Pencarian

Cinta Dalam Diam 2

Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi Bagian 2


atas karpet masjid. Namun mengapa hah mengapa kalian tidak menginginkan perkara ini,
wahai saudaraku kenapa" Pak Abdul yang tadinya tersenyum semringah tiba-tiba nampak
kesal karena mengingat kebiasaan warga Jodoh Mulya yang begitu buruk dalam perkara
shalat berjama"ah di Masjid. Semua yang hadir hanya diam dan menundukkan kepalanya.
Dalam keheningan yang begitu mencekam. Tiba-tiba ada anak kecil berdiri dan
mengungkapkan "Saya Alfa, saya siap untuk memakmurkan Masjid Al-Istiqomah ini, In sya"
Allah akan saya ajak teman-teman untuk mengaji bersamaku setelah shalat maghrib usai"
Ucap Alfa dengan menggelora. Dan terdengar jelas sahutan demi sahutan menggema dari
setiap sudut masjid. Saya juga siap!, saya juga!, saya siap! dan semua yang hadir pada
akhirnya menyatakan kesiapannya dalam barisan para pemakmur Masjid.
Pak Husen, Pak Abdul, Hasan, Adi, Amir, Ginanjar, Diki dan Abdul pun tersenyum dalam
penglihatannya. Diikuti senyuman dari Zahra, Haura, Iffah dan Izzah yang terpatri dalam barisan perempuan
dibelakang. Terima kasih pada Pak Husen dan Pak Abdul yang telah memberikan pencerahan
pada kita semua, tentang wajibnya melaksanakan shalat fardhu secara berjama"ah.
Untuk selanjutnya, penjelasan bagaimana format GMM "Gerakan Masyarakat
Mengaji" untuk kali ini dan selanjutnya. Yang akan disampaikan oleh saudara Hasan AlRasyid.... Kepadanya saya persilahkan.
"Terima kasih pada Bismillahirrahmanirrahim,
MC yang telah Assalamu"alaikum mempersilahkan Wr.Wb. Okeh saya langsung berbicara. saja untuk mempersingkat waktu karena waktu telah menunjukkan pukul 5 sore. Format GMM simple
pak, bu, dek "Nanti setelah pembukaan GMM ini silahkan semuanya pulang ke rumah
masing-masing untuk menunaikan kebutuhannya, entah itu mandi, makan dan lain
sebagainya. Nanti pas adzan maghrib semuanya harus kembali lagi ke masjid untuk
menunaikan shalat maghrib berjama"ah. Setelah shalat maghrib selesai, semuanya
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
45 berkumpul kembali di tempat ini, untuk menunggu datangnya waktu isya dengan mengkaji
islam, belajar al-qur"an atau aktivitas lainnya yang bermanfaat.
Untuk para pembimbingnya saya atur ya.
Untuk laki-laki yang masih anak-anak akan dibimbing oleh A Diki, A Abdul dan A Ginanjar,
ketiga orangnya yang dekat sama pak Abdul. Yang disana. Hasan sembari menunjukkan
sosok Diki, Abdul dan Ginanjar. Dan anak-anakpun melihat ke arah mereka bertiga. Dan
untuk koordinatornya.yakni Kang Supri, selaku tuan rumah disini.
Sementara untuk laki-laki yang beranjak remaja akan dibimbing oleh Hasan, saya sendiri,
Adi yang ini orangnya yang menjadi MC, dan Amir yang dekat pak Husen yang tadi
menjelaskan karakter para pemakmur masjid dalam pandangan Allah. Dan untuk
koordinatornya, yakni Kang Udi, selaku tuan rumah disini.
Serta untuk laki-laki yang sudah tua. Mohon maaf. Hehe, nanti akan dibimbing oleh Pak
Husen dan Pak Abdul. Pasti orangnya sudah pada tau. Wong disini artisnya masak gak
kenal. Hehe. Hasan mencoba mencairkan suasana dengan celoteh guyolnya yang segar.
Dan untuk penanggung jawabnya dari pihak desa "Siap kan pak?".
"Iya, Siap!" jawab pak kades dengan tegasnya.
Kalaupun untuk perempuannya.
Untuk perempuan yang masih anak-anak akan dibimbing oleh teh Iffah dan teh Izzah. yang
berada disebelah pojok kiri belakang. Iffah dan Izzah menganggukkan kepala pertanda
bahwa inilah orangnya. Semua anak kecil yang perempuan menoleh ke arah belakang melihat
sosok Iffah dan Izzah itu yang mana.
Sementara untuk perempuan yang sudah beranjak remaja dan yang sudah berumur, hehe
akan dibimbing oleh teh Zahra dan teh Haura. Yang berada di sebelah pojok kanan
belakang. Zahra dan Haura pun melakukan hal yang sama seperti halnya Iffah dan Izzah.
Dan nanti untuk materi anak-anak kecil lebih difokuskan pada hafalan shalat diikuti
prakteknya, pelafalan huruf-huruf hijaiyah serta bacaan iqro. Sedangkan untuk remaja dan
untuk generasi tua lebih difokuskan pada tahsin Qur"an, tajwid serta makhojnya yang baik
dan benar, mengetahui mana yang halal dan haram dalam agama Islam dan jangan
dilupakan juga untuk bacaan shalat serta prakteknya.
Ada yang ditanyakan"........... kalau tidak ada yang mau ditanyakan.........
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
46 Mungkin itu saja pemaparan tentang format GMM (Gerakan Masyarakat Mengaji) dari
saya, mudah-mudahan bisa di Istiqomahkan program GMM ini.
"Aamiin" sahut semuanya.
Kurang lebihnya saya mohon maaf, wabillahi taufiq wal hidayah Wassalamu"alaikum
Wr.Wb." Terima kasih pada Hasan yang telah memaparkan format GMMnya. Semoga GMMnya bisa
di Istqomahkan. Aamiin. Dan untuk selanjutnya pembacaan do"a
yang akan dipimpin oleh..... Terhenti sejenak.
Adi menoleh ke Hasan "Siapa San?"
"Pak Abdul jadi pembaca do"a ya" Hasan memberi isyarat pada pak Abdul.
Pak Abdul menganggukkan kepala.
"yang akan dipimpin oleh Pak Abdul Ghofur" lanjut Adi.
Rangkaian do"a dari Pak Abdul di Aamiini dengan Khusuknya oleh semuanya.
Dan kini acara terakhir yakni penutup, sebelum acara pembukaan GMM saya tutup.
Perkenankan saya untuk mengucapkan terima kasih pada Pak Kades, pamong desa, pak
Husen, pak Abdul dan warga desa Jodoh Mulya yang telah berkenan untuk hadir.
Kita tutup acara pembukaan Gerakan Masyarakat Mengaji dengan mengucapkan Hamdalah
secara bersama-sama. "Alhamdulillahirrobil"alamiin" Ucap semuanya.
Saya mohon maaf atas kesalahan kata selama saya menjadi MC, Karena Kesempurnaan
datangnya dari Allah dan kesalahan mutlaq datangnya dari kebodohan saya sendiri. Akhirul
Kalam, Wassalamu"alaikum Wr.Wb"
_________________________________________________________________________
Warga pun pulang ke rumahnya masing-masing. Dan kembali lagi ke masjid Al-Istiqomah
ketika adzan maghrib memanggil.
Akhirnya Gerakan Masyarakat Mengaji pun digelar dan berjalan dengan lancar serta Masjid
Al-Istiqomah pun begitu dipadati oleh warga yang haus akan ilmu dan pahala. Dan sebagai
penerus generasi nantinya, ketika Hasan dan kelima temannya pulang kembali ke Jakarta,
mereka telah mengamanahkan semuanya pada Kang Supri dan Kang Udi untuk memimpin
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
47 GMM lelaki sedangkan dari pihak perempuannya mereka telah mengamanahkan pada
Azzahra, Haura, Iffah dan Izzah.
"Alhamdulillah program ketiga pun akhirnya rampung dilaksanakan" Ucap mereka
tersenyum penuh syukur. Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
48 AKU, KAMU DAN SEPOTONG EPISODE
Kepala Desa Jodoh Mulya mengumumkan pada warga, bahwasanya nanti esok
malam, Desa Jodoh Mulya akan mengadakan acara perpisahan bersama anggota KKN UIJakarta.
Keesokan malamnya. Acara penutupan KKN dihadiri oleh para pejabat pemerintahan desa
Jodoh Mulya, mulai dari Sekretaris desa,
raksa bumi, cap gawe, kepala dusun, pihak
kepolisian, TNI, hingga Pak Hasyim sebagai Kepala Desa Jodoh Mulya. Dengan haru Pak
Hasyim menuturkan. "In sya" Allah dengan hadirnya para mahasiswa KKN UI-Jakarta di tahun ini, dapat
menularkan energi positifnya serta menjadi penyulut semangat kepada kita semuanya selaku
warga desa Jodoh Mulya ini, untuk tetap berambisi dalam menuntut ilmu ke jenjang yang
lebih tinggi lagi?" "Aamiin" sahut semuanya.
Hal tersebut membuat pak Husen dan Pak Abdul menjadi tersenyum bangga.
Warga Desa Jodoh Mulya pun menyumbangkan kreatifitas-kreatifitasnya, menyajikan puisi,
taria-tarian hingga lagu untuk menghibur masyarakat Jodoh Mulya. Hasan pun akhirnya tidak
mau kalah dengan masyarakat jodoh mulya yang banyak sekali menyumbangkan karya-karya
mereka. Dengan gagah berani Hasan naik ke atas panggung untuk ikut andil dalam acara
perpisahannya dengan desa Jodoh Mulya. Yakni dengan membacakan coretan puisi karyanya
sendiri dengan judul "Aku, Kamu dan Sepotong Episode"
"Aku, Kamu dan Sepotong Episode"
Malam yang sunyi bertemankan rindu yang tak pernah tersapa
Hampanya rindu tanpa belaian cinta yang menyelimuti
Engkau yang ku rindu dan Engkaulah jua yang ku sua
Namamu senantiasa menyapa dalam bait do"a
Tutur lembutmu mengalihkan gejolak rindu yang ada di dalam qolbu
Aku lelaki yang lemah dalam soal bercinta
Aku bukanlah pujangga yang mahir dalam megindahkan kata
Aku tak setampan nabi yusuf, tak sekaya pula nabi sulaeman
Aku hanyalah lelaki yang tengah memendam rindu
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
49 Tengah memperkaya diri dengan akal, intelektual serta spiritual
Kamu bagaikan permata hijau diantara ribuan kaca menyilau
Kamu laksana mawar yang tertanam di tepi jurang yang curam
Kamu bak permata yang tersimpan rapih kilauannya
Mendapatkanmu butuh pengorbanan yang paling jitu
Butuh jalan yang panjang dan berliku-liku
Namun, hari ini kita menunduk untuk menghela nafas
Nafas rindu yang akan menjadi satu
Karena diriku akan pergi sebentar membawa Kamu dan sepotong episode.
Terima Kasih. Penonton berdiri Prok....prok.. prok.... dan tepuk tangan pun tak bisa dibendung lagi.
Do"a penutup yang di lantunkan oleh Pak Abdul sangat mengharu-baru meneteskan
air mata pada malam itu. Malam itu cerah, dimana semilir angin pedesaan menembus dan
menancap-nancap rongga tubuh setiap insan yang bernafas. tidak begitu keras menerjang.
Hasan, Adi, Abdul, Amir, Diki dan Ginanjar tampaknya belum rela untuk segera tidur, karena
malam itu malam terakhir mereka menikmati suasana KKN. Semarak dan keceriaan benarbenar dapat diwujudkan malam itu.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
50 SEPUCUK SURAT CINTA DARI HASAN
Esoknya Hasan dan kelima temannya (Adi Permana, Abdul Latif, Diki Setioso, Amir
Khoeruddin, Ginanjar Subakti) harus berangkat lagi ke kota Jakarta tempat mereka tinggal
dan memulai kembali aktivitas belajarnya, di Universitas Indonesia.
Dan Hasan berniat setelah lulus Strata satunya atau sudah mendapatkan gelar sarjana, ia
hendak kembali ke desa jodoh Mulya untuk mengkhitbah perempuan yang telah menawan
hatinya itu. Ya, Azzahra Khoerunnisa.
