Kalau dia sudah melihat.... orang
itu harus dibunuh...."
Ternyata laki-laki itu selain bodoh seperti babi, dia juga licik
seperti seekor rubah, dan kejam seperti seekor cheetah, tapi
penakut seperti seekor tikus.
439 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tao Chun-chun tampak mengerutkan alisnya lalu berkata,
"Apakah kau akan membunuhnya?"
Laki-laki itu mengangguk dan berkata, "Ya tentu saja harus
dibunuh, harus dibunuh.... kalau dia melihat ada mayat di
perahu ini dan juga melihat kita.... celaka, ini sangat celaka!"
"Bila kau ingin membunuhnya, bunuhlah sendiri!" kata Tao
Chun-chun. Sekarang Tao Chun-chun terlihat baik, keinginan membunuh malah datang dari laki-laki itu, dia menganggap
orang yang telah dibunuh oleh Tao Chun-chun semua
dilakukan karenanya. Si bodoh itu masih berkata, "Dengarkan kata-kataku,
bunuhlah dia...." Kata-katanya belum habis, tubuh Tao Chun-chun yang
ramping bergerak seperti seekor burung walet melewati
permukaan sungai dan mendarat di sisi sungai hanya dalam
waktu singkat dia membawa seorang laki-laki yang tadi
membawa kuda dan dilemparkannya ke atas perahu.
Sikap Tao Chun-chun tampak begitu tenang, orang yang
tadi dibawanya, dianggapnya seperti seekor kelinci yang
lembut. Laki-laki itu tertawa.
"Aku sudah menotok nadinya, kalau kau ingin membunuhnya, kau sendiri saja yang membunuh orang ini."
Laki-laki bodoh yang sadis itu segera mengeluarkan
pisaunya yang tajam, dia menunjuk laki-laki yang sudah tidak
bisa bergerak dan membentak, "Lihat! Kau lihat! Aku suruh
kau untuk melihat!" Dia menghujamkan pisau ke mata laki-laki itu, "Kau dengar!
Aku menyuruhmu mendengar!" Dia menghujam lagi ke telinga.
440 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Di pinggiran sungai yang sepi terdengar lengkingan
kesakitan dan teriakan. Laki-laki yang tidak bersalah ini sudah
kehilangan sepasang mata dan telinganya.
Mata Tao Chun-chun terpejam, seperti tidak ingin
menyaksikan kekejaman ini, dia berkata, "Sudahlah....
melihatnya hatiku menjadi tidak enak!"
Seekor cheetah yang sadis berubah lagi menjadi seekor
babi bodoh, dia melihat pisau yang berlumuran darah itu lalu
membentak, "Orang ini memang harus dihajar!"
Suaranya besar, dadanya dibusungkan, sikapnya seakan-
akan dia telah melakukan satu pekerjaan yang patut untuk
dipuji, kemudian dia melihat Tao Chun-chun, tawanya yang
sadis berubah menjadi tawa serakah, dia menurunkan
pisaunya lalu tertawa, "Kau mengatakan sudah, aku menurut
permintaanmu!" Tiba-tiba dia berjalan ke sisi Tao Chun-chun, dia berbisik di
telinga Tao Chun-chun, segera wajah Tao Chun-chun menjadi
merah, dia tertawa, lalu menggelengkan kepalanya. Laki-laki
itu berbisik lagi di telinganya, satu tangan Tao Chun-chun
tampak mengelus-elus rambutnya dan tertawa dengan manja,
dia berkata, "Kau jahat.... aku.... bertanya.... kepadamu....
terhadapku.... bagaimana perasaanmu?"
Mata laki-laki itu terbuka lebar, dia memamerkan otot-
ototnya, menandakan kalau dia adalah seorang laki-laki kekar,
kemudian dia berkata, "Aku sangat menyukaimu, sangat
suka." Kemudian dia bertanya, "Kau ingin pergi ke Hu Qiu, ada
keperluan apa kau ke sana?"
Tao Chun-chun menatap langit, wajahnya terlihat cemas
lagi, tapi dia tetap tersenyum dan menjawab, "Ceritanya
sangat panjang, nanti aku akan menceritakannya kepadamu."
441 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Alis laki-laki itu tampak terangkat dan berkata, "Nanti...."
Tao Chun-chun tertawa dan berkata "Nanti.... suatu hari!"
Wajah laki-laki itu merah dan dari matanya terlihat kalau dia
sangat senang dan berkata "Apakah nanti kita masih bisa
bertemu lagi?" "Tentu!" Laki-laki itu berteriak, hampir saja dia meloncat ke dalam
air, tiba-tiba senyum di wajah Tao Chun-chun menghilang, lalu
dengan dingin dia berkata, "Kau menyukaiku, mengapa tidak
sejak tadi kau katakan kepadaku" Apakah kau ingin
mengancamku?" Laki-laki itu terpaku. Tao Chun-chun tertawa lagi dan berkata, "Sebenarnya kau
tidak perlu mengancamku, aku.... aku...."
Dia menundukkan kepalanya tidak bicara lagi.
Laki-laki itu bediri di sisi Tao Chun-chun, seperti terbangun
dari mimpi, lalu dia berkata, "Aku akan memberitahu
kepadamu.... aku akan memberitahu."