Sebelum ia pergi meninggalkan desa jodoh mulya. Kemarin paginya, ketika Hasan dan
kelima temannya tampak bersantai ditemani dengan nada dan gitar yang dimainkan Ginanjar,
Hasan menitipkan sepucuk surat pada lilis untuk dikasihkan ke zahra sebelum besok pagi ia
pulang. "Lis tolong surat ini kasihkan ke teh Zahra, sebelum besok pagi mas pulang ke Jakarta"
ungkap hasan sambil memberikan secarik kertas ke lilis.
"Iya, tapi nanti sore ya mas, pas lilis gak ada pekerjaan. Soalnya sekarang lilis banyak tugas
yang harus lilis selesaikan" jawab lilis sambil menunjukkan tugas-tugasnya.
"Wokeh" hasan tersenyum.
Sorenya, lilis menunaikan amanah dari Hasan dan pergi ke rumahnya Zahra.
"Assalamu"alaikum" ungkap lilis mengetuk pintu rumah zahra.
"Wa"alaikumussalam" jawab zahra membuka pintu.
"Oh bidadari kecilku, silahkan masuk, hendak apa nih sore-sore ke rumah teteh?" tanya
zahra keheranan. "Ini teh, lilis ketitipan surat dari mas Hasan".. sambil memberikan surat. "Kata mas hasan
sebelum pulang ke jakarta, surat ini harus sudah sampe pada tangan teteh. karena besoknya
mas hasan mau pulang. jadi lilis sempatkan deh waktu sore ini, untuk pergi ke rumah teteh
yang mewah bagaikan istana ratu bilqis" jawab lilis menjelaskan dibarengi dengan
kelebayannya. "O.. besok pagi mas Hasan mau pulang tah, gak kerasa ya lis, 1 bulan telah berlalu dengan
cepatnya?" tanya zahra.
"Iya teh sangat cepat sekali. Memang benar kata mas Hasan "Al-Waktu Khashoif" : Waktu
itu bagaikan pedang" jawab lilis.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
51 Zahra tersenyum mendengarnya. "Oia, bolehkah teteh sekarang buka suratnya wahai
bidadari kecilku?" ungkap zahra guyol.
"Silahkan tetehku yang cantik". Jawab lilis genit.
Dibukalah oleh Zahra dengan penuh hati-hati surat dari Hasan yang terbungkus rapih dengan
amplop biru diikat pita yang sangat indah...
"Coretan In Sya" Allah untuk calon istriku, Azzahra Khoerunnisa
?"" " ?"" " " " ?" ?"?"" ?"?" ?" ?" ?" ?"
Untukmu gadis pemata, wanita terbaik yang indah bagaikan bunga mawar
dalam keindahan.... Tangan ini mula menulis apa yang telah dirangkai oleh hati ini
didalam qolbu. Aku mulai tertanya-tanya adakah aku sudah seharusnya mula mencari
sebagian dariku yang hilang. Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu tetapi
atas keinginan seorang muslim mencari sebahagian agamanya.
Acap kali aku mendengar bahwa ungkapan "Kau tercipta untukku". Aku
awalnya kurang mengerti apa sebenarnya arti kalimah ini karena diselubungi jahiliyah. Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku. Kini aku mengerti
bahwa pada suatu hari nanti aku harus mengambil satu tanggung jawab
yang sememangnya diciptakan khas untuk diriku yaitu dirimu.
Aku mulai mempersiapkan diri dari segi fisik, spiritual dan juga intelektual
untuk bertemu denganmu. Aku menginginkan pertemuan kita yang pertama
aku kelihatan sempurna di hadapanmu. Walaupun pada hakikatnya masih
banyak lagi kelemahan dalam diri ini.
Aku coba mempelajari arti dan hakikat tanggung jawab yang harus aku gali
ketika dipertemukan dengan dirimu. Aku coba membataskan pembicaraanku
dengan gadis lain yang hanya dalam lingkaran urusan penting. Karena
aku risau untuk menceritakan rahasia diriku kepadanya. Karena seharusnya
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
52 engkaulah yang harus mengetahuinya karena dirimu adalah sebahagian
dari diriku. Apabila diriku memakai kopiah aku
diselubungi jubah digelar Syeikh dan
digelar Ustadz. Apabila diriku Lidahku mengajak manusia ke arah
Makruf digelar Da"i.
Bukan itu yang aku pinta. Karena aku hanya mengharapkan keridhaan
Allah SWT. Yang aku takuti. Diriku mula didekati oleh wanita karena perawakanku dan
perwatakanku. Baik yang indah berhijab atau yang ketat berbaju. Semuanya
singgah disisiku. Aku risau imanku akan lemah. Diriku tidak dapat menahan dari fitnah ini.
Karena melalui lisan Rasulullah SAW telah mengingatkan :
"Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih bahaya untuk seorang
lelaki melainkan wanita".
Aku khawatir amalanku bukan sepenuhnya untuk Rabbku tetapi untuk
makhluknya. Aku memerlukan dirimu untuk menghindari fitnah ini. Aku


Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

khawatir kurangnya ikhlas dalam ibadahku menyebabkan diriku di campakkan ke neraka dan meninggalkan kau seorang diri di syurga.
Aku berasa bersalah kepada dirimu karena khawatir cinta yang haq darimu
akan ku curahkan kepada wanita lain. Aku sukar untuk mencari dirimu
karena dirimu bagaikan permata hijau diantara ribuan kaca menyilau.
Tetapi aku yakin pasti! Jika namamu yang ditulis di Lauh Mahfudz untuk
diriku. Niscaya rasa cinta itu akan Allah tanamkan dalam diri kita.
Tugas pertamaku bukan mendapatkan dirimu tetapi mensolehkan diriku.
Sukar untuk mencari solehah seperti dirimu, andai Solehku tidak setanding
dengan kesolehanmu. Janji Allah pasti ku pegang dalam misi mendapatkan dirimu. "Wanita yang
baik adalah untuk lelaki yang baik".
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
53 Jiwa remajaku ini mula meracau mencari cinta. Matang kian menjelma dan
kehadiran wanita amat terasa untuk berada di sisi. Setiap kali aku
merasakannya aku mengenangkan dirimu.
Aku terlalu percaya diri dek zahra, aku yakin disini engkau setia menunggu
diriku. Tetapi aku takut aku curang kepadamu andai aku bermain Cinta
Fatamorgana. Sampaikan do"amu pada-Nya kepada diriku agar aku dapat menahan
gelora kejantananku. Disamping aku juga mengajukan sendiri proposal do"a
di perlindungi diri. Bukan harta, rupa dan keturunan yang aku pandang dalam misi mendapatkan dirimu. Cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita.
Saat dimana aku bakal melamarmu. Akan ku lihat wajahmu sekilas dengan
khusuknya. Agar mencipta keserasian diantara kita karena itu pesan nabi
kita. Tidak perlu alis mata seakan alis mata unta. Wajah bersih seakan putih telur
ataupun bibir merah bak merah delima. Tetapi cukup cuma aqidah sekuat
akar, Ibadah sebagai makanan dan Akhlaq seindah budi. Karena Rasulullah telah berpesan :
"Nikahilah istrimu karena empat perkara : 1. Keturunan, 2. Harta, 3. Rupa
dan 4. Agama. Dan jika kamu memilih agama engkau tidak akan menyesal"
Jika aku dipertemukan dengan dirimu esok lusa setelah aku resmi menyandang gelar sarjana. Akan ku jaga perasaan kasih ini supaya tidak
tercurah sebelum masanya.
Akan ku jadikan Syara" sebagai pendinding diri kita. Akan ku jadikan akad
nikah itu sebagai cap halal untuk mendapatkan dirimu. bukan cap halal
dari pacaran! Biarlah kita mengikuti jejak nenek moyang kita yakni Nabi Adam dan Siti
Hawa yang tetap setia menunggu walaupun dipisahkan ruang dan waktu.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
54 Agar kita dapat menikmati kenikmatan pernikahan. Yang menjanjikan
ketenangan jiwa, ketentraman hati dan kedamaian bathin.
Do"akan diriku ini agar tidak berputus asa, tersesat dalam misi mendapatkan dirimu dan pupus dalam penantian. Karena aku memerlukan
dirimu untuk melengkapkan sebahagian agamaku.
Aku mencintaimu karena agama yang ada pada dirimu.
Jika engkau hilangkan agama pada dirimu maka hilang sudah rasa cintaku pada
dirimu. Tunggulah nanti, setelah pendidikan srata satu mas usai, mas akan
buktikan keberhasilan mas meraih misi mendapatkan dirimu.
?" " ?" ?" ?" ?"?" " ?"" " " " ?" ?"?"" ?""
Dariku, In Sya" Allah Calon Suamimu. Hasan Al Rasyid.
Bait demi bait zahra membaca surat dari hasan untuknya, tidak sengaja tetesan air
mata terkelupas dari sudut bola matanya yang bening nan indah, membanjiri jilbabnya yang
biru. Dalam keheningan ia berbisik "Yaa Rabb aku serahkan semuanya pada-MU untuk
mengeksekusi perkara ini, karena jujur, aku tidak berdaya dalam urusan ini yaa Rabb, aku
Ikhlas, aku ikhlas. jikalau nanti Mas Hasan adalah benar2 tulang rusukku. aku siap yaa
Rabb untuk merekatkan tulang rusukku padanya, karena aku tau tulang rusukku tidak
mungkin tertukar. Namun jikalau takdir berkata lain aku ikhlas menerimanya".
"kenapa teh kok diam", nangis lagi" lilis memotong lirihan Zahra.
"gak kenapa2 lis, ini cuman kelilipan sama debu rumah, biasa kan rumah teh zahra banyak
debunya" zahra tersenyum berusaha menyembunyikan keadaan hatinya.
"O kirain ada apa, oia udah larut sore nih teh, takut dimarahin bapak sama mas hasan. lilis
pamit pulang dulu ya, Assalamu"alaikum"
"Wa"alaikumussalam, eh lis tunggu dulu ini suratnya" sambil memegang tangan lilis
"gak usah teh, simpen aja di teteh, sebagai kenagan terindah buat teteh dari mas hasan" lilis
menyodorkan kembali surat itu ke dada zahra.
Ketika lilis hendak mengayuh sepedanya, tiba-tiba Zahra lari kemulut pintu
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
55 "lis nanti malem bisa ke rumah teteh lagi nggak?" teriak zahra menghentikan lilis
"emm, emangnya mau apa gitu teh?" jawab lilis teriak
sambil mengedipkan mata kirinya, "ada sesuatu pokoknya, gimana?"
lilis sambil mengayuh sepedanya "ya deh, in sya" Allah"
Malamnya lilis tiba di rumah zahra.
Sambil memberikan surat ke tangan lilis "Nanti tolong sampaikan ke mas Hasan ya lis"
"O ini toh sesuatunya, kirain lilis mau dapet hadiah dari teh zahra?" lilis sambil
menggoyang-goyangkan badanya "eh malahan dikasih surat balasan cinta dari teh zahra
buat mas hasan, benerkan balasan cinta" lilis menambahkan
Sambil mengelus kepala lilis "nanti deh hadiahnya kalo teteh ketiban durian dari langit,
nanti juga oleh teteh langsung akan di traktir sepuasnya, wabil khusus buat lilis, tanpa teteh
memberi tahu. Ini bukan balasan cinta tapi tunjangan balasan surat"
"Okeh" lilis girang.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
56 SELAMAT TINGGAL "JODOH MULYA"
Pagi hari di rumah pak husen, ketika hasan dan kelima temannya hendak bergegas dan
berkemas pulang ke jakarta, tiba-tiba lilis memberikan sepucuk surat dari zahra pada Hasan.
Lilis mendekati hasan sambil menyodorkan secarik kertas ke hasan "mas ini ada balasan
surat dari teh zahra yang kemarin malem dititipkan ke Lilis, katanya musti di baca"
"O surat apa lis?" tanya hasan
"gak tau, lilis cuma mendapatkan amanah untuk menyampaikan surat ini aja, eh mungkin
balasan cinta tuh mas, mungkin, hehe?" lilis mencoba memanasi
"Mudah-mudahan. yaudah nanti dibacanya pas di jakarta aja lis, mas buru-buru. Mas, mau
pamit pulang dulu. Kalau masih ada waktu dan umur Mas masih panjang In Sya" Allah Mas
akan tinggal lagi bersama Lilis dan pak Husen disini di istana Surga kita. In Sya" Allah mas
juga sudah memplanningkan akan datang kesini lagi setelah Mas lulus jadi sarjana" hasan
seraya memeluk erat tubuh lilis yang cukup mungil itu.
"Pak, kami mengucapkan beribu terima kasih atas fasilitas dan semua bentuk barang dan
jasa yang telah pak husen keluarkan untuk kami, semoga apa yang telah pak husen
keluarkan, akan dibalas oleh Allah dengan balasan yang setimpal dan berkali-kali lipat"
Aamiin. ungkap hasan sambil mengecup pipi kiri dan pipi kanan pak husen diikuti Adi,
Abdul, Diki, Amir dan Ginanjar.
"Aamiin" sahut pak husen dan lilis.
"Hati-hati dalam perjalanannya, jangan lupa berdo"a dan salam untuk keluarga kalian
masing-masing dari kami. Masyarakat jodoh mulya" sahut pak husen
"Iya pak" semua rombongan KKN serentak
________________________________________________________________________
Mobil jemputan dari UI pun datang.
Satu per satu kelompok KKN UI beriiringan masuk ke dalam mobil meninggalkan rumah pak
husen, meninggalkan jejak langkah mereka di desa jodoh mulya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
57 "Assalamu"alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat tinggal pak husen, lilis dan
masyarakat desa jodoh mulya" ungkap anggota KKN UI berbarengan dalam mobil.
"dan selamat tinggal juga untukmu zahra, In Sya" Allah janjiku akan aku tunaikan atasmu"
lirih hati hasan menambahkan dalam mobil.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
58 BALASAN SURAT CINTA DARI ZAHRA
Sesampainya di kota Jakarta. Hasanpun menceritakan semua pada kedua orang tuanya
akan sosok perempuan yang telah membuat hatinya mekar-berbunga dan lunglai jatuh cinta.
Selama ia mengikuti KKN di desa Jodoh Mulya.
Kedua orang tua Hasan mulai penasaran akan sosok perempuan tersebut. karena begitu
menggelora, begitu bersemangatnya apa yang diceritakan oleh Hasan tentang sosok Azzahra
pada kedua orang tuanya. "Gimana menurut Ayah dan Ibu?" Hasan menanyakan.
Kedua orang tuanya hanya mengangguk-anggukan kepala dengan senyuman cabe dipipi
mereka, seakan memberikan isyarat ketertarikan mereka pada sosok zahra.
Hasanpun gembira, senang bukan kepalang, "Alhamdulillah, kedua orang tuaku
menyukainya." Ungkap hatinya.
"Nanti san, kalo kamu kedesa itu lagi, Ayah dan Ibu ikut, untuk liat sosok perempuan yang
begitu diidam-idamkan olehmu itu seperti apa" , ungkap ayah hasan.
Memang kedua orang tua Hasan kalau dalam masalah percintaan anaknya, mereka berdua
tidak mau ikut campur, asalkan wanita itu 1 menurut mereka: Sholehah.
Ketika Hasan sedang istirahat di kamarnya, melepas penat yang tertumpu di dadanya.
Keringat yang belum habis berjatuhan. Hasan teringat akan balasan sepucuk surat dari zahra
yang ia dapatkan dari lilis, seketika itu sontak hasan terperanjat bangun untuk mengambil
surat itu di dalam tasnya.
Dengan lemah lembut dan penuh dengan kehati-hatian hasan membuka setiap lipatan-lipatan
surat dari zahra; "Coretan untuk lelaki yang indah budi pekertinya
?"" " ?"" " " " ?" ?"?"" ?"?" ?" ?" ?" ?"
Untukmu Mas, yang tengah menanti sosok bidadari....
Wahai lelaki yang indah budi pekertinya
Apa kabar imanmu hari ini mas" Masihkah setegar, setegar batu karang.
Masihkah sesabar, sesabar
kupu-kupu. Masihkah setia, Sesetia adam dan
hawa. Apakah harimu sudah di awali dengan ungkapan syukur" Karena
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
59 masih bisa melihat lulu-lalang makhluk Allah yang fana. dan masih bisa
membaca secarik kertas ini untuk engkau baca dalam keadaan badan
berselimut sehat. Wahai lelaki yang indah budi pekertinya
Terkadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah mengujiku tepat di relung
hatiku. Tempat terapuh dalam diriku. Namun sekarang aku tahu jawabannya mas. Ternyata, karena Allah tau dimana tempat yang tepat
agar aku senatiasa mengingatNya dan kembali mencintaiNya secara utuh
sehingga tidak terlalaikan oleh cinta fatamorgana dunia ini.
Wahai lelaki yang indah budi pekertinya
Aku sukar. Sukar sekali untuk mengutarakan kata demi kata ini untuk
seseorang apalagi kata ini terlontar dan kutulis untuk lelaki yang baru saja
aku kenal. Karena baru saat ini jua aku mengalami konflik hati terhadap
insan lelaki. sungguh ada getaran dahsyat menimpa relung hatiku yang
amat dalam saat percakapan itu engkau mulai. Mungkin inikah yang
namanya cinta. Entahlah hanya Allah saja yang tau.
Wahai lelaki yang indah budi pekertinya
Ketika sinar mentari bersembunyi dibalik kegelapan malam, namun sinarnya mampu menerangi hatiku saat ini, ketika srigala-srigala dan
singa-singa kembali ke tempat peristirahatannnya namun keberaniannya
mampu menusuk relung hatiku sehingga aku memberanikan diri untuk
membalas secarik surat yang kemarin engkau berikan padaku.
Wahai lelaki yang indah budi pekertinya
Jujur mas, mataku tertatih melihat untaian demi untaian kata yang egkau
persembahkan untukku. Telingaku ngilu mendengar engkau mau pulang
kembali ke kota jakarta, lisanku keluh ketika harus mengucapkan aku cinta
padamu, karena kata itu adalah kata kramat bagiku yang tidak sembarang
orang berhak untuk mengucapkannya pada insan yang belum ada ikatan
halal diantara keduanya. Namun yang harus engkau tau mas, disini aku
masih setia menunggu akan janji yang telah engkau ikrarkan atasku.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
60 ?"?" " ?"" " " " ?" ?"?"" ?"?" ?" ?" ?" ?"
Dariku, Azzahra Khoerunnisa, sosok bidadari yang tengah menanti.
Seperti halnya Zahra, Hasanpun tak terasa meneteskan air matanya yang membanjiri
bantal yang tengah hasan peluk. Dengan ungkapan zahra yang ditulis dalam suratnya,
hasanpun semakin kuat saja untuk niat mengkhitbah zahra untuknya.


Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Hasan pun kini mulai mencari tau makna dari QS. Annur ayat 26 itu, serta islam yang
sesungguhnya, hasan memantaskan diri untuk kelak bisa bersanding dengan zahra, calon
bidadarinya yang selama ini tengah ia idam-idamkan. Karena hasan mengetahui bahwasanya
jodoh seseorang adalah cerminan dari seseorang tersebut. Sekarang ia rajin mengikuti
pengkajian-pengkajian Islam yang rutin diadakan dikotanya dan sekaligus memohon pada
petunjuk ustadznya. Ustadz Iskandar Al-Firdaus, agar senantiasa dan bersedia membimbing
rohaninya, agar tidak terbutakan oleh dunia dan Cinta. Serta ia senantiasa menjalankan
Sunnah Rasulullah dalam kesehariannya, Puasa Senin-Kamis mulai dirutinkan, Shalat
Sunnah Duha mulai dilakukan dan Sunnah Tahajud mulai dibiasakan.
Suatu hari, saat Hasan Halqah (Duduk melingkar) mengkaji islam bersama temantemannya, Rizal dan Raihan tentunya dengan Musyrif (Ustadz) mereka. Ustadz Iskandar AlFirdaus. Ustadz Muda yang begitu faqih dalam tsaqofah dan Pengetahuannya tentang dunia
keislaman. Beliau masih muda, baru berusia 23 tahun terpaut tiga tahun dengan Hasan, Rizal
dan Raihan. Hasan bertanya tentang makna kandungan dari QS. Annur ayat 26 itu yang kebetulan
saat itu halqahnya membahas tentang benci dan cinta karena Allah.
"Tadz mau tanya, menurut ustadz sendiri apa makna kandungan yang tersurat dalam
QS. Annur ayat 26, yang di Al-Qur"an itu sendiri menjelaskan "wanita yang keji untuk lakilaki yang keji, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mohon
penjelasannya tadz" tanya hasan pada sang ustadz.
"O, ayat itu menjelaskan tentang jodohnya seseorang, tentang prinsip jodoh
tepatnya. kalo seorang itu sholeh/sholehah pasti Allah akan mentakdirkan jodoh seseorang
itu berlabuh pada yang sholeh/sholehah pula, begitupun sebaliknya. dan prinsip jodoh
seseorang menurut ustadz sendiri ibarat kita bercermin. kalau ditubuh kita, contohnya; di
wajah kita ada plek atau bercak kotoran. Baik itu kotoran minyak atau kotoran lainnya yang
menempel di wajah. Maka kacapun akan memantulkan tampilan wajah yang serupa, wajah
yang sama dengan wajah yang aslinya. Dan perumpaan selanjutnya laksana kayu bengkok
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
61 yang ditancapkan ditengah-tengah terik matahari, pastinya kayu itu akan melahirkan
bayangan yang bengkok pula. tidak mungkin akan terlahir bayangan yang lurus serta elok.
Begitulah prinsip jodoh seseorang san". Ustadz Iskandar mejelaskan.
Setelah penjelasan yang panjang lebar dari ustad Iskandar waktu itu, akhirnya
Hasanpun mengerti dan paham akan maksud kandungan dari Qur"an Surah Annur ayat 26 itu.
Dia berniat ntuk mengkhitbah gadis desa Jodoh Mulya tersebut. Wanita yang dipilihnya
semata karena Allah. Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
62 WAKTU YANG DINANTIKAN HASAN
Akhirnya hari yang dinanti-nanti oleh Hasan tampak di depan matanya. Hari Wisuda
Hasan yang pertama untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Kimia. Hasan begitu
bahagia bercampur sedih. Bahagia karena dia tidak sia-sia dalam menimba ilmu demi
menggapai semua cita-citanya di masa yang akan datang. Dan hal yang paling bahagia dalam
hidupnya yakni dia akan mengkhitbah wanita yang selama ini tengah ia idaman-idamkan.
Namun disisi lain ia juga bersedih karena mengingat semua kenangan indah bersama temantemannya, semua suka, duka, tangis dan tawa telah mereka ukir bersama menjadi sepotong
bait episode yang begitu syahdu dan begitu indah yang sebentar lagi akan pupus termakan
oleh jendela masa. Terutama sahabat karibnya Adi permana, Abdul Latif, Diki Setioso, Amir
Khoeruddin, Ginanjar Subakti. Sulit bagi hasan melupakan sosok seperti mereka.
Nama teman-temannya dipanggil satu per satu
naik ke atas panggung untuk
dipakaikan toga oleh sang profesor, rektor UI. Tibalah giliran namanya di panggil oleh sang
profesor. "Hasan Al-Rasyid" ungkap sang profesor
Seketika itu mata hasan berlinang air mata dan nampak berjatuhan ke lantai gedung
auditorium UI. Kaki hasan seakan rapuh untuk dilangkahkan, sendi-sendi tubuhnya seketika
itu lemah dan terjatuh diatas lantai auditorium. Semua mata memandang pada dirinya. Hasan
tengah mengingat episode perpisahan dengan teman-teman seperjuangannya. Terutama Adi
Permana, Abdul Latif, Diki Setioso, Amir Khoeruddin, Ginanjar Subakti Sahabat karibnya
terus menusuk-nusuk memory ingatannya. Semuanya terjalin dalam episode KKN di Jodoh
Mulya. Abdul Latif, Diki Setioso, Amir Khoeruddin, Ginanjar Subakti yang melihat Hasan
terkoyak diatas lantai, mereka juga tak kuasa membendung air mata yang begitu deras
membanjiri kelopak mata mereka.