Suaranya berubah menjadi besar dan berkata, "Kecuali
mengganti kuda sepanjang perjalanan kau bisa dalam waktu
setengah hari tiba di Hu Qiu, dan satu-satunya cara adalah...."
Mata Tao Chun-chun terbuka dengan lebar, "Dengan cara
apa?" "Mengeluarkan darah!"
Alis Tao Chun-chun tampak berkerut dan bertanya,
"Mengeluarkan darah"...."
Laki-laki itu menegakkan dadanya dan menjawab, "Benar,
mengeluarkan darah! Setelah menempuh perjalanan ratusan
kilometer, seekor kuda pasti akan merasa lelah dan
442 Dewi KZ http://kangzusi.com/
kecepatannya pasti akan berkurang, sekalipun dewa dia tidak
akan bisa menyuruh kuda itu berlari lebih cepat lagi, tapi...."
Laki-laki itu dengan tertawa senang berkata lagi, "Hanya
dengan mengeluarkan darah, orang Mongolia berburu atau
mengejar musuh, bila kuda tidak cukup, maka mereka selalu
melakukan cara ini yaitu mengeluarkan darah supaya bisa
sampai di tempat tujuan!"
Tao Chun-chun bertanya lagi, "Apakah harus mengeluarkan darah seperti itu" Bagaimana cara mengeluarkannya?" Laki-laki itu tertawa terbahak-bahak, dia berjalan mendekati
Tao Chun-chun dan memegang pundak Tao Chun-chun lalu
menjawab, "Setelah melakukan perjalanan cukup lama, darah
kuda pasti akan memanas, kalau kau menusuk pantatnya
hingga sobek, maka darah akan keluar sedikit, maka
kecepatan kuda akan kembali seperti semula. Cara ini
tampaknya aneh, tapi inilah cara yang paling jitu, hanya saja
bagi kuda hal ini terlalu kejam!"
Tao Chun-chun mengangguk dan berkata, "Memang ini
sangat kejam tapi terpaksa...."
Sambil menarik nafas dia menjulurkan tangannya, dan
mengelus dahi laki-laki itu, laki-laki itu tertawa senang dan
perasaannya menjadi hangat.
Tao Chun-chun tertawa dengan manja dan berkata,
"Apakah kau menyukainya?" Dia mengangkat kelima jari
tangannya lalu dilipatnya, laki-laki itu tertawa dan berkata,
"Bersamamu aku merasa sangat senang - " Suaranya belum
habis, jari Tao Chun-chun sudah menotok nadinya di tiga
tempat. Mata laki-laki itu terbuka, dalam sorot matanya terlihat dia
mulai ketakutan. 443 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tao Chun-chun tertawa dengan dingin "Apakah sekarang
kau masih merasa senang?"
Tubuh laki-laki itu sudah lemas dan jatuh terkulai ke bawah,
otot wajahnya sudah membeku tapi masih terlihat wajah
serakahnya! Tao Chun-chun tidak membunuhnya, hanya meletakkan
laki-laki yang tidak bersalah tadi di dekat si bodoh. Tao Chun-
chun berkata pada laki-laki itu, "Aku sudah meletakkan
musuhmu tepat di sisimu, tadi dia memperlakukanmu dengan
cara apa, sekarang balaslah kepadanyai"
Laki-laki yang wajahnya berlumuran darah itu sempat
beberapa kali pingsan karena sangat kesakitan, setelah
rintihannya berhenti, tiba-tiba dia mengeluarkan serangan
yang sadis! Diiringi tawa yang memecahkan keheningan, Tao Chun-
chun dengan ringan meloncat ke darat, meninggalkan laki-laki
iicik, sadis, penakut, dan bodoh. Terdengar tawanya yang
sadis tapi agak sedikit gemetar.


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Dia laki-laki bodoh, licik, dan sadis, juga seorang penakut,
walaupun dia terlambat dari temannya dia masih sempat
menikmati kehangatan semu, sekarang dia mati lebih
mengenaskan dari temannya. Terdengar derap langkah kuda
menjauh dari sisi sungai. Tawa yang panjang tertutup oleh
suara derap langkah kuda.
Malam semakin larut. Di hutan yang berada di sisi sungai tiba-tiba muncul
sesosok bayangan putih. Pelan-pelan dia berjalan ke arah
perahu yang berlumuran dengan darah, dia melihat keadaan
di sana, dari mulutnya keluar tawa dingin dan seram.
Angin meniup bajunya yang putih, tubuhnya yang kurus
dan tinggi tidak bergerak, dia hampir sama seperti bayangan
444 Dewi KZ http://kangzusi.com/
pohon yang ada di dalam hutan itu, pohon yang sudah
puluhan tahun berdiri dengan kokoh di sana, dalam hembusan
angin malam dan di dalam hutan yang gelap berdiri tanpa
bersuara. Tiba-tiba orang berbaju putih membalikkan badannya,
cahaya bintang menyinari wajahnya dan memantulkan cahaya
hijau, dia mempunyai ilmu silat yang tinggi, dan identitasnya
sangat misterius, gerakannya tidak dapat ditebak.