Namun ayah dan ibunya membangunkan langkah dan sendi-sendi tubuhnya yang
rapuh dan lemah terkapar diatas lantai auditorium. "Ayo san bangun! ini moment terbaikmu
yang sangat penting, kamu tinggal selangkah lagi, jangan sampai kamu sia-siakan, cepet
bangun san" Ayah dan ibunya hasan berbisik dan memasang sorot mata yang meyakinkan
untuk hasan. "Benar yah, bu jangan sampai hasan sia-siakan" Hasan bangkit, mengusap semua
deraian air mata yang membasahi wajahnya menuju panggung dan naik untuk dipasangkan
toga diatas kepalanya. Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
63 Setelah pemasangan toga semuanya selesai. Tiba-tiba sang profesor mengumumkan
nama-nama mahasiswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan study S-2
nya ke London, Inggris. Dan tidak di duga oleh Hasan ternyata namanya tercantum dalam daftar nama
mahasiswa yang berprestasi tersebut.
Seketika itu Hasan sujud syukur atas segala kenikmatan yang telah Allah karuniakan
untuknya. Dan tampak Ayah dan Ibu Hasan tersenyum bangga karena memiliki anak pintar
dan cerdas sepertinya. __________________________________________________________________________
Selang tiga hari setelah wisuda. Hasan bertanya pada ayah dan ibunya untuk
menunaikan janji mereka akan merestui cintanya atas zahra.
Ketika mereka sedang duduk di ruang tamu tengah asyik menonton film "Habibi dan
Ainun" hasan tiba-tiba berkicau dalam keheningan menonton film"Nanti besok hasan mau ke
desa jodoh mulya, ayah dan ibu mau ikut", katanya ingin melihat sosok zahra itu seperti
apa". Dan hasan pergi kesana, untuk niat mengkhitbahnya, gimana menurut ayah dan ibu?"
Ungkap hasan pada kedua orang tuanya yang tengah asyik menonton film.
sontak ayah dan ibunya bangkit dari tempat duduknya "apa!?"
"Kamu beneran mau mengkhitbahnya san, tapi kamu belum ada persiapan apapun untuk
mengkhitbahnya" ungkap ayahnya melotot
"Dan kamu juga belum mendapatkan pekerjaan tetap san , nanti zahra akan dikasih apa
olehmu" tanya ibunya
"Cukup keridhoan ibu dan ayah itulah persiapan hasan sekarang. In Sya" Allah nanti setelah
hasan mengkhitbah zahra, hasan akan gunakan ijazah S-1 hasan,, untuk menjadi guru Kimia
di sekolah SMP atau SMA yang ada di daerah Jakarta bu." Jawab hasan meyakinkan
Suasana menjadi hening mencekam......
Ayah Hasan melirik ke arah Ibunya"Yaudah, Kami berdua percaya sama kamu san, asalkan
kamu bisa mempertanggung jawabkan semuanya, kami berdua akan merestui cintamu"
ungkap ayah dan ibunya sambil tangan ayahnya menepuk-nepuk pundaknya hasan
"In Sya" Allah, Hasan akan menjadi laki-laki yang bertanggung jawab seperti ayah dan ibu
harapkan" singkat hasan seraya tersenyum dan mereka kembali menonton film "Habibi dan
Ainun". Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
64 Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
65 DURI HARI INI ADALAH BUNGA DI HARI ESOK
Namun ketika Hasan dan kedua orang tuanya datang ke desa Jodoh Mulya, ternyata
apa yang didapati, si gadis pemata itu sudah tak ada lagi di desa tersebut. Terlihat raut wajah
kecewa terpancar dari wajah kedua orang tuanya hasan. Namun mereka tidak berputus asa
dalam pencarian. Mereka terus bertanya pada orang-orang tentang keberadaan zahra dan
ibunya. Ketika ia menanyakan pada warga setempat, warga hanya diam seribu bahasa, statis tidak
mengeluarkan sepatah, dua patah katapun malah mereka pergi meninggalkan hasan dan
kedua orang tuanya. Tiba-tiba Hasan teringat akan sosok pak husen dan lilis "Oia. yah, bu, hasan teringat dengan
seseorang yang begitu baik akhlaknya di desa ini ketika hasan mengikuti KKN bersama
teman-teman. dan alangkah baiknya kita pergi ke rumahnya untuk menayakan dimana zahra
sekarang tinggal. Pasti mereka tau keberadaannya." Hasan mencoba menenangkan keadaan
hati kedua orang tuanya. Lalu hasan pun menemui Pak Husen Al-Baghdadi ayah angkatnya ketika
menginap dirumahnya beberapa tahun lalu bersama teman-temannya saat KKN.
"Assalamu"alaikum", ungkap hasan dan kedua orang tuanya sambil mengetuk pintu.
"Wa"alaikumussalam", terdengar jawaban pak husen dan lilis dari dalam.
Ternyata yang membuka pintu adalah lilis aisyah, anak tunggalnya pak husen yang beberapa
tahun lalu cukup mungil dimata hasan.
"Pak, gimana kabarnya", ini hasan mahasiswa UI yg tahun lalu KKN disini, masih ingat?"
Hasan sambil bersalaman dan menundukkan badannya.
"Alhamdulillah baik. ohok-ohok" dijawabnya sambil batuk-batuk "O nak hasan, iya masih
ingat, ini kedua orang tuamu san?" sambil menunjuk kearah orang tuanya hasan
"Benar. Kami berdua, orang tuanya hasan pak", jawab ayah Hasan, dengan wajah yang
memancarkan senyuman. "Yang ini kalau tidak salah Lilis Aisyah ya?" ungkap hasan sembari mendekati kearah lilis
"Iya mas ini adikmu, Lilis si mungil" Jawab lilis menganggap hasan serasa kakaknya sendiri
"Lilis udah besar rupanya sekarang, mas pangling sama lilis, sekarang sudah menjadi gadis
yang cantik dan cekatan euy" Hasan memuji lilis
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
66 "iya dong. Lilis aisyah gitu lho.. hehe," lilis tersenyum dan kembali bergegas untuk pergi ke
sekolah SMA untuk menanti dibagikan raport. Hasil belajarnya selama satu semester.
"Tadi waktu kami kerumahnya zahra , kok Zahra dan ibunya tidak ada ya pak?" tanya
hasan "Pada kemana ya pak?" ibu hasan menambahkan
"Masalah zahra dan ibunya tidak ada dirumahnya. karena zahra sendiri tengah mengidap
penyakit kusta sehingga ia diasingkan di desa sebelah. Desa sugih mulya yang terpencil.
disebuah gubuk tua yang Berdekatan jaraknya dengan sungai pada walungan". Ungkap pak
Husen sambil menunjukkan jari telunjuknya kesebelah selatan dari rumahnya, karena
disitulah zahra tinggal. Menurut kepercayaan didesa Jodoh mulya, orang yang mengidap penyakit kusta harus
diasingkan karena takutnya penyakit itu akan menular.
Hasan, menangis tersedu, terhempas dipelukkan ibunya, Ayah hasan mengelus-ngelus
kepalanya mencoba untuk menenangkannya, namun dia tetap menginginkan untuk
dipertemukan dengan zahra.
Pak Husen membangkitkan tubuhnya hasan yang tengah terumpuyuk dipelukkan
ibunya. lalu mengulurkan tangannya pada Hasan untuk bersama-sama menjumpai zahra.
Hasan pun serasa mempunyai semangat yang tak terduga, suntikan vitamin yang sangat luar
biasa menyegat ruang-ruang tubuhnya. Setelah mendengar perkataan dari pak Husen.
akhirnya hasan bangkit membalas uluran tangan pak Husen, merekapun bersama-sama
menuju desa sugih mulya tempat dimana zahra diasingkan.
Namun pak husen pulang kembali setelah mengantarkan mereka ketempat yang dituju. Ke
rumahnya Zahra dan Ibunya. Karena pak husen sendiri mau mengambil raport lilis di sekolah
barunya. Di SMA. Disana zahra diasingkan disebuah gubuk tua sendirian, setelah ibu yang dirawatnya
meninggal. Kalaupun ada warga yang menjenguknya mereka memberikan batasan yang
sangat jauh antara pihak penjenguk dengan zahra dan bahkan ada yang pulang kembali
karena takut tertular penyakit yang diidapnya.Yang parahnya lagi selama satu minggu ke
belakang masyarakat desa tidak ada satupun yang menjenguknya. Begitupun juga dengan
para pemuda yang sebelumnya mengejar-ngejar hati zahra, tiba-tiba entah pada kemana, tidak
ada batang hidungnya sama sekali setelah zahra menderita penyakit kusta.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
67 Sambil mengetuk pintu "Assalamu"alaikum" ungkap mereka bertiga tepat berada di depan
muka pintu rumah zahra "Wa"alaikumussalam" jawab zahra sambil membukakakan pintu
Hasan dan kedua orang tuanya kaget bukan kepalang melihat sesosok perempuan yang hadir
tepat di depan bola matanya.
"Apakah sosok yang ada didepanku ini adalah zahra, Si gadis permata itu", Ya Rabb
sesungguhnya aku mencintainya bukan karena rupa yang ada pada dirinya bukan jua karena
harta yang ada pada dunianya namun karena kesholehan agamanya yang membuat diri ini
jatuh hati padanya" gumam hati hasan meyakinkan hatinya
Seraya berbisik "Yah, apa bener ini perempuan yang selama ini hasan idam-idamkan,
apakah ini zahra?" tanya ibu hasan ke ayahnya seakan tak percaya
Sebelum ayahnya menjawab tiba-tiba "Benar bu, ini zahra yang selama ini hasan idamidamkan" sahut hasan dengan suara yang pelan
Dengan untaian senyum tiga jarinya, wajah Zahra yang ditutup dengan cadar,
mempersilahkan mereka bertiga masuk ke gubuknya yang hanya berlantaikan tanah,
beratapkam rumbia, berdindingkan sulaman bambu, berselimut kedinginan, bertemankan
suara kodok serta ruangan yang hanya terdapat satu ruangan, semua aktivitas hidup, ia
habiskan dalam satu ruangan tersebut. Kehidupan yang begitu menghimpit sanubarinya.
Namun zahra tidak pernah mengeluh, berputus asa dan tidak pernah meninggalkan apa-apa
yang diperintahkan oleh Allah. Semua dilalui olehnya dengan hati bersyukur, mata bertasbih
dan lisan berdzikir. "Gimana kabarnya dek zahra" ungkap hasan membangunkan keheningan
"Alhamdulillah, baik" sahut zahra dengan sinaran bola matanya yang tampak
menyembunyikan realita yang ada
Kedua orang tua hasan hanya bisa diam, mendengarkan percakapan antara mereka berdua
seakan tidak mau mengganggunya.
"Oia, gimana ibu kabarnya, udah siuman?" tanya hasan
"Ibu........ Ibu........ tidak sengaja air mata menetes dari balik cadar yang menutupi wajahnya
"Telah meninggal dunia mas, tahun kemarin setelah aku diusir oleh warga desa jodoh
mulya. Kemungkinan ibuku shock melihat anaknya di usir, diasingkan serta begitu berat
cobaan yang tertancap dipundak anaknya. Akhirnya ibupun......... Hiks....hiks...hiks....
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
68 tangisan zahra mulai menggema dan zahrapun mencoba menenangkan diri.
Ibu jatuh pingsan. Pada awalnya aku mengira ibu hanya pingsan seperti pada umumnya, namun
setelah setengah jam aku mencoba memeriksa denyut nadi, nafas dan detakan jantungnya
teryata semuanya tidak berfungsi lagi" ungkap zahra terbata
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun" seisi gubuk mengucapkan kalimat tarji bersamaan
"Sabar ya, pasti Allah mempunyai rencana yang lain untuk menyeleksi hamba-Nya mana
yang sabar serta bersyukur menghadapi cobaan dan mana yang ingkar serta kufur
menghadapi cobaan. Ketahuilah zahra saat hati berkata "Ingin", namun Allah berkata
"Tunggu". Saat air mata harus menetes, namun Allah berkata "Tersenyumlah". Saat
segalanya terasa "Membosankan", namun Allah berkata "Teruslah melangkah". Saat masalah
datang "Menerpa", namun Allah berkata "Bersabarlah". Kita merancang sesuatu, Allah juga
merancang, namun rancangan Allah lebih baik dan sangat dibutuhkan kita. karena Allah
tidak memberikan apa yang kita inginkan tetapi Allah mengetahui apa yang kita butuhkan.
Allah menitipkan kebahagiaan disetiap kesedihan, menitipkan kelebihan disetiap
kekurangan, menitipkan kekuatan disetiap kelemahan, menitipkan harapan disetiap keraguan
dan Allah telah menjanjikan semua itu akan indah pada waktunya." Ungkap hasan
memberikan suntikan semangat hidup untuk zahra
"Benar. Pastinya skenario Allah itu lebih baik dan lebih indah di akhir episode, karena duri
hari adalah bunga di hari esok" sahut ibu hasan meyakinkan
"Kuncinya sabar dan ikhlash" ayah hasan ikut menambahkan
"In Sya" Allah, aku akan sabar atas semua permasalahan ini, sesabar siti hawa, setegar siti
maryam, sekuat siti fatimah, sekokoh siti khadijah, sehebat siti aisyah. Terima kasih aku
ucapkan atas motivasi-motivasinya" Zahra terharu
"Sama-sama" serentak bertiga
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
69 AKU MENCINTAIMU KARENA ALLAH
"Seperti janji mas padamu dek, dimasa lampau. Di sepucuk surat yang mas titipkan ke lilis
ketika mas esok harinya mau meninggalkan desa jodoh mulya, bahwasanya mas akan
mengkhitbahmu ketika mas telah diwisuda menjadi sarjana, dan Alhamdulillah sekarang mas
telah diwisuda. Maka izinkanlah mas sekarang memenuhi janji itu" ungkap hasan
Si gadis permata hanya terdiam terpaku, menunduk haru atas ungkapan hasan padanya. Bisik
hatinya "Dahulu begitu banyak pemuda yang mendekatiku, mengharapkan cinta dariku.
Namun setelah penyakit ini menyerang diriku, mereka malah menjauhi dan mengatakan jijik
atas diriku. Dan kini telah datang seorang pemuda dengan wajah penuh ketulusan, penuh
keikhlasan menepati janjinya akan menawarkan sebuah ikatan suci padaku. Apakah aku
harus mengkhianatinya?" gejolak hati zahra terus berkecamuk
"Benar nak zahra, maksud kedatangan kami kesini tak lain dan tak bukan berniat ingin
mengkhitbahkan nak zahra untuk anak kami. Hasan. Karena Hasan begitu menyayangi dan
mencintai nak zahra. Berharap menjadi imam dalam kehidupannya nak zahra. Setiap malam,
ketika kami sedang asyik duduk bercengkrama yang terlontar dari mulut hasan hanyalah
tentang dirimu nak. Tentang nak zahra. Mulai dari sifat, perangai dan tutur kata nak zahra
selalu diperbincangkan oleh anak kami. Kami sebagai orang tua hasan sudah sepakat bahwa
kebahagiaan anak kami adalah kebahagiaan kami juga. Jika hasan benar-benar bahagia
denganmu nak, maka kami berdua ikhlas melepaskannya untukmu" ayah hasan
mengutarakan maksud kedatangan mereka


Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

"Gimana tanggapan nak zahra" ibunya menambahkan
"Afwan, aku tidak bisa menerimanya" dengan nada yang parau
"Kenapa" hasan terkejut
"Bagaimana mungkin aku menerima pinangan antum mas, aku tidak ingin mendzalimi mas,
dan tak mau membuat bapak-ibu kecewa. Aku yakin mas, bapak dan ibu melihat dengan jelas
apa yang menimpa diriku saat ini?" jawab zahra berselimut deraian air mata
"Seperti apapun penyakit yang dek zahra derita, mas tidak peduli" tegas hasan
"Cinta yang mas agungkan telah membutakan mas sehingga tidak melihat lebih bijak dan
jauh lagi. Apa yang mas harapkan dari diriku sekarang" Aku bahkan tidak bisa memberikan
apa-apa pada mas. Waktu lalu rupaku masih elok tapi sekarang... (terdiam)" tangisan zahra
semakin menjadi-jadi Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
70 "Kesetiaan dek zahra!" tegas hasan
"Kesetiaan saja tak cukup dalam menjalin sebuah bahtera kehidupan mas, Bathin mas hasan
membutuhkan cinta... sebuah cinta yang nyata. Dan aku tidak bisa memenuhinya. Diluar
sana masih banyak wanita yang lebih baik dari diriku, yang bisa memberi keturunan dan
cinta yang sepenuhnya. pergilah mas! Biarkanlah aku disini dengan derita ini. Ini telah
menjadi takdir Allah untukku. Mengertilah! Mengertilah mas!" zahra kembali mengusap air
mata yang terus menetes dari kedua sudut matanya
"Walillahi dek zahra.Walillahi. Kamulah wanita yang mas pilih atas nama Allah. Jika
karena cantik dek zahra banyak wanita yang cantik di dunia ini. Mas siap berpuasa untuk itu
dek zahra" Hasan kembali meyakinkan
Zahra tetap bersikukuh tidak mau menerima pinangan hasan, karena dia tahu akan menjadi
haram jika pernikahannya terjadi sebab akan ada yang terdzalimi dengan pernikahan tersebut.
Namun berbandinng terbalik dengan hasan yang tetap bertahan pada pendiriannya ingin
mengkhitbah kemudian menikahi zahra
"Yasudah jikalau nak zahra masih belum mau dan belum siap. Kami akan menunggunya"
Ibu hasan mencoba mendinginkan suasan yang ada
"Silahkan istikharah dulu, untuk meyakinkan hati, mana yang terbaik untuk masa depan nak
zahra" Ayah hasan menambahkan
"Na"am" singkat zahra
Akhirnya Hasanpun berpikir, akan lebih baik jika ia bersabar atas cintanya. Dan memilih
untuk melanjutkan study S-2 nya di London-inggris.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
71 KESALAHAN TERBESAR BAGI HASAN
Hasan dan kedua orang tuanya kembali pulang ke kota. Ditengah perjalanan dengan
mobil yang dikendarai oleh Hasan. Hasan memasang kecepatan yang diatas rata-rata entah
karena emosinya yang belum stabil atas kejadian barusan yang dialaminya
"San, jangan terlalu cepat mengemudinya" tegur ibunya
"Iya san, kecepatannya dikurangi yang penting kita selamat sampai rumah" ayahnya ikut
menegur Namun hasan diam dan tidak menggubris sedikitpun nasehat dari kedua orang tuanya, hasan
terus menancap gas, bahkan semakin kencang.
Di arah yang berlawanan ketika mobil hasan dan kedua orang tuanya berada di tikungan yang
tajam ada sebuah mobil truk pengangkut pasir yang sama-sama melaju dengan kecepatan
diatas rata-rata. Mobil Hasanpun oleng dan terjadi tabrakan yang sangat dahsyat antara mobil
hasan dengan truk pengangkut pasir. Braggggggg..... tabrakan pun terjadi.
Sopir pengangkut pasir terlempar ke tengah jalan yang sepi akan kendaraan yang lulu-lalang,
ayah hasan masih ada dalam mobil dengan darah yang bercucuran sangat deras di kepala.
Tepat pas otaknya. Ibunya terlempar 10 meter dari mobil, dan hasan terlempar 15 meter dari
mobil yang ia kendarai dan ia hampir jatuh ke jurang.
Warga yang melihat kejadian tersebut akhirnya berduyun-duyun menyelamatkan korban
tabrakan tersebut untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Semua korban tabrakan dimasukkan ke dalam ruangan Unit Gawat Darurat Rumah Sakit
Cokroaminoto. Setelah beberapa jam pemeriksan didalam ruang UGD. Dokter yang
memeriksa pun keluar dan mengatakan pada warga yang menyelamatkan "Alhamdulillah
ketiga-tiganya selamat tapi ada satu orang yang tidak tertolong nyawanya karena
pendarahan yang dahsyat dikepala pas bagian otaknya"
"siapa pak?" tanya warga kaget
Dokterpun mengajak warga untuk masuk melihat siapa orang yang dimaksud oleh sang
dokter. Dan ternyata ayahnya hasan yang dimaksud.
Kejadian tabrakan tersebut diliput oleh stasiun televisi nasional. Sehingga Teman-teman
Hasan dari UI, Sanak Saudara Hasan. termasuk Pak Husen, Lilis, Ustadz Iskandar, Rizal,
Raihan, Pak Abdul Ghofur ayahnya Haura, Hauranya sendiri, Iffah dan Izzah datang silih
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
72 berganti memenuhi ruangan 11 Cendrawasih Rumah Sakit Cokroaminoto tempat Hasan dan
Ibunya terbaring tidak berdaya. Kecuali Azzahra Khoerunnisa tidak hadir melayat.
Sedangkan warga yang menolong Hasan kembali pulang dengan sebongkah ucapan terima
kasih terus mengalir pada mereka. Dan Warga pun memang ikhlas ketika menolong Hasan
dan Ibunya. Namun dokter menyuruh orang-orang yang mengasihi Hasan untuk menunggu di
luar karena takut mengganggu Hasan dan Ibunya yang sedang terlelap istirahat. Setelah
orang-orang yang hasan kasihi lama menunggu. Tiba-tiba satu jam kemudian Hasan siuman
disusul 20 menit kemudian ibunya.
Setelah dikira cukup waktu istirahat. Dokter pun mempersilahkan setengah dari mereka untuk
masuk kedalam ruangan yang sangat luas sekali, ruangan 11 Cendrawasih R.S Cokroaminoto
tempat Hasan dan Ibunya terbaring. Ditengah kerumunan, Hasan mengatakan pada semuanya
untuk segera memakamkan jasad ayahnya sembari air matanya bergelinang membanjiri infus
dan sudut matanya "Dan terakhir tolong sampaikan maafku untuk sopir truk sopir yang ada
di ruangan sebelah. Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang telah aku
perbuat, kalau dia minta ganti rugi akan hasan penuhi" kata hasan yang tidak bisa
membendung rasa bersalahnya
Ustadz Iskandar yang memenuhi hajat hasan, dan bergegas pergi keluar ruangan dan
Alhamdulillah ternyata sopir truk pun dengan ikhlasnya memafkan kesalahan hasan, "Tidak
usah meminta maaf pak, karena saya sendiri juga yang salah, tolong sampaikan juga rasa
maaf dan rasa bersalah saya juga pak" jawab sopir truk pada ustadz iskandar
Setelah perkara itu selesai. Ayah hasan telah dikebumikan, sopir truk sudah sembuh seperti
sedia kala dan bisa beraktivitas kembali. Ibu hasanpun demikian. Namun rasa bersalah hasan
masih menyelimuti memory ingatannya "Bu maafkan kesalahan hasan, dikala itu hasan
tidak mengindahkan perkataan ibu dan ayah, ini kesalahan terbesar buat hasan. Ayah
meninggal karena kesalahan hasan. hasan menyesal bu. Hasan menyesal" tangis hasan
sembari terus menciumi telapak kaki ibunya
"San sudahlah bangun, ibu sudah memafkanmu jauh sebelum hasan meminta maaf.
Kalaupun Ayah meninggal itu sudah suratan takdir dari Allah dan Ibu juga menyadari,
ketika itu hasan melakukannya dalam keadaan emosi yang masih labil, karena penolakan
cintamu dari zahra masih belum kering dalam ingatan" ibunya meyakinkan
Hasanpun memeluk ibunya dengan erat "Memang ibu adalah orang yang terbaik di dunia
ini, ibu adalah malaikat bagi hasan, motivator terhebat didunia bagi hasan, hasan berjanji
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
73 akan berbakti sebenar-sebenarnya berbakti pada ibu. Karena ridho Allah tergantung ridho
kedua orang tua dan murka Allah tergantung murka kedua orang tua. Hasan cinta ibu
karena Allah" lirih hasan pada ibunya
Hasanpun dengan besar hati memilih untuk membatalkan study S-2 nya di London Inggris
bersama teman-temannya yang mendapatkan beasiswa. Dan lebih memilih melanjutkan study
S-2 nya di Jakarta demi membalas kesalahan terbesarnya dan menebus kelalaiannya dalam
berbakti pada sang ibu. Terutama menjaga ibunya sekalipun dengan nyawanya sendiri.