Sepasang matanya tersembunyi di balik topeng yang
seram, matanya bersinar tajam, dia terus melihat ke arah
hutan yang gelap, terdengar ada yang bergerak di balik
semak-semak, tiba-tiba dari balik semak-semak muncul
seseorang, bajunya berwarna hijau, rambutnya berantakan,
wajahnya terlihat lelah, tapi kelihatan kalau dia sedang merasa
gembira, di bawah cahaya bulan terlihat sapasang matanya
yang terus memandang orang berbaju putih, dia tidak terlihat
takut sama sekali. Dia terus melihat orang berbaju putih yang misterius itu.
Pandangan dingin dan seram dari orang berbaju putih sama
sekali tidak membuatnya merasa takut.
Dia terus melihatnya dan terus memandangnya dengan
terpana, setelah itu dia mendekatinya dan tersenyum sambil
berkata, "Akhirnya aku bisa bertemu denganmu!" Suaranya
terdengar gembira seperti seorang ibu yang gembira bertemu
dengan anaknya yang sudah lama menghilang, juga seperti
seseorang yang telah menemukan harta karun.
Orang berbaju putih terlihat kaget dengan dingin bertanya,
"Siapa kau?" Dengan perlahan gadis itu berjalan w depannya, lalu
berkata, "Akhirnya aku bisa bertemu juga denganmu...."
445 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tiba-tiba dia mengulurkan tangannya, jarinya membentuk
seperti pedang, dan dengan cepat menotok ke dada orang
berbaju putih. Mata orang berbaju putih tampak berputar dengan mudah
dia memegang tangan yang datang dengan cepat menuju
kepadanya, gadis itu seperti sengaja membiarkan tangannya
dipegang dan dia tidak terlihat takut sama sekali juga tidak
merasa kaget, dia malah senang, terdengar orang berbaju
putih dengan dingin bertanya, "Siapa kau" Ada permusuhan
apa denganku?" Gadis itu tertawa terus bicara, "Ternyata benar dirimu! Ilmu
silatmu sangat bagus, kau bisa menggunakan ilmu yang
terlihat sangat sederhana menjadi sebuah ilmu yang bagus,
pantas dia terus memujimu!"
Orang berbaju putih terpaku dan dengan dingin bertanya,
"Siapa dia?" Mata gadis itu berputar, dia membiarkan tangannya terus
dipegang, malah dia tertawa dan berkata, "Jarimu begitu
panjang dan ramping, tapi ibu jari dan telunjukmu tebal. Aku
rasa sewaktu berlatih pedang kau pasti sudah berusaha
dengan keras, tapi.... .mengapa kau tidak membawa pedang?"
Jaman itu, hubungan laki-laki dan perempuan dibatasi
dengan aturan yang sangat ketat. Tapi kelakuan gadis ini
membuat sepasang mata orang berbaju putih merasa aneh.
Dia segera melepaskan tangan gadis itu.
Terdengar gadis itu menjawab pertanyaan yang diajukan
tadi, "Orang yang memujimu mungkin kau tidak mengenalnya,
tapi dia pernah bertarung denganmu...."
Kata-katanya belum selesai, orang berbaju putih berkata
dengan terkejut, "Liu He-ting.... apakah dia benar-benar
memujiku...." 446 Dewi KZ http://kangzusi.com/
"Kau benar-benar pintar, sekali menebak langsung
benar...." Mata orang berbaju putih terlihat sangat serius, dia berkata
dengan pelan, "Orang yang benar-benar pernah bertarung
denganku, hanya dia dan orang yang masih hidup bertarung
denganku sampai sekarang hanya dia, sekarang dia masih
memujiku...." Kedua kalimat yang baru keluar dari mulutnya benar-benar
terdengar sangat dingin, siapa pun yang mendengar kalimat
yang begitu dingin pasti akan takut.
Tapi gadis itu tetap tertawa dan menarik nafas, tapi tidak
ada rasa marah, malah terlihat kalau dia iri dan sikapnya
tampak terus memuji. Orang berbaju putih dengan terpana melihatnya, tiba-tiba
dia bertanya kepada gadis itu, "Apakah kau tidak menganggap
caraku terlalu sadis dan tidak manusiawi?"
Gadis itu tertawa dan menjawab, "Hukum rimba selalu
berlaku yang kuat akan hidup, sedangkan yang lemah akan
mati. Ini adalah hal yang biasa dan masuk akal. Orang yang
tingkat ilmu silatnya di bawahmu, kenapa mengajak bertarung
denganmu, sepantasnya mereka mati. Kalau ilmu silatmu di
bawah mereka, bukankah kau akan terbunuh oleh mereka"
Aku menganggap yang disebut duel adalah kedua belah pihak
bertarung tidak menggunakan cara licik, yang kuat membunuh
yang lemah itu bukan hal yang sadis, apakah menurutmu
betul?" Mata orang berbaju putih tampak bercahaya dan bersinar
aneh, sorot matanya seperti orang yang sedang berkhayal,
ketika dia berada di tempat lain tiba-tiba bertemu dengan
keluarganya, atau juga seperti seseorang yang sudah lama
menyendiri tiba-tiba bertemu dengan orang yang mengerti
keadaannya. 447 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Sekarang orang berbaju putih memperhatikan gadis itu. Dia
berkata, "Apakah aku telah bertarung dengan adil" Liu He-ting
pasti telah memberitahunya kepadamu!"