Menggantikan sosok ayahnya yang tengah tersenyum di Surga sana. Di jakarta ia sambil
mengajar di Sekolah Menengah Atas yang terletak di Jakarta Barat. Sekaligus membuka
bimbel di rumahnya. Dan sebagian dari hasil mengajar dan bimbelnya ia tabung untuk biaya
pernikahannya bersama Azzahra Khoerunnisa dan untuk biaya perobatan zahra nantinya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
74 JANJI KEDUA DIBALAS DENGAN KEMATIAN
Dua tahun sudah berlalu, tanpa terasa. Hasan Al-Rasyid pun sudah menyandang gelar
Magister dalam dunia pendidikannya. Seperti janji keduanya yang telah ia ikrarkan pada sang
gadis pujaan untuk langsung menikahinya. Hasan dan ibunya datang kembali ke desa jodoh
mulya dengan membawa segenggam janji sucinya yang terpotong karena episode
ketidakmampuan zahra untuk menjadi sosok istri untuknya. Kemudian hasan dan ibunya
kembali menanyakan pada pak husen tentang keberadaan zahra. Namun pak husen membawa
mereka ke areal pemakaman. Hasan dan ibunya sontak keheranan kenapa mereka dibawa ke
areal pemakaman. "Kenapa kami dibawa ke areal pemakaman pak?" tanya hasan keheranan
Tanpa pak husen menjelaskan, mereka terus dibawa oleh pak husen ke tengah-tengah areal
pemakaman tepatnya berada di depan pusara yang batu nisannya bertuliskan "Azzahra
Khoerunnisa". Hasan seketika itu tersungkur diatas tanah dan menangis lemas tidak berdaya
dipelukan ibunya. Tidak tahu apa yang hendak dilakukan olehnya "Janji awal engkau balas
dengan dalih ketidak mampuanmu untuk mas, namun janji kedua yang akan mas tunaikan
engkau balas dengan kematian. Namun mas ikhlas melepasmu. semoga Allah
menghimpunmu bersama para bidadari-bidadari yang bermata jeli di surga sana, Aamiin"
gumam hati hasan menangis seraya mencium batu nisan yang bertuliskan nama azzahra
khoerunnisa. Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
75 KEPINGAN DIARY ZAHRA Pak husen duduk mendekati hasan "Sabar nak hasan, semua ini sudah suratan takdir
dari Allah untukmu dan untuk zahra. Zahra bukan jodohmu di dunia, namun In Sya" Allah
tidak menutup kemungkinan zahra akan menjadi bidadarimu kelak di surga." Sembari pak
husen memberikan kepingan diary zahra pada hasan "San ini ada lembaran diary zahra yang
tidak sengaja bapak temukan di bawah bantalnya. Dan ketika bapak menemukan surat ini,
suratnya dalam keadaan basah, mungkin zahra menulisnya ketika ia menangis."
Hasan pun membaca kepingan diary zahra, dengan deraian air mata yang membasahi kelopak
matanya, "Kamis, 3 maret 201o pukul : 19.33 di kamarku yang megah, berselimut
kedinginan malam. Aku merindukan sosok pemuda kota yang indah budi
pekertinya di seberang sana.
Hatiku tengah dirundung rindu pada seseorang yang saat itu memberanikan dirinya berkenalan denganku.. ku coba memejamkan mataku
dan aku katakan... yaa allah... aku merindukannya karena-mu.
Ya allah.. jauhkanlah aku dari perkara yang bisa membuat aku lupa kepadamu.. aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku tapi
jarak ini untuk menjaga aku dan dia..
dengan jarak ini.. aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi lebih baik..
dengan jarak ini.. aku dan dia berjanji untuk memperbaiki cinta kami
kepada sang illahi.. dengan jarak ini.. aku dan dia berjanji untuk mencintai pencipta kami lebih
dari segalanya.. dengan jarak ini.. aku dan dia berjanji untuk mendalami ajaran islam..
dengan jarak ini juga.. aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti.. aku
dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang
Engkau ridhai.. syukur yaa allah.. karena memberi peluang kepadaku melalui jalan-mu ini..
syukur yaa rabbi.. karena memberikan jarak itu kepada aku dan dia.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
76 Yaa allah.. sekiranya dia baik untuk dunia dan akhiratku, maka dekatkanlah dan satukanlah aku dengannya.. tapi sekiranya dia buruk
untuk dunia dan akhiratku, maka jauhkanlah aku darinya"..
Wanita yang tengah dirundung rindu.... Azzahra Khoerunnisa...
Air mata hasan menetes deras membanjiri tanah kuburannya zahra.
"Dengan takdir ini, Allah tidak menghukumi kita agar tidak bersatu.
Dengan takdir ini, sesungguhnya ini adalah bait penyadaran dari Allah bagi seorang hamba
yang dibutakan karena cinta.
Dengan takdir ini, Allah lebih tahu mana yang dibutuhkan hamba-Nya bukan yang
diinginkan hamba-Nya. Karena Allah lebih tau apa yang hamba-Nya butuhkan bukan apa yang hamba-Nya inginkan.
Mas titip kepingan diary zahra, diatas tempat peristirahatanmu yang terakhir dan selamalamanya" sembari meletakkan kepingan diary zahra diatas kuburannya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
77 AWAL MULA MENATA CINTA YANG BARU
Adzan Dzhuhur berkumandang terdengar dari arah kejauhan.
"Ternyata udah masuk waktu dzuhur, tidak terasa ya bu" ungkap hasan sembari mengusap
air mata yang terus menggenangi kelopak matanya.
"Iya nak" Ibunya berusaha menyeka air mata agar tidak terjatuh dihadapan anaknya.
"Shalat dzuhur dulu yuk, biarkan zahra tenang dalam keheningannya" sahut pak husen
membuyarkan keheningan. Mereka pun meninggalkan areal pemakaman "Selamat tinggal kekasihku yang tak sampai,
sampai bertemu di surgaNya" lirih hati hasan melihat makam zahra dari kejauhan.
Sesampainya di Masjid Al-Istiqomah.
"Hah ini kan Masjid Al-Istiqomah, ya Rabb ini tempat pertamaku bertemu dengan dia" hati
hasan kaget. Sesampainya didalam masjid ternyata mereka bertiga datang terlambat, karena shalat dzuhur
secara berjamaa"ah telah usai. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat shaf
berjama"ah yang baru.
Ketika hendak shalat "Siapa yang mau jadi Imam, hasan atau bapak?" tanya pak husen
"Silahkan bapak saja yang sudah dalam ilmu agamanya, hasan masih cetek" dengan untaian
senyuman terpatri dibibirnya
"Allahu Akbar" takbiratul i
khram sudah pak husen mulai, ibu hasan di belakang juga sudah
mengikuti dan hasanpun terakhir mengikuti
Tiba-tiba ketika mereka bertiga dalam keadaan rukuk, dengan susah payah seorang pengemis
datang memasuki Masjid Al-Istiqomah untuk meminta sesuatu. Sayang, ia hanya melihat
orang-orang sedang asyik berdzikir dengan khusyuk. Rasa lapar yang kuat mendorongnya
untuk meminta-minta kepada orang-orang yang sedang dzikir. Namun tak satupun orang
yang menghiraukannya, mereka tetap khusyuk dalam dzikirnya.
Diambang keputusasaannya, pengemis itu mencoba memberanikan diri untuk menghampiri
seseorang yang tengah shalat ketika posisi rukuk. Kepadanya ia minta belas kasihan.
Ternyata kali ini ia berhasil. Masih dalam keadaan rukuk, orang itu memberikan cincin
emasnya kepada pengemis itu. Tidak lama setelah itu ketua DKM Masjid Al-Istiqomah yakni
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
78 pak Abdul Ghafur ayahnya Haura Al-Humaeroh memasuki masjid untuk mengisi ceramah
mingguan bersama warga, melihat pengemis itu lalu ia mendekatinya.
"Adakah orang yang telah memberimu sedekah?" tanya pak abdul pada pengemis
"Ya, alhamdulillah" pak abdul Jawab kembali bertanya pengemis "Siapa singkat dia?" "Orang yang sedang berdiri itu," kata si pengemis sambil menunjuk dengan jari tangannya."
pak ghofur melanjutkan pertanyaannya"Dalam keadaan apa ia memberimu sedekah?"
"Sedang rukuk!" tegas pengemis "dan ternyata ia memberiku cincin emas ini" lanjut
pengemis. "Ia adalah Hasan Al-Rasyid, pemuda kota yang sedang di rundung duka karena kekasih
dambaannya yang hendak di nikahi ternyata sudah meninggal dan mungkin cincin emas itu
adalah mahar untuk perempuan yang akan dinikahinya." Jawab pak Abdul


Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Pak Abdul lalu mengumandangkan takbir dan membacakan ayat "Dan barang siapa
yang mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya,
maka sesungguhnya pengikut (agama Allah) itulah yang pasti menang." ( TQS. Al-Maidah :
56) Seketika itu Pak Abdul jatuh hati pada kepribadian dan akhlaq yang menghiasi perangainya
hasan. Setelah shalat dzuhur dan dzikir masing-masing selesai. Hasan, ibunya dan pak husen
memutuskan untuk mendengarkan ceramah dari pak Abdul karena melihat orang-orang juga
sudah berkumpul dengan ramainya, tengah asyik mendengarkan ceramah dari pak Abdul
Ghofur termasuk di dalamnya terlihat ada teman-teman ngajinya zahra; Haura, Iffah dan
Izzah tengah asyik mendengarkan untaian demi untaian nasehat yang terlontar dari mulutnya
pak abdul. Mereka bertiga duduk ditempat yang terpisah. Ibunya Hasan ditempat akhwat
(perempuan) sedangkan pak husen dan hasan ditempat yang sama di tempat ikhwan (lakilaki).
Kerika Hasan melihat kearah kanan, matanya dikejutkan karena melihat ada
sebongkah cahaya yang menyilaukan pandangannya, cahaya itu ternyata terpancar dari
pantulan keanggunan anak pak abdul. Haura Al-Humaeroh. Seketika itu mata Hasan terasa
kaku serasa ada yang mengganjal kelopak matanya. Haura merasa dirinya tengah ditatap, ia
langsung menundukkan pandangannya pertanda agar hasan berhenti menatapnya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
79 Iffah dan Izzah tersenyum melihat reaksi yang haura lakukan pada hasan, kemudian hasan
pun memalingkan pandangannya dan kembali memfokuskan diri pada pak Abdul.
Ceramah yang pak abdul sampaikan berisi tentang 8 karakter suami yang ideal menurut
islam; Kurang lebih isi ceramah seperti ini, yang berhasil hasan rekam dalam memori
ingatannya; 1.Suami yang sejak awal telah menunjukkan kejujuran dan sikap terus
terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan
sejak melamar. 2. Suami yang menggauli istrinya dengan baik; lembut; memuliakan dan
menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya. 3. Suami yang mampu menghibur istri dan bersikap lembut terhadap istri.
Ia berbicara dengan bahasa yang menarik, mau mengerti dan mendengar perkataan istrinya jika memang pendapatnya itu logis dan
tak melanggar agama. 4. Suami yang tidak terlalu pencemburu, tidak mengumbar prasangka,
tidak suka memata-matai dan tidak berlebihan. 5. Suami yang memberikan belanja yang cukup kepada istri, tidak boros
dan 6. juga Suami yang selalu tidak tampil di muka istrinya bakhil. dengan rapi dan meyakinkan. Ia selalu menjaga penampilan dan kebersihannya, sehingga
yang tercium darinya hanyalah bau harum semerbak. 7. Suami yang senantiasa menjaga rahasia rumah tangga. Hal ini
mencegah orang-orang sekitarnya menggunjing keluarga mereka. 8. Suami yang senantiasa menjaga kejantanannya, baik secara fisik
maupun psikis, sehingga memancarkan kewibawaan. (Sumber : Al Masyaakil Az Zaujiyah wa Hululuha fi Dhau"il Kitabi wa As
Sunnah wa Al Ma"arif Al Haditsah karya Syaikh Muhammad Utsman Al
Khusyt seperti dikutip Cahyadi Takariawan dalam buku Pernik-pernik
Rumah Tangga Islami). "Sungguh materi ini cukup untukku sebagai bekal menjadi sosok suami tangguh untuk
istriku kelak"gumam hati hasan begitu bersyukur.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
80 Tak terasa satu jam telah usai dan ceramah pun sudah ditutup oleh pak abdul sendiri
dengan respon masyarakat yang sangat antusias.
Hasan dan pak Husen bangun melangkahkan kaki mereka menuju tempat duduk ibunya
hasan. Hasan mengulurkan tangan kanannya untuk mengajak sang ibu berdiri,
"Ayo bidadariku bangunlah, pegang tangan kanda" guyol hasan pada ibunya
Lambaian tangan hasan dibalas oleh ibunya "Baiklah pangeranku" sunggingan senyum
terpancar jelas dari bibir merahnya ibu hasan
Setelah bertiganya berdiri dan hendak meninggalkan masjid. Tiba-tiba dibelakang
hasan ada orang yang menarik pundaknya "Tunggu dulu san" ternyata ayahnya haura yang
menarik pundaknya hasan "O pak Abdul, ada apa ya pak?" jawab hasan keheranan
"Gini, langsung aja ya. Gimana kalau nak hasan mengajar di pondok pesantren yang baru
saja bapak bangun tahun kemarin, soalnya SDM nya kurang memenuhi kapasitas dan
Alhamdulillah pesantren itu juga, bapak yang asuh"
Hasan kembali bertanya "Emangnya mengajar pelajaran apa pak?"
"Pelajaran Kimia, kelihatannya nak hasan mampu mengajar pelajaran yang bapak
tawarkan" jawab pak abdul sangat yakin
"Tapi hasan sudah ada jadwal ngajar di SMA Jakarta pak" keluh hasan
"Kan tidak setiap hari bukan, jadwal mengajarnya?" lanjut pak abdul
Hasan melirik kesamping kanan. Ibunya menganggukkan kepala kemudian hasan
melirik ke samping kiri pak husenpun sama, menganggukkan kepalanya. Pertanda Ibunya dan
pak husen setuju kalaulah hasan mengajar di Pondok Pesantren Terpadu "Birrul Walidain"
milik pak Abdul Ghofur. "In Sya" Allah siap pak" jawab hasan yakin
"Alhamdulillah" Ibunya Hasan, Pak Husen dan pak Abdulpun bersyukur.
Awal masuk di pondok pesantren terpadu birul walidain, hasan menemui langsung
pak abdul di rumahnya untuk mendapatkan pengarahan dari pak Abdul bagaimana sistem
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
81 pembelajaran yang ada di ponpes miliknya. Hasan mendapatkan jatah mengajar setelah ba"da
dzuhur sampai maghrib, setiap hari sabtu dan ahad sesuai kesepakatan yang telah hasan buat.
Karena memang kedua hari itu, hari yang kosong untuknya.
Di tengah-tengah percakapan antara pak abdul dengan hasan. Keluarlah sosok yang
begitu anggun rupa, Haura Al-Humaeroh yang menyediakan hidangan untuknya. Haura
seraya tersenyum, "Silahkan dicicipi mas hidangan pesantren yang sederhana ini" sambil
menundukkan badan dan wajahnya
"O iya, makasih" singkat hasan terpesona
"Silahkan dimakan nak hasan, jangan sungkan" Sahut pak abdul
Seraya tersenyum "Alhamdulillah pak, Hasan lagi belajar, belajar menahan hawa nafsu dan
menundukkan gejolak syahwat"
"Maksudnya, nak hasan lagi shaum sunnah?" tanya pak abdul
"Iya pak, Alhamdulillah"
Haura pun tersenyum mendengarnya.
"Aduh, afwan-afwan bapak tidak tau kalau nak hasan lagi shaum" pak abdul serasa bersalah
"Ah, gapapa pak" balas Hasan.
"Oia sekarang kan hari kamis nih, nanti besok lusa nak hasan bisa langsung mengajar
disini" ungkap pak abdul
"Baiklah pak" jawab hasan.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
82 CINTA DAN PERNIKAHAN YANG TAK TERDUGA
Setiap kali hasan pergi ke desa jodoh mulya untuk mengajar, ibunya hasan selalu
memaksa untuk ikut, pikir hasan awalnya mungkin ibunya kesepian karena sendirian
dirumah. Tetapi setelah lama kelamaan, angin pun berhembus membelai telinganya Hasan,
bahwasanya ibunya tengah memendam kasih pada ayahnya lilis. Pak Husen Al-Baghdadi.
Dan ternyata belaian angin itupun dibenarkan oleh lilis.
"Kenapa ya lis, ibu mas selalu memaksa untuk ikut ke desa jodoh mulya ini?" Tanya
Hasan pada lilis "Menurut lilis. Itu semua terjadi, karena Ibu mas hasan sudah mulai tertanam akan tunastunas cinta yang semakin hari semakin tumbuh pada ayahnya lilis" jawab lilis dengan
yakinnya. Dan pak husen pun mengalami perasaan yang serupa. Hasan dan lilis sepakat untuk
menjodohkan ibu dan ayahnya agar bersatu dalam ikatan suci pernikahan.
Dan pernikahan antara ibunya hasan dengan ayahnya lilis akhirnya terlaksana dengan
meriah.. "Semoga Allah memberkati pernikahan Ibuku dengan ayahmu ya lis". Ungkap
hasan pada lilis "Ia mas. Aamiin" jawab lilis
Penyambutan untuk memeriahkan majlis pernikahan itu sangat meriah di rumah
ibunya hasan. Puluhan anak-anak lelaki dan perempuan berdiri berbaris di pintu sebelah
kanan di sepanjang lorong yang dilalui oleh pihak rombongan dari pak husen, mengucapkan
salam marhaban kepada mempelai dan menghamburkan harum-haruman kepada para tamu
dan pengiring. Selesai upacara dan tamu-tamu bubar, Ibunya hasan membuka isi hati kepada suaminya
dengan ucapan: "Hai Suamiku yang siqqoh dalam agama, bergembiralah! Semua harta
kekayaan ini baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, yang megah ataupun yang
indah, yang terdiri dari rumah-rumah, barang-barang dan lain sebagainya yang aku miliki
adalah menjadi milikmu. Engkau bebas membelanjakannya ke jalan mana yang engkau
ridhai !" "Iya istriku yang shalehah aku akan membelanjakan harta kita dijalan Allah dan
membesarkan serta membahagiakan anak-anak kita yang sudah besar Hasan dan Lilis
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
83 dengan harta yang halal, kasih sayang tanpa batas dan mendidiknya dengan didikkan yang
sesuai dengan tuntunan AL-Qur"an dan As-Sunnah." jawab pak husen sembari memegang
wajah istrinya (ibu hasan) seraya mengecup keningnya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
84 CINTA DALAM DIAM Suatu ketika Hasan memang tersentak, mendengar kabar yang mengejutkan bahwa
Haura Al-Humaeroh gadis yang selama ini hasan idam-idamkan dalam diamnya.Ternyata
akan dilamar oleh seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan
pak Abdul. Lelaki yang tsaqofah Islamnya telah mumpuni. Lelaki yang iman dan akhlaqnya
tak diragukan yaitu Ustadz Iskandar Al-Firdaus. Musyrifnya Hasan di Jakarta. Entah hasan
juga tidak mengetahui kenapa ustadz iskandar bisa kenal dengan haura bahkan mau
menikahinya. Hasan mendengar dari obrolan warga, ternyata ustadz iskandar dengan pak
abdul adalah rekan dakwahnya di Komunitas Dakwah Indonesia via online.
"Allah mengujiku rupanya", begitu batin Hasan Al-Rasyid.
Ia merasa diuji karena merasa,apalah ia dibanding dengan Ustadz Iskandar.
"Kedudukan di sisi pak Abdul" Ustadz iskandar lebih utama, keimanan dan pembelaannya
pada agama Allah dan Rasul-Nya tak tertandingi. Lihatlah bagaimana Ustadz Iskandar
menjadi rekan dakwahnya pak Abdul dalam kesehariannya di KDI (Komunnitas Dakwah
Indonesia). Lihatlah juga bagaimana Ustadz Iskandar berdakwah. Lihatlah berapa banyak
tokoh bangsawan dan saudagar kaya, anak muda, pelajar bahkan anak-anaknya yang telah
sukses karena didikkan rohani oleh beliau, yang tercerahkan pemikirannya melalui
perantara beliau; "Rizal khoiruddin, Raihan Al-fatih sahabatku, Dimas suryodiningrat
orang terkaya se asia tenggara, Saiful bashri pengusaha intan yang terkenal, habib syekh
Taufik Nurfansyah yang sangat dicintai ummat, Surya gemilang pakar ekonomi yang pulang
pergi antar benua". Sedangkan aku semasa kanak-kanak kurang pergaulan. Ilmu agamaku
masih cetek. Apa aku berhak disandingkan dengannya. Dan Lihatlah berapa banyak orang
muslim yang terlantar, anak yatim dan para faqir yang diselamatkan oleh beliau dengan
dimasukkan ke yayasan miliknya yang sangat terkenal sekali di kota jakarta. Siapa orang
muslim, anak yatim, fakir miskin yang diselamatkan olehku" Dari sisi fisik dan ruhani ustadz
iskandar in sya" Allah lebih bisa membahagiakan Haura. aku hanya pemuda yang masih
berpangku tangan pada sosok ibu". gejolak hati hasan yang terus melemahkan tekadnya
"Inilah persaudaraan dan cinta. Aku mengutamakan Ustadz Iskandar atas diriku, Aku
mengutamakan kebahagiaan Haura atas cintaku. Cinta tak pernah meminta untuk menanti,
tapi mengambil kesempatan atau mempersilahkannya. Dan cinta itu membutuhkan
keberanian atau pengorbanan". Gumam hati Hasan meyakinkan
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
85 "Saya mohon kepada bapak, sudilah kiranya bapak menikahkan haura denganku." kata
Ustadz Iskandar kepada Pak Abdul
Mendapat pinangan dari lelaki shalih itu, pak Abdul hanya terdiam dan berpaling.
"Sesungguhnya, Haura masih kecil, tunggulah sampai ada keputusan dari anakku" jawab
pak Abdul Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hati
Hasan yang sempat layu. Lamaran ustadz iskandar ditolak. Benih-benih cinta itu mulai
bersemai kembali, dalam diam dan tenang ia mempersiapkan diri. Dalam kesendirian ia
memantaskan diri. Kelak suatu saat waktunya akan tiba. Dalam diam ia tetap menjaga
cintanya. Ya, dalam diamnya pada cintanya. Tidak mengumbar apa yang ada di hatinya.
Cukup keheningan seperempat malam terakhir dan tahajudnya yang tahu akan cintanya pada
sang putri kyai Abdul. Kemudian Hasan Al-Rasyid terus menjaga semangatnya untuk
mempersiapkan diri menyambut Haura Al-Humaeroh si bidadari yang kemerah-merahan.
Tapi, ujian itu rupanya belum berakhir. Setelah Ustadz Iskandar mundur, datanglah untuk
melamar Haura seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa, seorang lelaki yang begitu di
sayang dan dicintai oleh ummat. Habib syekh Taufiq Nurfansyah.
Ya, Habib Syekh, sang penyayang dan disayang ummat itu juga datang melamar Haura. Tapi
siapa yang menyangsikan ketulusan hatinya dalam berdakwah. Siapa yang menyangsikan
kecerdasannya dalam pemahaman islam. Siapa yang menyangsikan semua pembelaan
dahsyat terhadap islam, hanya habib syekh taufiq yang mampu memberikannya pada kaum
muslimin. Dan lebih dari itu, Aku mendengar sendiri betapa seringnya pak abdul berkata,
"Aku berdakwah bersama Iskandar al-firdaus dan taufiq nurfansyah, aku membangun
peradaban islam di tengah-tengah masyarakat bersama mereka berdua". Betapa tinggi
kedudukannya di sisi Allah,Rasul-Nya dan di sisi ayah Haura. Lalu coba bandingkan
bagaimana cara beliau dalam berdakwah, ilmu ia tentang dunia islam. Bila dinilai dari
semua segi dalam pandangan orang banyak, aku pemuda yang belum siap menikah, apalagi
menikahi Haura Al-Humaeroh! Tidak. Habib Syekh Taufiq Nurfansyah jauh lebih layak,
dan aku pun ridha. Sekali lagi cinta tak pernah meminta untuk menanti. Tapi mengambil


Cinta Dalam Diam Karya Ucu Supriadi di http://cerita-silat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

kesempatan atau mempersilakannya. Dan cinta itu membutuhkan keberanian atau
pengorbanan". Gejolak hati hasan yang terus hinggap seakan tak pernah pupus
Ketika Habib syekh taufiq mendengar cerita itu dari Ustadz iskandar langsung. "Hai
Tadz, beliau menolak pinanganmu?" tanya Habib Syekh Taufiq
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
86 Kemudian Habib Syekh Taufiq mengambil kesempatan itu. Ia mendatangi pak Abdul dan
menyampaikan pinangannya untuk menikahi Haura binti Abdul. Tujuannya tidak terlalu
berbeda dengan Ustadz Iskandar. Bahkan jawaban yang diberikan Pak Abdul kepada Syekh
Taufiq pun sama dengan jawaban yang diberikan kepada Ustadz Iskandar "Sesungguhnya,
Haura masih kecil, tunggulah sampai ada keputusan dari anakku" ujar Pak Abdul
Ketika Ustadz Iskandar mendengar cerita itu dari Habib Syekh Taufiq langsung. "Hai Syekh,
beliau menolak pinanganmu juga?" tanya Ustadz Iskandar sangat keheranan
Maka Hasan Al-Rasyid pun bingung ketika mendengar kabar lamaran Habib syekh
taufiq Nurfansyah juga ditolak.