"Kalau kau tidak bertarung dengan adil, dia tidak akan mau
memujimu!" Dua pasang mata mereka bertemu, mereka saling
memandang, sorot mata dingin orang berbaju putih itu tiba-
tiba mengeluarkan tawa hangat.
Sifat orang berbaju putih memang sangat aneh, seumur
hidupnya belum pernah dia menyukai seseorang, kata-kata
gadis tadi benar-benar tepat dan masuk ke dalam hatinya.
Air sungai terus mengalir, gadis itu mengangkat tangannya
membereskan rambutnya yang berantakan.
Sorot mata orang berbaju putih terus mengikuti gerakan
tangan gadis itu, dia berkata, "Tangan kananmu sangat kuat,
tapi tangan kirimu juga selalu memegang ujung pedang,
tampaknya terhadap ilmu pedang kau sudah mencurahkan
begitu banyak tenaga, apakah betul pendapatku?" orang
berbaju putih sudah bisa berkata dengan tenang, berbeda
sekali dengan kata-katanya tadi yang dingin and kaku.
Gadis itu terpaku, tiba-tiba dia menarik nafas panjang dan
menjawab, "Benar, aku sudah berusaha dengan keras.... Hai,
jujur kukatakan, seumur hidupku kecuali berlatih pedang, aku
belum pernah melakukan apa pun, aku tidak pernah
memikirkan soal apa pun, tapi lmu pedangku tetap...."
"Dalam satu jurus, aku bisa mengalahkan jurusmu!" Dia
tidak bermaksud sombong juga tidak mengandung hinaan, dia
benar-benar berkata jujur, seperti seorang guru yang sedang
mengajar muridnya. Dan gadis itu pun tidak merasa kalau kata-kata orang
berbaju putih tadi menusuk telinganya. Dia hanya berkata,
448 Dewi KZ http://kangzusi.com/
"Aku tahu.... tadi aku menyerangmu, di belakang jurusku
sebenarnya masih ada 3 serangan susulan yang lebih lihai,
tapi begitu kau mengangkat tangan kau telah memecahkan
semua seranganku." Orang berbaju putih pelan-pelan mengangguk dan berkata,
"Kalau begitu, kau mencari aku bukan untuk bertarung
denganku bukan?" Gadis itu mengangguk dan menjawab, "Aku memang
sedang mencarimu. Pertama, aku ingin mencoba bagaimana
ilmu silatmu, apakah benar ilmu silatmu seperti yang dikatakan
orang-orang. Kedua, aku.... aku...."
Dia menunduk tidak bisa berkata-kata lagi.
Orang berbaju putih mengangkat tangannya seperti ingin
membantu gadis itu membereskan rambut yang terus tertiup
angin tapi setelah ditengah jalan, dia berkata, "Ada apa,
bicaralah!" Gadis itu menatapnya lalu pelan-pelan berkata, "Aku ingin
kau menjadi guruku, apakah kau mau menerima murid seperti
diriku?" Orang berbaju putih terpaku, karena kata-kata gadis ini
benar-benar di luar dugaannya.
"Ingin menjadi muridku"''
Gadis itu menegakkan dadanya dan berkata, "Benar! Aku
ingin menjadi muridmu, kata Liu He-ting, kau adalah jago
pedang nomor satu. Seurrrur hidup aku belajar ilmu pedang
sampai sekarang ilmu pedangku masih sangat rendah. Kalau
aku tidak bisa menjadi muridmu, aku akan mencari suatu
tempat sepi - untuk mati...."
Gadis itu berbicara dengan tegas dan sama sekali tidak
terlihat ragu-ragu, tampaknya dia sudah bertekad.
449 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Orang berbaju putih walaupun senang menyendiri dia juga
tidak menyukai aturan-aturan di dunia, tapi dia tidak
menyangka kalau di dunia ada juga gadis yang begitu
istimewa, dia melihat gadis itu tapi tidak bisa menjawab.
Gadis itu terus melihatnya dengan lama. Dia menarik nafas
dan berkata, "Kalau kau tidak setuju...."
Dia menarik nafas dan membalikkan badan kemudian
berlari sekencang-kencangnya.
Mata orang berbaju putih tampak berkilau. Dia bergerak
dan berteriak, "Jangan pergi...."
Suaranya baru keluar, dia sudah menghadang di depan,
gadia itu tertawa dengan senang dan berkata, "Apakah kau
setuju dengan permintaanku?"
Orang berbaju putih menarik nafas panjang dan menjawab,
"Kau salah. Dunia ini sangat luas dan sangat aneh, orang
yang berilmu silat lebih tinggi dariku sangat banyak, kalau kau
belajar ilmu pedang kepadaku, kau memang bisa mendapatkannya, tapi ilmu pedangku hanya begitu saja, kelak
kau pasti akan menyesal. Ilmu pedangku memang dahsyat
tapi bukan berasal dari golongan putih, walaupun ilmu ini
cepat tapi agak sesat, aku bisa mengalahkan orang lain
karena aku mengerti dengan apa yang disebut 'menunggu'.