Ingin menantu macam apa kiranya yang dikehendaki Pak Abdul" Yang seperti Dimas
Suryodiningrat, sang miliyarder yang telah menikahi Iffah Munawarah" Yang seperti Saiful
bashri, saudagar intan itu, suami Izzah Nurlatifah" Surya gemilang sang pakar ekonomi
yang digadang-gadang akan menikahi putri pak Husen, Lilis" Ah, dua temannya haura dan
adik kecilku itu sungguh membuatku hilang kepercayaan". Pikir Hasan
"Mengapa bukan engkau yang mencobanya kawan?", kalimat yang terlontar dari rizal itu
membangunkan lamunannya. "Mengapa engkau tak mencoba melamar Haura" Aku punya firasat, engkaulah yang
ditunggu-tunggu Pak Abdul.. " Sahut Raihan
"Aku?", Tanya Hasan tak yakin
"Ya. Engkau wahai saudaraku!" keduanya kompak
"Aku hanya pemuda fakir agama. Apa yang bisa kuandalkan?"
"Engkau masih punya Allah dan Rasulullah, tenang, kami ada di belakangmu, kawan!
Semoga Allah menolongmu!"tegas rizal dan raihan
Maka, dengan memberanikan diri Hasan Al-Rasyid pun menghadap pak Abdul Ghofur, untuk
menyampaikan keinginannya menikahi Haura
Kebimbangan dan keragu-raguan pun hinggap di pertengahan niat yang sucinya.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
87 "Engkau pemuda sejati wahai "Hasan!", begitu nuraninya mengingatkan. Pemuda yang siap
bertanggung jawab atas cintanya. Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihannya. Pemuda
yang yakin bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Mengetahui.
Tibalah Hasan didepan mulut rumah Pak Abdul "Assalamu"alaikum" ucap Hasan sembari
mengetuk pintu "Wa"alaikumussalam, O Nak Hasan" sapa Pak Abdul pada Hasan "Ada perlu apa?"
"Aku terkenang pada Haura binti Abdul" katanya lirih hampir tak terdengar.
Dengar dan rasakan kepolosan dan kepasrahan dari setiap diksi yang terucap dari mulutnya
Hasan itu. Kepolosan dan kepasrahan seorang pecinta akan cintanya yang cukup lama. Ia
menggunakan pilihan kata yang sangat lembut di dalam jiwa, "Terkenang" Kata ini mewakili
keterlamaan rasa dan gelora yang terpendam, bertunas menembus langit-langit realita,
transliterasi rasa. Lamarannya terjawab, "Ahlan wa sahlan!" Kata itu meluncur tenang bersama senyum Pak
Abdul. Dan Hasan pun bingung.
"Apa maksudnya" Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat
penerimaan atau penolakan. Ah, mungkin pak Abdul pun bingung untuk menjawab. Mungkin
tidak sekarang. Tapi ia siap ditolak. Itu resiko. Dan kejelasan jauh lebih ringan daripada
menanggung beban tanya yang tak kunjung berjawab. Apalagi menyimpannya dalam hati
sebagai bahtera tanpa pelabuhan. Ah, itu menyakitkan" lirih hati Hasan
"Bagaimana jawab pak abdul kawan?" tanya rizal
Bagaimana lamaranmu?" raihan menambahkan
"Entahlah.." hasan menunduk
"Apa maksudmu?" tanya rizal dan raihan
"Menurut kalian apakah "Ahlan wa Sahlan" berarti sebuah jawaban ?"
"Gila aja gila" kata mereka
"Eh, maaf kawan.. Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua! Ahlan
saja sudah berarti ya. Sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa Sahlan kawan! Duaduanya berarti ya !". mereka meyakinkan hasan
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
88 Dan Hasan Al-Rasyid pun menikahi Haura Al-Humaeroh. Dengan mahar rumah yang cukup
sederhana hasil dari tabungannya. Menjadi istana megah untuk membina umur mereka dalam
keimanan dan ketaqwaan. Dengan keberanian untuk mengorbankan cintanya bagi Ustadz Iskandar Al-Firdaus, Habib
Syekh Taufik Nurfansyah, dan Cintanya untuk Haura Al-Humaeroh. Hasan mengambil
langkah beraninya untuk menikah. Sekarang. Bukan janji-janji dan nanti-nanti namun telah
bersanding dengan bidadari pujaan hati.
Selanjutnya, pak Abdul mendoakan keduanya:
"Semoga Allah mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan
kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebajikan
yang banyak." (kitab Ar-Riyadh An-Nadhrah 2:183, bab4).
Hasan Al-Rasyid adalah gentleman sejati. Yang berani ucapkan cinta di depan sang
mertua. Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan
dengan tanggung jawab. Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti.
Seperti " Hasan Al-Rasyid. Ia mempersilakan, atau mengambil kesempatan. Yang pertama
adalah pengorbanan, dan yang kedua adalah keberanian.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
89 MALAM PERTAMA HASAN BERSAMA HAURA
Ditengah kegelapan malam yang sangat gelap gulita berselimutkan kedinginan.
Bertemankan gemerlapnya bintang-bintang. Haura duduk dan memeluk hasan erat-erat
kemudian mengatakan"Maafkan aku mas, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah
satu kali jatuh cinta pada seorang pemuda" haura seraya berbisik
Hasan pun terkejut dan berkata "Kalau begitu mengapa engkau mau manikah denganku"
Dan Siapakah pemuda itu?"
Sambil tersenyum Haura berkata, "Ya, karena pemuda itu adalah dirimu. Dan ini juga
coretan keluhanku ketika mas hendak mengkhitbah Zahra." Haura sambil memberikan
secarik kertas yang ada ditangan kanannya.
Hasan mengambil surat yang ada di tangan lembutnya Haura, dengan rabaan yang amat
pelan"Mana mas lihat." Dibukalah surat itu oleh Hasan.
DEAR CINTA DALAM DIAM Sabtu, 01 April jam : 20.00 dari Wanita yang dalam lirihnya menagis pilu
tatkala dia menyatakan ikrar suci pada sahabatku.
Untuk dia yang tengah berbunga atas ikrarnya...
Untuk dia yang tak mungkin tahu begitu teramat dalamnya perasaanku
padanya. Dalam diam, ketika diriku merenungi malam yang begitu sejuk merasuk
serta menusuk-nusuk. Aku sempat pasrah dengan kisah cintaku padanya.
Aku rela bahagia demi bahagianya sahabatku.
Aku rela menahan pil pahit saat dirinya menyatakan khitbah atas sahabatku. Untuk dia yang tengah berbunga atas ikrarnya...
Namun, sungguh itu tak apa bagiku. Karena cinta yang suci tak harus
mengumbar apa yang ada didalam hati.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
90 Aku tak mau dan tidak pernah ingin mau untuk memperkosa keimananku
sendiri dengan prontal terhadap cinta.
Apalagi sampai menyalahkannya. Tentu hal bodoh jikalau itu aku lakukan.
Karena ini adalah resiko mencintainya dalam diam. Ya sebuah resiko atas
metode cintaku padanya. Untuk dia yang tengah berbunga atas ikrarnya...
Dalam diam, aku menagis. Dalam diam, aku merindu. Dalam diam, aku menunggu.
Dalam diam, aku menanti. Bersanding dengannya merupakan kebahagiaan tingkat tinggi bagiku.
Serta Tingkat atas dalam anganku.
Nama pemuda itu adalah HASAN.
Hidupkan bunga dihatiku yang kian meracau akan cinta.
Alangkah indahya hidup ini, jikalau ia bisa memetikkan bunga yang masih
ada tepat dihatiku. Sungguh Yaa Rabb, aku kagum akan perangainya.
Aku lebih memilih mendiamkannya.
Nanti Engkau jua yang akan persatukan cinta itu
antara aku dengan dirinya. Wanita pecinta dalam diam
Haura Al-Humaeroh Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
91 "Subhanallah istriku" Bisik hati Hasan sembari menyisir rambutnya Haura.
"Dan satu lagi. Mas masih ingat dengan segigit mangga yang mas makan di areal sungai
pada moro dan mas hasan sendiri tiba-tiba ditawarkan sebuah ikatan suci dari perempuan
tua?" Hasan melirik keatas. pertanda ia lagi mengingat-ngingat. "O, iya mas ingat, kenapa gitu
dek?" tanya hasan. "Lucu juga sih kejadian itu" tambah Hasan.
"Tidak apa-apa. Nah itu adalah ibuku mas."
"Apa"!" Sela Hasan dengan kagetnya.
"Sebenarnya beliau itu sudah tau betul, bagaimana hati anaknya yang sangat tersandera
oleh cinta mas. Akhirnya Ibuku tahu, bahwa pemuda yang ada dihadapannya adalah Hasan
dan akhirnya ibu pun nekad untuk melakukannya karena gemas melihat anaknya yang hanya
diam dalam mengekspresikan cintanya" Haura tertunduk, tampak malu.
Hasan tersenyum "Dan maafkan mas juga dek. karena hati mas sempat terpaut pada hati
seseorang sebelum denganmu, namun percayalah pada hakikatnya cinta mas hanya untuk
dek haura seorang" Hasan memegang wajah Haura sembari menatapnya dengan tajam.
Hasanpun kemudian mengecup bibir haura dengan kecupan mesra penuh cinta dan
beribadah aduhai pada malam hari itu. Untuk kelak terlahir generasi-generasi pembebas,
pemikir ulung, cendekiawan muslim yang hadir dari rahimnya haura.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
92 IBRAH Sahabatku, inilah cinta sejati, inilah cinta yang hakiki. Cinta yang disimpan dalamdalam di ruang hati, hanya Sang Pemilik cinta yang tahu akan rasa itu. Semoga iblis, syetan
dan kaum kerabatnya tidak mengetahui seluk-beluk rasa cinta kita pada seseorang. Rindukan
ia dalam do"a. Yakinkan hati dengan memantaskan. Sucikan ia dengan akad pernikahan.
Gauli ia dengan keimanan. Berlayar mengarungi samudera pernikahan dengan nahkoda
ketaatan. Mungkin ia gadis yang kita cintai, atau pemuda itu yang kita dambakan. Namun,
sungguh tak perlu rasanya ia tahu sebelum masanya tiba. Biarlah ia menunggu, sebagaimana
Haura menunggu hadirnya cinta yang ia nanti. Atau jika kau lebih berani, jadilah Hasan.
Yang tak mengumbar janji pada haura dan berani maju mengambil kesempatan melamar sang
bidadari. Wallahu"alam.
Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
93 INSAN YANG DIRUNDUNG HARAP
Nama : Ucu Supriadi Nama Pena : Hasan EL Rasyid Tempat Tanggal Lahir : Majalengka, 06 November 1996
Alamat : Blok : Manis Desa : Jatisura Rt/Rw : 01/04 Jalan Lemah
Wera No.08 Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Motto Hidup : Rendah Hati dan Terus Berbagi
No.Hand Phone : 085 797 510 463 Hobi : Mengaji, Menulis, Membaca dan Bersepeda
Alamat Email : kangudi94@gmail.com Alamat Blog : kangudi.blogspot.com Alamat Facebook : Ucu Supriadi Alamat Twitter : @ucu_supriadi. Cinta Dalam Diam ` @ucu_supriadi
94 Rahasia Kalung Permata Hijau 2 Jaka Lola Karya Kho Ping Hoo Perempuan Lembah Hitam 1
^