Musuh tidak bergerak, aku tidak bergerak. Musuh tidak
menyerang, aku pun tidak menyerang, ilmu pedangku kalah
dari Liu He-ting, karena ilmu pedangnya berasal dari kalangan
lurus, kau sangat mengerti ilmu pedang, kau pasti tahu aku
tidak berbohong kepadamu."
Pesilat tangguh yang aneh, kejam, dan juga jarang bicara
sekarang menarik nafas panjang, dia juga bisa berbicara
dengan suara hatinya, benar-benar menakjubkan.
450 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Mata gadis itu terus berputar, wajahnya penuh dengan
kegembiraan, dengan lembut dia berkata, "Asalkan kau setuju,
aku tidak akan merasa menyesal...."
Orang berbaju putih terpaku, dia berkata, "Aku hanya
sebatang kara di dunia ini, di mana pun aku berada itu adalah
rumahku, kadang-kadang aku bermalam di kuil tua, kadang-
kadang bermalam di gunung terpencil. Kau masih muda,
apalagi kau seorang perempuan mana boleh...."
Gadis itu mengerutkan alisnya dan berkata, "Jika
seseorang bisa mendapatkan guru sepertimu, susah sedikit
tidak menjadi masalah, apalagi...."
Matanya terpejam dan dia berkata lagi, "Semenjak aku
mendengar kata-kata Liu He-ting, diam-diam aku telah
meninggalkan ayah dan mencarimu, semenjak itu hidupku pun
mulai sulit!" Dia menarik nafas dan menundukkan kepalanya,
sinar bintang menyinari rambutnya yang panjang.
Orang berbaju putih mengeluarkan telapak tangannya lalu
mengelus rambut gadis itu.
Tiba-tiba gadis itu menatapnya, matanya penuh dengan
cucuran air mata tapi dia tetap merasa sangat senang dan
berteriak, "Kau setuju, apakah benar kau setuju?"
Mata Orang berbaju putih tampak berputar. Dia melihat
telapak tangannya yang panjang dan kuat, lalu pelan-pelan dia
menrunkan tangannya. "Aku akan mengajarkan semua keahlianku kepadamu."
Kata-kata ini sangat berat seperti diucapkan dengan tenaga
besar baru bisa diungkapkan.
Mata gadis itu berbinar-binar, dia harnpir meloncat dan
berteriak, "Apakah benar?"
Orang berbaju putih terdiam.
451 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Gadis

Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

itu bertanya lagi, "Apakah benar semua perkataanmu?" Terlihat sorot mata orang berbaju putih melembut, tiba-tiba
dia tertawa sinis, dia berkata pelan-pelan, "Kau tahu kalau ada
orang yang bertanya kepadaku, aku tidak akan mengijinkan
dia berkata untuk kedua kalinya karena aku tidak mengijinkan
orang lain merasa sangsi apakah kata-kataku ini benar atau
tidak." Gadis itu menundukkan kepalanya, dari wajahnya terlihat
kalau dia sangat mengagumi orang berbaju putih.
"Aku belum pernah mencurigai Anda.... Guru."
"Aku akan mengajarkan ilmu silatku, tapi aku tidak mau
menjadi gurumu!" Gadis itu terlihat kaget, dia bertanya, "Mengapa?"
Orang berbaju putih terdiam, mulut gadis itu terus bergerak,
dia ingin menanyakan sesuatu, tapi dia mengurungkan
niatnya. Orang berbaju putih berkata lagi, "Banyak masalah di dunia
yang tidak memerlukan alasan, walaupun ada alasan tapi
tidak perlu dijelaskan, kalau kau mau ikut denganku berlatih
pedang, kita akan menjadi sahabat, menjadi sahabat
bukankah lebih nyaman, menjadi guru dan murid terikat
banyak aturan, dan membuat kita merasa tidak nyaman, untuk
apa semua ini?" Gadis itu menjadi terpana, akhirnya dia berkata, "Baiklah,
aku berjanji...." Dia seperti teringat sesuatu dan berkata lagi, "Kita sudah
bersahabat, tapi siapa namamu" Aku belum tahu...."
452 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Orang berbaju putih tiba-tiba berubah menjadi dingin dan
berkata, "Apakah kau mau melihat wajahku yang sebenarnya?" Mata gadis itu tampak berputar dan berkata, "Kau tenang
saja, walaupun kau sangat tua, sangat jelek, cacat bibir, atau
bopeng, semua tidak menjadi masalah bagiku, kau tetap
seorang sahabat terbaik karena yang kusuka darimu adalah
sifat dan ilmu silatmu, hal lain, aku tidak akan peduli."
Hanya orang jujur dan polos baru bisa berkata seperti itu,
apalagi untuk seorang laki-laki yang baru dikenalnya.
Sorot mata orang berbaju putih yang tadinya dingin
sekarang kembali melembut, dia memandang gadis itu, lama
dan lama.... tiba-tiba dia tertawa seperti orang gila.
Gadis itu terkejut dan tidak terasa dia melangkah mundur,
dia terkejut bukan karena mendengar tawanya yang tinggi dan
keras, melainkan dia tidak menyangka sifat orang berbaju
putih begitu penyendiri, melakukan semua pekerjaan yang
kasar sampai-sampai bicara pun tidak pernah lebih dari satu
kalimat, tapi sekarang dia bisa tertawa begitu keras.
Dalam tawanya itu pelan-pelan dia mengangkat telapak
tangannya.... Telapak tangannya mengarah ke topeng yang sedang
dipakainya, suara tawanya semakin keras.
Gadis itu menarik nafas dalam-dalam, dia maju selangkah,
pelan-pelan menarik tangannya, dengan lembut berkata,
"Kalau kau tidak mau memperlihatkan wajahmu, tidak apa-
apa, mengapa harus tertawa seperti itu?"
Suara tawa orang berbaju putih semakin mengecil, dia
berkata dengan tersenyum, "Ketika kau melihatku tertawa,
apakah kau merasa kaget dan takut?"
453 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Gadis itu dengan lembut mengangguk, orang berbaju putih
tertawa lagi dan berkata, "Apakah kau tahu kalau tawaku
adalah tawa gembira, mengapa kau harus kaget dan takut"
kau harus tahu, kalau aku bukan benar-benar merasa
gembira, aku tidak akan tertawa."
Gadis itu memegang tangannya dengan erat, matanya
terpejam sebentar, lalu dia meneteskan air mata.
Orang berbaju putih berhenti tertawa dan berkata,
"Mengapa kau menangis?"
Gadis itu menghapus air matanya dengan lengan baju dan
menjawab, "Aku.... aku pun merasa terlalu gembira, apakah
kau tahu semenjak aku dilahirkan, tidak pernah ada seorang
pun yang begitu baik kepadaku?"
Orang berbaju putih terdiam, mereka bersama-sama
menarik nafas, mereka saling memandang dan tidak berkata
apa pun. Keadaan mereka sangat aneh, mereka pun sangat kukuh
terhadap suatu masalah, mereka menentang kepada orang
yang ada di dunia. Bila ada orang persilatan tidak baik kepada
mereka secara otomatis mereka pun akan bertambah kukuh,
adat orang seperti ini sangat banyak, tapi jarang ditemukan,
begitu bertemu, salah satu dari mereka pasti mengeluarkan
unek-uneknya karena mereka merasa hati dan jitua mereka
sangat dekat, gadis dan orang berbaju putih adalah orang
seperti itu. Sepi, susana sepi yang lama, kemudian terdengar tarikan
nafas berat. Orang berbaju putih menggeser tubuhnya, sejak
tadi dia tidak bergerak. Dia menarik nafas dan berkata, "Aku
pun sama sepertimu, seumur hidup kecuali berlatih pedang,
tidak ada masalah lain yang bisa kulakukan. Hanya saja
nasibku lebih beruntung karena mempunyai seorang guru
454 Dewi KZ http://kangzusi.com/
yang hebat, meskipun tidak sayang kepadaku tapi ilmu
silatnya sangat tinggi...."
Gadis itu melihat wajahnya dan berkata, "Apakah dalam
hidupmu tidak ada seorang pun yang berbuat baik kepadamu
atau benar-benar mencintaimu?"
Orang berbaju putih mengangguk, matanya melihat wajah
gadis itu. "Aku tahu kau tidak mau kalau ada orang melihat wajahmu
karena kau merasa orang di dunia ini tidak baik kepadamu,
apakah benar pendapatku?"
Orang berbaju putih tidak bergerak, tapi dia terus melihat
gadis itu.... tiba-tiba tangannya terangkat, dia membuka
topeng hijau itu.... Gadis itu berteriak. Orang berbaju putih berkata pelan-pelan, "Apakah kau tidak
menyangkanya?" Gadis itu dengan bengong melihatnya, tiba-tiba dia tertawa
dan berkata, "Aku tidak menyangka.... benar-benar tidak
menyangkanya sama sekali!"
Malam remang-remang, bintang pun bersinar dengan
redup, tampak wajah orang berbaju putih begitu tampan,
meski wajahnya sedikit pucat, kalau bukan karena garis
wajahnya begitu jelas dan hidungnya mancung seperti yang
diukir, wajah itu benar-benar seperti wajah seorang
perempuan cantik. Suasana begitu sepi, gadis itu terus melihat orang berbaju
putih, orang berbaju putih tersenyum, dia kembali memakai
topengnya. gadis itu berkata, "Aku mohon kau jangan
memakai topeng itu lagi."
"Kenapa?" 455 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Gadis itu menundukkan kepalanya dan tertawa, "Kalau kau
jelek atau cacat, kau ingin memakai topeng itu lagi, aku tidak
akan melarangmu dan juga tidak akan merasa aneh. Tapi
kau...." Dia tertawa dengan malu dan berkata, "Mengapa kau
masih ingin memakai topeng itu, aku benar-benar tidak
mengerti?" Mulut orang berbaju putih yang tipis dan kuat segera
terlihat ada tawa, pelan-pelan dia berkata, "Kau tidak
mengerti".... Lebih baik aku beritahu kepadamu. Aku tidak
mau mukaku dilihat orang-orang karena aku berharap bila
orang melihatku dengan topeng ini, mereka akan takut dan
sungkan kepadaku. Pada saat aku memakai topeng ini
walaupun bertarung dengan siapa pun, orang itu akan takut
lebih dulu kepadaku, jadi jika aku tidak memakai topeng ini,
apakah orang akan merasa takut kepadaku!"
Orang berbaju putih tertawa dan berkata, "Apakah kau
pernah mendengar cerita tentang Jenderal Di Qing, jika
bertarung dengan musuh harus membuat musuh takut terlebih
dahulu kepada kita, apakah kau mengerti?"
Gadis itu seperti mengerti dan mengangguk lalu berkata,
"Bertarung dengan musuh harus membuat musuh takut
terlebih dulu...." Tiba-tiba dia mengangkat kepalanya dan berkata, "Ini
adalah cara yang sangat pintar, tapi apakah kau merasa tidak
jujur karenanya?" Orang berbaju putih mengerutkan alisnya dan bertanya,
"Tidak jujur" Bagian mana yang tidak jujur?"
"Semua orang persilatan pada saat bertarung harus
mengandalkan keahlian mereka untuk menentukan siapa yang
kalah dan menang. Kalau menggunakan siasat untuk menang,
456 Dewi KZ http://kangzusi.com/
boleh dikatakan kalau dia menang tidak dengan cara jujur,
apakah betul menurutmu?"
Orang berbaju putih menunduk dan bengong, terdengar
gadis itu berkata lagi, "Apakah kau pernah mendengar
pepatah jangan sombong, jangan putus asa, jangan
berbohong, jangan berpura-pura, harus adil dan lurus,
walaupun kalah tapi tetap kalah dengan jujur.' Kata-kata ini
sejak kecil sampai aku besar sudah sering kudengar, ayah
sering menasihatiku, dalam keadaan bagaimanapun kata-kata
ini jangan sampai dilupakan. Jangan memalukan nama
keluarga Xi Men." Tiba-tiba wajah orang berbaju putih berubah dan berkata,
"Siapamu Jiang Su Hu Qiu, Wisma Fei He ketua wisma Xi
Men He?" Gadis itu tertawa dan menjawab, "Pantas ayah sering
mengatakan bahwa nama pamanku pasti diketahui oleh
semua pendekar dunia persilatan. ternyata kau pun tahu nama
pamanku...." Alis orang berbaju putih tampak berkerut, matanya yang
terang menjadi redup. Dia menundukkan kepalanya dan
berkata, "Tidak disangka, ternyata kau dari keluarga Xi
Men...." Suaranya berubah, dengan serius dia berkata lagi, "Apakah
kau tahu Wisma Fei He akan mendapatkan bencana,
kemungkinan mulai malam ini Wisma Fei He akan terhapus
dari dunia persilatan."
Wajah gadis itu segera berubah, tapi dia segera tertawa
dan berkata, "Walaupun selama beberapa tahun orang
berbakat dari keluargaku semakin sedikit, tapi dengan pedang
panjang milik pamanku dan murid-murid yang dilatihnya
sendiri sekalipun bertemu dengan musuh kuat, kami tidak
akan kalah banyak, apakah kau tidak terlalu mengada-ada?"
457 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Orang berbaju putih tertawa dingin, "Terlalu mengada-
ada?" Dia berhenti sebentar, lalu menarik nafas lagi dan
berkata, "Apakah kau tahu setengah bulan yang lalu Wisma
Fei He selalu diincar oleh Wu Yi Shen Mo dan kelompok Wu
Yi Shen Mo sudah mendapat perintah dari ketuanya. Malam
ini mereka akan membunuh semua orang yang ada di Wisma
Fei He, tidak boleh tersisa satu orangpun. Mereka sangat rapi
dalam mengerjakan hal ini, tapi gerakan mereka telah
diketahui oleh seseorang yang selalu mengawasi gerak-gerik
Wu Yi Shen Mo. Dia mengetahui cara mereka mengontak satu
sama lain dan mengetahui rencana busuk mereka. Mungkin
kau sudah lama meninggalkan Wisma Fei He, dan mereka
belum mengenalmu, kalau tidak siapa pun yang keluar dari
keluarga Xi Men, mereka pasti akan membunuhnya!"
Orang berbaju putih belum tahu bahwa bapak dan putri Xi
Men Ou sudah lama tidak pulang ke Jing Su Hu Qiu!
Wajah gadis itu yang tadinya memang pucat, sekarang
bertambah pucat lagi. Dia memegang erat tangan orang
berbaju putih, dengan ketakutan dia bertanya, "Apakah semua
benar" Lalu aku harus berbuat bagaimana?"
Orang berbaju putih terpaku, lalu dia berkata dengan pelan,
"Bagaimana" Tidak ada cara lain, sekalipun sekarang kita
mempunyai sayap, kita tidak bisa segera pulang ke Wisma Fei
He!" Walaupun sifat orang berbaju putih dingin dan kejam, tapi
tanpa sadar dia mulai suka pada gadis yang akan belajar silat
padanya, dia merasa sangat kasihan kepada nasib gadis itu,
perasaan gadis yang tadinya bergejolak sekarang menjadi
tenang, kemudian dia menundukkan kepalanya dan tampak
sedang berpikir, kemudian dia menarik nafas dan berkata,
"Kalau tidak ada cara lain, kelak aku harus rajin belajar ilmu
pedang dan membalas dendam kepada mereka."
458 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Orang berbaju putih terpaku dia mengerutkan dahinya dan
berkata, "Menghadapi masalah ini apakah kau hanya bisa
berkata seperti itu?"
Gadis itu malah merasa aneh dan bertanya, "Lalu apa yang
aku harus katakan?" Orang berbaju putih dengan aneh melihatnya, kemudian
dengan pelan dia berkata, "Apakah kau tidak mau tahu apa
alasan mereka melakukan ini" Dan mengapa Wu Yi Shen Mo
ingin membunuh seluruh keluarga Xi Men" Karena apa
mereka melakukan semua ini" Dan apakah kau tidak mau
mengetahui siapa yang diam-diam telah mengetahui rencana


Rahasia Iblis Cantik Jai Huan Ji Karya Gu Long di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

busuk Wu Yi Shen Mo" Dan apa hubungannya orang itu
dengan Wu Yi Shen Mo?"
Gadis itu hanya mengerjapkan matanya dan bertanya,
"Apakah kau mengetahui semuanya?"
Orang berbaju putih menjawab dengan dingin, "Benar, aku
memang mengetahui sedikit keterangan, kalau kau tidak
bertanya aku rasa aku pun tidak perlu memberitahukan
padamu." Dia memegang topeng logamnya kemudian dia membalikkan tubuh dan pergi.
Gadis itu tidak bergerak, dia hanya melihat baju putihnya
berkibar tertiup angin, jalannya sangat perlahan, sepertinya
dia berharap gadis itu akan menghalangi kepergiannya....
Langkahnya sangat perlahan, dan saat itu di tempat lain,
kuda yang ditunggangi oleh Tao Chun-chun berlari dengan
cepat, terlihat pantat kuda itu berlumuran darah dan belum
mengering, kuda itu sudah mengeluarkan darah tapi kuda itu
masih terus berlari, dahi Tao Chun-chun yang mulus juga
tampak mulai berkeringat.
459 Dewi KZ http://kangzusi.com/
Tapi dia semakin bersemangat, sorot matanya tajam,
keadaannya sekarang sama seperti elang yang berada di
gurun pasir yang sedang mengincar mangsanya.
Hutan yang berada di sisi jalan, pohon-pohonnya tidak
terlalu tinggi, sinar bintang tampak di atas pepohonan itu,
bayangan pohon seperti kilat lewat di depan matanya.
Dari dalam hutan terlihat ada sebuah bangunan kuil, dan
terlihat lonceng yang tergantung di serambi kuil itu, lonceng itu
memantulkan cahaya kuning.
Mata Tao Chun-chun tampak berbinar lalu pelan-pelan dia
menghentikan kudanya, dia meloncat turun dan mengikat
kuda itu, dia langsung berlari masuk ke dalam kuil.
Sebuah lampu dengan cahaya sebesar biji kacang
menyinari kuil itu. Tampak kuil itu sangat sepi dan
menyedihkan, diatas meja terdapat patung Budha, 10 hari lalu,
dia berdoa di depan patung Budha untuk Liu He-ting, lalu dari
atas atap menetes cairan darah, kemudian Bian Ao-tian
memimpin banyak orang siap membunuh mereka, lalu boneka
yang ada di balik tirai.... semua keadaannya masih sama.
Dengan cepat dan ringan dia masuk ke kuil, dia melihat
keadaan kuil itu, dan dia memeriksa kuil itu, di sana tidak ada
seorang pun, lalu dengan cepat dia berlari ke tempat
sembahyang dan mencari alas untuk sembahyang, jarinya
yang panjang dan lentik menarik alas sembahyang yang
sudah usang dan menarik keluar sehelai kain berwarna abu.
Di atas kain tidak tertulis huruf apa pun, tapi begitu kain itu
direndam, di atas kain muncul huruf-huruf.
Di bawah sinar redup, dengan cepat Tao Chun-chun
membaca tulisan itu, kemudian terlihat wajahnya yang cemas
menjadi tersenyum gembira, dia berkata pada dirinya sendiri,
Tak disangka, Guan Wai Wu Long banyak akalnya,
460 Dewi KZ http://kangzusi.com/
kelihatannya walaupun aku tidak bisa mengejar waktu sampai
di Hu Qiu, tetap tidak menjadi masalah!"
Karena itu dengan tenang dia berjalan keluar dari kuil, kali
ini karena tidak ada Liu He-ting di sisinya, dia tidak perlu pura-
pura berdoa lagi. Malam ini di kuil sama seperti malam kemarin. Bintang-
bintang memenuhi langit, malam terasa dingin seperti air,
jarak dari kuil ke Jiang Su Hu Qiu sudah tidak terlalu jauh tapi
tetap memerlukan waktu. Jarak dari kuil ke Jiang Su Hu Qiu
kira-kira 3-5 kilometer, Liu He-ting masih berlari dengan
kencang dengan kudanya, walaupun dia mempunyai tenaga
dalam yang kuat tapi karena ketegangan menjelang
pernikahannya dan perubahan yang terjadi setelah dia
menikah, setelah beberapa hari berkuda, Liu He-ting sudah
tidak tahan lagi. Sekarang waktu menunjukkan waktu pukul 1 malam, bulan
Badai Di Karang Langit 2 Peristiwa Merah Salju Karya Gu Long Pendekar Cacad 5
^